Lucy Pratama Putri
Pendidikan Jasmani, Universitas Mulawarman

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Profil dan Perbandingan Profil FMS Berdasarkan Usia Siswi SD di Kota Padang Risky Syahputra; Heru Afrian; Jepri Naldi; Lucy Pratama Putri; Syahrial Bakhtiar
Borneo Physical Education Journal Vol. 6 No. 2 (2025): Borneo Physical Education Journal
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterampilan gerak dasar (Fundamental Motor Skills - FMS) adalah fondasi esensial yang tak terpisahkan dari kompetensi gerak dan partisipasi aktif dalam aktivitas fisik serta olahraga sepanjang hayat. Studi ini bertolak dari urgensi untuk memahami secara mendalam pola perkembangan FMS, pada populasi perempuan. Tujuan utama penelitian ini adalah menganalisis dan membandingkan profil FMS pada siswa perempuan di Kota Padang kelompok usia kronologis: 6-7 tahun (masa wal), 8-9 tahun (masa transisi), dan 10-11 tahun (masa akhir). Penelitian komparatif kuantitatif ini melibatkan 117 siswa perempuan. Pengukuran FMS dilakukan menggunakan instrumen baku Test of Gross Motor Development Second Edition (TGMD-2). Data dianalisis secara inferensial menggunakan One-Way ANOVA. Temuan kunci studi ini menyajikan hasil yang mengejutkan dan membutuhkan atensi serius: secara statistik, tidak ditemukan perbedaan yang signifikan pada skor total FMS di antara ketiga kelompok usia tersebut (p>0.05). Hasil ini menyiratkan indikasi kuat adanya stagnasi dalam peningkatan FMS yang tidak linear dengan pertambahan usia kronologis pada sampel ini. Berdasarkan fakta ini, disarankan agar pemangku kepentingan pendidikan, khususnya pengelola kurikulum Penjasorkes dan pelatih olahraga, segera menyusun dan mengimplementasikan program intervensi motorik yang spesifik dan terstruktur dengan fokus pada peningkatan kualitas instruksi FMS yang lebih sistematis dan berkelanjutan.
Level Kemampuan Berlari: Indikator Fundamental Kesiapan Motorik dan Penguasaan Gerak Spesifik Olahraga Heru Afrian; Risky Syahputra; Lucy Pratama Putri; Jepri Naldi; Syahrial Bakhtiar
Borneo Physical Education Journal Vol. 6 No. 2 (2025): Borneo Physical Education Journal
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan berlari, sebagai komponen utama keterampilan lokomotor dalam FMS, memiliki peran krusial dalam mendukung perkembangan motorik anak. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan dan mengetahui sejauh mana tingkat profisiensi atau kemampuan berlari siswa sekolah dasar di Kota Padang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif yang berfokus pada profil kompetensi berlari siswa. Sampel penelitian melibatkan 178 siswa sekolah dasar (usia 7–12 tahun) yang berasal dari berbagai sekolah di Kota Padang. Instrumen yang digunakan adalah tes berlari berbasis level yang terstandardisasi dan sesuai untuk kelompok usia 7–12 tahun. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan rumus persentase untuk mengelompokkan dan melaporkan distribusi tingkat kemampuan. Hasil penelitian menunjukkan distribusi profisiensi berlari yang bervariasi. Sebanyak 84 siswa (47,19%) telah mencapai level profisiensi maksimal (Level 4). Sementara itu, 56 siswa (31,46%) berada pada Level 3, 27 siswa (15,17%) pada Level 2, dan 11 siswa (6,18%) baru mencapai Level 1. Meskipun hampir separuh siswa menunjukkan profisiensi berlari maksimal, persentase yang signifikan (52,81%) belum mencapai penguasaan tertinggi. Temuan ini menyajikan profil dasar FMS lokomotor dan menggarisbawahi perlunya intervensi pada mata pelajaran PJOK yang lebih terfokus guna memastikan semua anak mencapai kompetensi gerak dasar yang memadai untuk aktivitas fisik seumur hidup.
BRAND LOVE PADA SEPATU OLAHRAGA LOKAL: STUDI KASUS ORTUSEIGHT DI INDONESIA Uswatul Hasanah Umar; Lucy Pratama Putri; Devaron Suardi
Gelanggang Olahraga: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga (JPJO) Vol. 9 No. 1 (2025): Gelanggang Olahraga: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/1kq0qw70

Abstract

Industri sepatu olahraga lokal di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang positif meskipun masih didominasi oleh merek internasional. Salah satu merek lokal yang berhasil menarik perhatian konsumen adalah Ortuseight. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi brand love pada merek sepatu olahraga lokal, dengan fokus pada Ortuseight. Faktor yang diteliti meliputi kualitas produk, harga, brand ambassador, serta nilai sosial budaya. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui survei dengan 162 responden yang memuat kuesioner tentang kualitas produk, harga, pemilihan brand ambassador, nilai sosial budaya dan brand love. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk, harga, dan brand ambassador berpengaruh positif terhadap terbentuknya brand love. Namun, faktor sosial budaya terbukti menjadi faktor paling dominan dalam membangun ikatan emosional konsumen dengan merek lokal. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa brand love pada produk lokal tidak hanya terbentuk dari aspek fungsional, tetapi juga dari aspek emosional yang berkaitan dengan kebanggaan nasional. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan strategi pemasaran merek lokal agar mampu bersaing dengan merek internasional.