Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Peningkatan Hasil Belajar Ips Menggunakan Pendekatan Inquiry Based Learning Kelas V Sdn 17 Batipuah Baruah Tanah Datar Sekar Pratiwi; Guesa Maiwinda; Jepri Naldi; Rina Asyati
Jurnal Kajian dan Pengembangan Umat Vol 5, No 1 (2022): Vol. 5, No. 1 Juni 2022
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jkpu.v5i1.3259

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah hasil belajar siswa kelas V yang masih rendah dan mengenai guru yang kurang mengkontruksi pemikiran siswa serta kurang melibatkan siswa dalam menemukan konsep. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan dan peningkatan hasil belajar siswa pada pembelajaran  IPS dengan menggunakan Pendekatan  Inquiry Based Learning pada siswa kelas V SD Negeri 17 Batipuah Baruah. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 17 Batipuah Baruah, penelitian ini dilaksanakan 2 siklus, setiap siklus terdiri dari 2 kali pertemuan meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Penelitian ini mengalami peningkatan hasil RPP siklus I rata – rata 72,5% (C) siklus II rata-rata 86,25 (B), aspek guru siklus I nilai rata-rata 78,13 (B) siklus II nilai rata-rata 85,94 % (B), aspek siswa siklus I nilai rata-rata 78,12% (B) siklus II nilai rata-rata 85,94% (B),penilaian hasil belajar siswa siklus I dengan nilai rata – rata   69,79 % (C) dan pada siklus II dengan nilai rata – rata 84,59% (B). Dapat disimpulkan penggunaan pendekatan Inquiry Based Learning  dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Penerapan Listening Team untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Kelas V Sekolah Dasar Negeri 03 Sungai Angek Yulia Septi Wahyuni; Jepri Naldi; Sekar Harum Pratiwi; Vini Wela Septiana
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.1915

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil aktivitas belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam melalui penerapan Listening Team kelas V Sekolah Dasar Negeri 03 Sungai Angek. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya aktivitas belajar siswa diantaranya siswa kurang berinisiatif untuk bertanya, kurang menyimak pelajaran yang disampaikan guru dan hanya beberapa orang siswa yang aktif dalam belajar. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah satu orang guru dan 24 orang siswa Sekolah Dasar Negeri 03 Sungai Angek. Objek dalam penelitian ini adalah Listening Team dan aktivitas belajar. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus dan setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Teknik pengumpulan dengan menggunakan teknik observasi, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan yaitu dengan analisis deskriptif dengan persentase. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data menunjukkan bahawa penerapan Listening Team dapat meningktakan aktivitas belajar siswa. Hal ini diketahui sebelum dilakukan tindakan diperoleh presentase aktivitas belajar siswa 57,11% atau berada pada pada kategori kurang tinggi. Kemudian setelah penerapan Listening Team pada siklus I pertemuan pertama hanya mencapai 60,52% atau berada pada kategori cukup tinggi, pada pertemuan kedua mencapai 67,11% atau berada pada kategori cukup tinggi. Pada siklus II pertemuan pertama aktivitas belajar siswa menjadi meningkat yaitu 73,26% atau berada pada kategori cukup tinggi pada pertemuan kedua mencapai 82,81% atau berada pada kategori tinggi. Artinya sudah mencapai indikator keberhasilan yang ditetapkan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan Listening Team dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa pada mata pelajaranm ilmu pengetahuan alam kelas V Sekolah Dasar Negeri 03 Sungai Angek.
Level Kemampuan Berlari: Indikator Fundamental Kesiapan Motorik dan Penguasaan Gerak Spesifik Olahraga Heru Afrian; Risky Syahputra; Lucy Pratama Putri; Jepri Naldi; Syahrial Bakhtiar
Borneo Physical Education Journal Vol. 6 No. 2 (2025): Borneo Physical Education Journal
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan berlari, sebagai komponen utama keterampilan lokomotor dalam FMS, memiliki peran krusial dalam mendukung perkembangan motorik anak. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan dan mengetahui sejauh mana tingkat profisiensi atau kemampuan berlari siswa sekolah dasar di Kota Padang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif yang berfokus pada profil kompetensi berlari siswa. Sampel penelitian melibatkan 178 siswa sekolah dasar (usia 7–12 tahun) yang berasal dari berbagai sekolah di Kota Padang. Instrumen yang digunakan adalah tes berlari berbasis level yang terstandardisasi dan sesuai untuk kelompok usia 7–12 tahun. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan rumus persentase untuk mengelompokkan dan melaporkan distribusi tingkat kemampuan. Hasil penelitian menunjukkan distribusi profisiensi berlari yang bervariasi. Sebanyak 84 siswa (47,19%) telah mencapai level profisiensi maksimal (Level 4). Sementara itu, 56 siswa (31,46%) berada pada Level 3, 27 siswa (15,17%) pada Level 2, dan 11 siswa (6,18%) baru mencapai Level 1. Meskipun hampir separuh siswa menunjukkan profisiensi berlari maksimal, persentase yang signifikan (52,81%) belum mencapai penguasaan tertinggi. Temuan ini menyajikan profil dasar FMS lokomotor dan menggarisbawahi perlunya intervensi pada mata pelajaran PJOK yang lebih terfokus guna memastikan semua anak mencapai kompetensi gerak dasar yang memadai untuk aktivitas fisik seumur hidup.
Penguatan Kapasitas Guru Sekolah Dasar dalam Menciptakan Kelas Inklusif yang Ramah bagi Anak Berkebutuhan Khusus Guesa Maiwinda; Dini Susanti; Ridania Ekawati; Vini Wela Susanti; Sekar Harum Pratiwi; Jepri Naldi; Nurasna Harahap; Aulia Rahmi
Menara Pengabdian Vol 6, No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Juni 2026
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jmp.v6i1.8198

