Risky Syahputra
Departemen Pendidikan Olahraga, Universitas Negeri Padang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Studi Deskriptif Fundamental Motor Skills: Analisis Keterampilan Lokomotor Siswa Sekolah Dasar Kecamatan Baringin Kabupaten Tanah Datar Ibnu Andli Marta; Risky Syahputra
Borneo Physical Education Journal Vol. 6 No. 2 (2025): Borneo Physical Education Journal
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara komprehensif profil keterampilan lokomotor siswa laki-laki SD di Kecamatan Baringin. Keterampilan lokomotor merupakan fondasi penting dalam partisipasi aktivitas fisik, sehingga asesmennya menjadi krusial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif. Sampel penelitian adalah siswa laki-laki dengan rentang usia 7 hingga 9 tahun. Instrumen utama yang digunakan untuk mengukur keterampilan lokomotor subjek adalah Test of Gross Motor Development Second Edition (TGMD-2). Data hasil pengukuran kemudian dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif untuk mendapatkan distribusi frekuensi dan persentase klasifikasi tingkat kemampuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa berada pada kategori kemampuan lokomotor yang rendah. Klasifikasi tertinggi yang dapat dicapai hanya berkisar pada kategori "rata-rata" (standar skor 8-12), yang hanya dicapai oleh 2 siswa (4%). Sebagian kecil siswa berada pada klasifikasi "di bawah rata-rata" (standar skor 6–7) sebanyak 8 siswa (16%). Persentase tertinggi ditemukan pada klasifikasi "buruk" (standar skor 4–5) sebanyak 29 siswa (58%). Sementara itu, 11 siswa (22%) berada pada klasifikasi terendah, yaitu "sangat buruk" (standar skor 1–3). Kesimpulan dari penelitian ini adalah tingkat keterampilan lokomotor siswa laki-laki SD di Kecamatan Baringin secara umum berada pada kategori rendah dan membutuhkan intervensi program pembelajaran PJOK yang lebih terstruktur dan berfokus pada pengembangan FMS.
Level Kemampuan Berlari: Indikator Fundamental Kesiapan Motorik dan Penguasaan Gerak Spesifik Olahraga Heru Afrian; Risky Syahputra; Lucy Pratama Putri; Jepri Naldi; Syahrial Bakhtiar
Borneo Physical Education Journal Vol. 6 No. 2 (2025): Borneo Physical Education Journal
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan berlari, sebagai komponen utama keterampilan lokomotor dalam FMS, memiliki peran krusial dalam mendukung perkembangan motorik anak. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan dan mengetahui sejauh mana tingkat profisiensi atau kemampuan berlari siswa sekolah dasar di Kota Padang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif yang berfokus pada profil kompetensi berlari siswa. Sampel penelitian melibatkan 178 siswa sekolah dasar (usia 7–12 tahun) yang berasal dari berbagai sekolah di Kota Padang. Instrumen yang digunakan adalah tes berlari berbasis level yang terstandardisasi dan sesuai untuk kelompok usia 7–12 tahun. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan rumus persentase untuk mengelompokkan dan melaporkan distribusi tingkat kemampuan. Hasil penelitian menunjukkan distribusi profisiensi berlari yang bervariasi. Sebanyak 84 siswa (47,19%) telah mencapai level profisiensi maksimal (Level 4). Sementara itu, 56 siswa (31,46%) berada pada Level 3, 27 siswa (15,17%) pada Level 2, dan 11 siswa (6,18%) baru mencapai Level 1. Meskipun hampir separuh siswa menunjukkan profisiensi berlari maksimal, persentase yang signifikan (52,81%) belum mencapai penguasaan tertinggi. Temuan ini menyajikan profil dasar FMS lokomotor dan menggarisbawahi perlunya intervensi pada mata pelajaran PJOK yang lebih terfokus guna memastikan semua anak mencapai kompetensi gerak dasar yang memadai untuk aktivitas fisik seumur hidup.