Evi Nailur Rokhmah
Universitas Yudharta Pasuruan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Literasi Keuangan Islam terhadap Perilaku Keuangan Siswa Evi Nailur Rokhmah; Abdillah Mundir; Sukamto Sukamto; Fateemah Aleemama
Jesya Vol 9 No 2 (2026): FORTHCOMING ARTICLES : JUNI 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah Sibolga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36778/jesya.v9i2.2705

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya literasi keuangan Islam dalam membentuk perilaku keuangan siswa pada lingkungan pendidikan berbasis Islam, di tengah masih adanya kecenderungan perilaku konsumtif meskipun siswa telah memiliki pemahaman dasar mengenai pengelolaan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran literasi keuangan Islam dalam membentuk perilaku keuangan siswa di Muslimeen Suksa School Hat Yai, Thailand, serta mengidentifikasi kesenjangan antara pemahaman dan praktik keuangan siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus melalui teknik wawancara mendalam, observasi, dokumentasi, dan kuesioner pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan Islam berperan dalam membentuk perilaku keuangan siswa, terutama dalam kemampuan membedakan kebutuhan dan keinginan, membiasakan menabung, serta menghindari perilaku konsumtif. Nilai-nilai Islam seperti amanah, kesederhanaan, dan tanggung jawab juga terinternalisasi dalam praktik keuangan sehari-hari. Namun, temuan utama penelitian ini menunjukkan adanya cognitive-behavioral gap, yaitu kesenjangan antara pemahaman normatif siswa terhadap prinsip keuangan Islam dengan praktik nyata pengelolaan keuangan sehari-hari. Sebagian siswa telah memahami pentingnya menabung, pengendalian konsumsi, dan larangan israf, tetapi belum mampu menerapkannya secara konsisten akibat pengaruh lingkungan sosial, gaya hidup, dan lemahnya kontrol diri. Penelitian ini menegaskan bahwa efektivitas literasi keuangan Islam tidak hanya ditentukan oleh aspek pengetahuan, tetapi juga oleh keberhasilan internalisasi nilai syariah menjadi kebiasaan finansial yang berkelanjutan. Temuan ini memberikan kontribusi ilmiah melalui penegasan konsep cognitive-behavioral gap sebagai faktor utama dalam menjelaskan ketidaksesuaian antara pemahaman dan perilaku keuangan siswa.