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya pemahaman dan keterampilan guru sekolah dasar dalam mengelola kelas inklusif yang ramah bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Fokus kegiatan adalah penguatan kapasitas guru melalui pelatihan, pendampingan, dan praktik penyusunan strategi pembelajaran inklusif. Pokok bahasan meliputi konsep pendidikan inklusif, identifikasi karakteristik ABK, pengelolaan kelas yang ramah, adaptasi pembelajaran, serta pengembangan lingkungan belajar yang mendukung keberagaman peserta didik. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap guru dalam menciptakan kelas yang inklusif dan responsif terhadap kebutuhan ABK. Metode yang digunakan berupa pelatihan partisipatif, diskusi kelompok, studi kasus, dan pendampingan implementasi di kelas. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pemahaman guru tentang pendidikan inklusif, kemampuan merancang pembelajaran yang adaptif, serta terciptanya lingkungan kelas yang lebihramah, aman, dan mendukung perkembangan seluruh peserta didik.
Pembinaan Ilmu Tajwid Dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Quran Di MDA Al-Huda Nurul Fakhrin; Rifana Waldi; Fitri Alrasi; Sekar Harum Pratiwi; Jepri Naldi
Menara Pengabdian Vol 5, No 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Desember 2025
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jmp.v5i2.7482

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di MDA Al-Huda dengan tujuan meningkatkan keterampilan membaca Al-Qur’an melalui pembelajaran ilmu tajwid. Masalah utama yang dihadapi oleh mitra adalah kurangnya pemahaman dan penerapan kaidah tajwid dalam bacaan santri, serta keterbatasan guru dalam menerapkan metode pengajaran yang efektif. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada santri dan guru agar dapat membaca Al-Qur’an sesuai dengan kaidah tajwid. Metode yang digunakan mencakup pelatihan teori tajwid, workshop praktik bacaan, dan pendampingan kepada guru menggunakan modul serta media audio-visual. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam ketepatan pelafalan huruf, penerapan hukum bacaan, serta rasa percaya diri peserta saat membaca Al-Qur’an. Kegiatan ini juga menghasilkan modul pembelajaran tajwid yang sederhana dan mendorong terciptanya lingkungan belajar yang Qurani dan berkelanjutan di MDA Al-Huda