Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas ALMA dalam Menjaga Likuiditas dan Ketahanan Bank Syariah di Tengah Tekanan Ekonomi Fauziah Nur Firdausha; Dita Wuddatul Hisniah; Muhammad Hilal Nurazizi Saleh; Wulan Safitri; Joni Ahmad Mughni; Raihani Fauziah
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 5 (2026): Mei
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i5.7228

Abstract

Perbankan syariah di Indonesia menghadapi tantangan struktural dalam manajemen likuiditas, terutama di tengah tekanan ekonomi global yang semakin meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Manajemen Aset dan Liabilitas (ALMA) dalam menjaga likuiditas dan ketahanan bank syariah Indonesia, dengan menggunakan PT Bank Syariah Indonesia, Tbk. (BSI) sebagai studi kasus. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis berbasis studi kepustakaan, dengan data sekunder bersumber dari laporan keuangan BSI periode 2022–2024, literatur akademik, dan regulasi OJK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BSI mengimplementasikan ALMA melalui tiga strategi utama: alokasi aset defensif yang mempertahankan buffer likuiditas memadai, pengendalian kualitas pembiayaan yang tercermin pada penurunan NPF dari 2,42% (2022) menjadi 1,90% (2024), serta penguatan permodalan pascamerger. Total aset BSI tumbuh 33% dan laba bersih meningkat 22,83% per tahun selama periode pengamatan, sementara jumlah nasabah bertambah dari 17,8 juta menjadi 21 juta orang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ALMA yang efektif, didukung struktur kelembagaan ALCO yang kuat dan kepatuhan syariah, terbukti mampu menjaga stabilitas likuiditas BSI sekaligus mendorong pertumbuhan berkelanjutan. Namun, keterbatasan instrumen pasar uang syariah masih menjadi hambatan yang perlu diatasi melalui pengembangan regulasi dan inovasi produk keuangan syariah.
Peran Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH) Dalam Menunjang Pertumbuhan Industri Halal Nasional Dede San San Ramlan sandiyana; Wulan Safitri; Andinin Oktavia Widayanti; Lina Marlina
Jurnal Kajian Islam dan Sosial Keagamaan Vol. 3 No. 2 (2025): Oktober - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The implementation of the Halal Product Assurance System (SJPH) in Indonesia plays a vital role in ensuring product halalness while strengthening the competitiveness of the national halal industry. Through the appointment of Halal Supervisors and the preparation of the SJPH Manual, business actors are required to comply with halal standards established by the Halal Product Assurance Organizing Agency (BPJPH). The system functions not merely as a regulatory requirement but as a strategic instrument integrating Islamic principles throughout production, distribution, and marketing processes. Economically, the implementation of SJPH has a significant impact on empowering Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs), expanding market access, and enhancing the competitiveness of Indonesian products in global markets. Government initiatives such as the Free Halal Certification Program (SEHATI) further accelerate inclusivity by enabling small businesses to participate in the halal ecosystem. With its gradual implementation and strong regulatory oversight, SJPH serves as a foundational mechanism for developing a sustainable, competitive, and trustworthy halal ecosystem, contributing greatly to Indonesia’s vision of becoming the world’s leading halal industry hub.