Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Cam Simulation and Dimensional Verification of CNC-Machined Orthopaedic Femoral Components: Toolpath Optimization and 3D-Scan Metrology Yuris Setyoadi; Rifky Ismail; Athanasius Priharyoto Bayuseno; I Nyoman Jujur; Robin Novriansyah; Darmanto; Hartanto Prawibowo; Paulus Wisnu Anggoro
Advance Sustainable Science Engineering and Technology Vol. 8 No. 2 (2026): February-April
Publisher : Science and Technology Research Centre Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/asset.v8i2.2760

Abstract

This study investigates the optimization of manufacturing femoral components for Total Knee Replacement (TKR) using Computer-Aided Manufacturing (CAM) simulation and 5-axis CNC milling, followed by dimensional verification based on 3D scanning. The machining process was simulated in Autodesk PowerMill to generate collision-free toolpaths for AISI 316L stainless steel. Dimensional verification was conducted by comparing the 3D-scanned physical model (using Creality CR-Scan Ferret Pro) with the original CAD model in Geomagic Control X. The metrological analysis showed a Root Mean Square (RMS) deviation of 0.5317 mm and an average positive deviation of 0.2572 mm. Spatial deviation analysis revealed significant dimensional variations, with a maximum deviation of +2.5761 mm and a minimum deviation of -2.5713 mm. Specifically, in critical functional regions, the medial and lateral condyles exhibited deviations ranging from -0.4683 mm to 0.232 mm, while the patellar groove showed a deviation of 0.1989 mm. Although the machining strategy successfully produced the complex implant geometry, the tolerance distribution data indicated that only 17.22% of the surface fell within the strictly specified tolerances, highlighting the need for further optimization of cutting parameters and fixturing strategies to minimize surface roughness and dimensional inaccuracies.
Optimasi Kontrol PID Cruise Control Sepeda Motor Matic terhadap Variasi Kecepatan dan Massa Beban Dinamis Dody Setiawan; Muchamad Malik; Wardatul Jannah; Yuris Setyoadi
Jurnal Kolaborasi Sains dan Ilmu Terapan Vol. 5 No. 1.1 (2026): SPECIAL ISSUE
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69688/juksit.v5i1.1.304

Abstract

Perkembangan teknologi otomotif pada sepeda motor matic menuntut adanya inovasi kendali kecepatan yang presisi untuk meningkatkan kenyamanan serta keamanan berkendara, salah satunya melalui penerapan sistem cruise control. Namun, mayoritas penelitian terdahulu hanya menguji sistem pada rentang kecepatan terbatas tanpa memperhitungkan fluktuasi massa beban pengendara yang sangat memengaruhi dinamika mekanis transmisi Continuously Variable Transmission (CVT). Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan serta menganalisis performa sistem cruise control berbasis mikrokontroler Arduino Uno dengan algoritma kendali (Proportional-Integral-Derivative) PID pada variasi kecepatan yang luas (30, 35, 40, 45, 50, 55, 60, 65, dan 70 km/jam) serta variasi massa beban dinamis (50 kg, 70 kg, dan 90 kg). Metodologi yang digunakan adalah eksperimen kuantitatif dengan mengintegrasikan sensor kecepatan Hall Effect, aktuator motor servo untuk pengontrolan throttle valve, dan antarmuka LCD. Pengujian eksperimental dilakukan pada 27 kondisi operasional yang berbeda untuk mengukur pembacaan kesalahan sensor, respon transien (rise time, overshoot, settling time), serta steady-state error. Hasil Pengujian menunjukkan bahwa sensor Hall Effect menghasilkan rata-rata kesalahan pembacaan sebesar 2,68% terhadap speedometer kendaraan pada rentang 30-70 km/jam. Respons sistem menghasilkan rise time antara 2,80-5,50 detik, overshoot maksimum (4,60%), settling time 3,60-7,00 detik dan steady-rate-error antara ±0,35 hingga ±0,92 km/jam. dan steady-state error yang sangat rendah (±0.35 km/jam hingga ±0.92 km/jam). Peningkatan massa beban dan setpoint kecepatan cenderung meningkatkan waktu respons dan overshoot.