Sahputra Sihombing
Universitas Negeri Medan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS TINDAK TUTUR DALAM KONFLIK DIGITAL SEABLINGS DAN KNETZ: KAJIAN PRAGMATIK BERDASARKAN PERSPEKTIF AUSTIN Desi Sanjung Ayu Harepa; Andini Aulia; Kristiani Purba; Cindy Adelia; Santa Ulina; Sahputra Sihombing; M OKY Fardian Gafari; Herning Puspitarini
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i2.2617

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang berfokus pada teori pragmatik, khususnya teori tindak tutur, untuk menyelidiki bentuk dan fungsi sindiran linguistik dalam interaksi digital pada konflik antara SEAblings dan K-Netz di platform X. Data dikumpulkan dari komentar pengguna yang mengandung sindiran, penghinaan, dan parodi bahasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ujaran dalam konflik digital didominasi oleh tindak tutur ilokusi evaluatif dan konfrontatif. Sindiran linguistik dan parodi bahasa digunakan sebagai cara tidak langsung untuk menyampaikan ejekan, sementara ujaran rasis dianggap sebagai bentuk penghinaan yang memanfaatkan perbedaan budaya. Dari perspektif perlokusi, sebagian besar audiens menanggapi dengan humor dan solidaritas, sehingga tanggapan yang muncul tidak selalu sesuai dengan apa yang dimaksudkan oleh pembicara. Hal ini menunjukkan bahwa konteks dan interpretasi pengguna sangat memengaruhi makna ujaran dalam komunikasi digital. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa bahasa media sosial tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi tetapi juga berfungsi untuk membangun identitas, konflik, dan dinamika sosial.
Pandangan Dunia Marginalitas dalam Film Pangku (2025): Analisis Strukturalisme Genetik Lucien Goldmann: The Worldview of Marginality in the Film Pangku (2025): A Lucien Goldmann Genetic Structuralist Analysis Sahputra Sihombing; Desi Sanjung Ayu Harepa; Cindy Adelia; Santa Ulina; Kristiani Purba; Randi Simarmata; Jonnes Naibaho
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 4 (2026): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i4.2882

Abstract

Penelitian ini mengkaji pandangan dunia marginalitas dalam film Pangku (2025) karya Reza Rahadian dengan menggunakan strukturalisme genetik Lucien Goldmann. Kajian ini dilatarbelakangi oleh representasi kerentanan perempuan pada masa krisis ekonomi 1998 melalui pengalaman Sartika sebagai ibu tunggal yang bekerja di warung kopi pangku di Pantura. Penelitian ini bertujuan mengungkap fakta kemanusiaan, struktur relasional, homologi antara struktur naratif dan struktur sosial, serta pandangan dunia yang dibangun film. Penelitian menggunakan desain kualitatif deskriptif dengan pendekatan sosiologi sastra. Data berupa adegan, dialog, relasi antartokoh, latar, dan konflik administratif yang terdokumentasi dalam naskah sumber. Analisis dilakukan melalui dialektika pemahaman dan penjelasan Goldmann dengan mengklasifikasikan data pada kategori fakta kemanusiaan, subjek transindividual, homologi, dan pandangan dunia. Hasil penelitian menunjukkan keterpaksaan ekonomi yang mengkomodifikasi tubuh perempuan, sirkulasi ketergantungan dalam relasi Sartika–Maya–Hadi, dan eksklusi institusional terhadap ibu tunggal. Film ini mengartikulasikan humanisme kritis.