Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Socialization and Psychological Determinants of Financial Confidence among Jakarta Stock Investors Aditya Tri Nugroho; Nuri Wulandari; Mahelan Prabantarikso; Enny Haryanti
UTSAHA: Journal of Entrepreneurship Vol. 5 Issue 1 (2026)
Publisher : jfpublisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56943/joe.v5i1.915

Abstract

Financial confidence represents a critical determinant in investment decision-making among stock market participants. This study examines the influence of financial socialization and psychological characteristics on financial confidence among stock investors in Jakarta, mediated by digital financial literacy and financial behavior. A quantitative research approach was employed, utilizing SmartPLS 3 software for data analysis through Partial Least Squares Structural Equation Modeling. The sample comprised 50 active stock investors residing in Jakarta, with data collected through structured questionnaires using five-point Likert scales. The analysis revealed four principal findings. First, financial socialization does not significantly influence digital financial literacy (p = 0.200), contradicting conventional socialization theory expectations. Second, psychological characteristics exert a strong positive influence on digital financial literacy (β = 0.902, p < 0.001). Third, digital financial literacy significantly affects financial behavior (β = 0.732, p < 0.001). Fourth, financial behavior strongly influences financial confidence (β = 0.799, p < 0.001). These findings suggest that intrinsic psychological factors serve as more powerful drivers of financial confidence development than external social learning processes among equity investors. The research contributes theoretical insights regarding financial confidence formation in emerging markets and provides practical implications for financial institutions, regulators, and investors. The study recommends that investor education programs prioritize psychological skill development and experiential learning rather than conventional information dissemination approaches.
Analisis Faktor-Faktor yang Berpengaruh terhadap Niat Penggunaan Mobile Banking oleh Nasabah Bank Papua Januaria Jane; Whony Rofianto; Nuri Wulandari; Batara Maju Simatupang
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 6 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v6i6.3319

Abstract

Transformasi digital perbankan menuntut lembaga keuangan untuk mengadopsi teknologi guna meningkatkan efisiensi dan inklusi keuangan. Namun, tingkat adopsi layanan mobile banking masih belum optimal, khususnya di wilayah Papua. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi niat penggunaan mobile banking oleh nasabah Bank Papua. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 160 responden pengguna layanan mobile banking Bank Papua. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS) melalui aplikasi SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompatibilitas, persepsi kemudahan penggunaan, persepsi kegunaan, kepercayaan, dan persepsi keamanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat penggunaan mobile banking. Sebaliknya, literasi digital hanya berpengaruh terhadap persepsi kemudahan penggunaan, dan norma subjektif tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap persepsi kegunaan maupun niat penggunaan. Temuan ini menunjukkan bahwa keputusan nasabah untuk menggunakan mobile banking lebih dipengaruhi oleh persepsi individu terhadap manfaat, kemudahan, dan keamanan layanan, serta kepercayaan terhadap sistem, daripada dorongan sosial. Implikasi dari hasil ini mengarah pada pentingnya penguatan fitur layanan yang sesuai dengan kebutuhan pengguna serta peningkatan strategi edukasi dan keamanan digital. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris dalam pengembangan teori adopsi teknologi di sektor perbankan daerah.
Pengaruh Sponsorship Terhadap Brand Awareness, Brand Trust Dan Brand Loyalty: Studi Kasus Bank Papua Sebagai Sponsor Persipura Jayapura Dessy Karubaba; Nuri Wulandari
Jurnal Jembatan Efektivitas Ilmu dan Akhlak Ahlussunah Wal Jama'ah Vol 6 No 4 (2025): December
Publisher : LPPM UNU CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52188/jendelaaswaja.v6i4.1563

Abstract

Perilaku Generasi Z terhadap Pinjaman Online: Studi Kualitatif Mengenai Kebutuhan Finansial Jangka Pendek, Gaya Hidup, Literasi Keuangan, Promosi, Persepsi Risiko, dan Status Sosial Arie Kurniawati; Nuri Wulandari; Whony Rofianto; Batara Simatupang
Jurnal Keuangan dan Perbankan Vol. 22 No. 01 (2025): Jurnal Keuangan Dan Perbankan, Volume 22, No.1, Desember 2025
Publisher : STIE Indonesia Banking School

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35384/jkp.v22i01.913

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi perilaku keuangan Generasi Z (Gen Z) di Indonesia, khususnya dalam penggunaan layanan pinjaman online. Permasalahan utama yang diidentifikasi adalah meningkatnya ketergantungan Gen Z pada platform pinjaman digital, yang menimbulkan kekhawatiran terhadap kerentanan finansial dan risiko utang. Gen Z, sebagai kelompok demografi yang tumbuh di era digital, sangat terbuka terhadap inovasi teknologi dan produk keuangan digital, sehingga lebih rentan terhadap peluang sekaligus risiko. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur dengan individu berusia 17–28 tahun yang pernah atau sedang menggunakan layanan pinjaman online. Analisis difokuskan pada pengalaman, persepsi, dan motivasi mereka dalam mengambil keputusan keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan keuangan jangka pendek yang mendesak, pola gaya hidup konsumtif, serta kemudahan dan kecepatan akses pinjaman online menjadi faktor utama yang membentuk perilaku pinjaman Gen Z. Selain itu, paparan promosi semakin mendorong adopsi pinjaman, sementara rendahnya literasi keuangan meningkatkan kerentanan terhadap risiko finansial dan penumpukan utang. Temuan ini memberikan kontribusi teoretis terhadap pemahaman perilaku keuangan Gen Z di era digital. Secara praktis, penelitian ini menawarkan wawasan bagi regulator, penyedia layanan keuangan, dan pendidik untuk merancang strategi perlindungan konsumen, literasi keuangan digital, dan kampanye pinjaman bertanggung jawab yang lebih relevan bagi generasi muda.