Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Sosialisasi Digitalisasi dalam Mendorong Adaptasi UMKM terhadap Perubahan Ekonomi di Desa Prangi Kecamatan Padangan Kabupaten Bojonegoro: The Role of Socialization Program on Digitalization in Encouraging MSMEs’ Adaptation to Economic Changes in Prangi Village of Padangan District Bojonegoro Regency Gesa Bimantara; Hanin Alya’ Labibah; Neli Agus Tina
DARMADIKSANI Vol 6 No 1 (2026): Edisi Maret
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v6i1.9395

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas adaptasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di desa Prangi, kecamatan Padangan, kabupaten Bojonegoro dalam menanggapi perubahan ekonomi yang didorong oleh perkembangan digital yang pesat. Rendahnya tingkat literasi digital dan terbatasnya penggunaan platform online masih menjadi hambatan utama yang menghalangi UMKM lokal untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan kinerja bisnis. Oleh karena itu, program ini berfokus pada pemberian sosialisasi dan bantuan digitalisasi untuk memperkuat pemahaman, keterampilan, dan kesiapan pelaku UMKM dalam mengadopsi teknologi digital sebagai alat strategis untuk peningkatan bisnis. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi tentang pentingnya digitalisasi, pelatihan penggunaan media sosial dan marketplace online untuk promosi produk, bantuan dalam pembuatan konten promosi digital, dan pengenalan sistem pembayaran tanpa tunai seperti QRIS. Program ini juga mendorong pembentukan komunitas UMKM digital sebagai platform untuk berbagi pengetahuan dan memperkuat jaringan bisnis. Hasil menunjukkan peningkatan kemampuan peserta dalam memanfaatkan platform digital untuk pemasaran, peningkatan kesadaran akan kebutuhan untuk beradaptasi dengan perubahan ekonomi, dan pengembangan pola pikir yang lebih inovatif terhadap adopsi teknologi. Inisiatif pengabdian masyarakat ini memberikan kontribusi signifikan dalam memperkuat kapasitas digital UMKM di desa Prangi dan diharapkan dapat menjadi model yang dapat direplikasi untuk program serupa di wilayah lain.
Peran Masyarakat dalam Mengawasi Pelayanan Publik untuk Mencegah Korupsi di Kelurahan Kalijudan Kecamatan Mulyorejo Kota Surabaya: Community's Role in Monitoring Public Services to Prevent Corruption in Kalijudan Subdistrict Mulyorejo District Surabaya City Dodik Wahyono; Gesa Bimantara; Neli Agus Tina
DARMADIKSANI Vol 6 No 1 (2026): Edisi Maret
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v6i1.9397

Abstract

Korupsi dalam pelayanan publik tetap menjadi tantangan serius yang menghambat terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel. Salah satu strategi efektif untuk mencegah korupsi adalah memperkuat partisipasi masyarakat dalam mengawasi penyampaian pelayanan publik. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran hukum, pengetahuan, dan partisipasi aktif warga kelurahan Kalijudan kecamatan Mulyorejo kota Surabaya, dalam memantau pelayanan publik untuk mencegah praktik korupsi. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan partisipatif yang melibatkan anggota masyarakat dan pejabat pemerintah daerah. Kegiatan ini berfokus pada edukasi masyarakat tentang prinsip-prinsip transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi publik, serta memperkenalkan mekanisme yang tepat untuk melaporkan indikasi maladministrasi dan korupsi dalam pelayanan publik. Hasil dari program ini meliputi pembentukan Forum Pengawasan Pelayanan Publik sebagai platform kolaborasi antara warga dan pejabat daerah, peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengawasan berbasis masyarakat, dan peningkatan transparansi dan komunikasi dalam penyampaian pelayanan publik. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, diharapkan dapat menumbuhkan lingkungan pelayanan publik yang bersih, akuntabel, dan partisipatif di kelurahan Kalijudan kecamatan Mulyorejo kota Surabaya. Selain itu, model pendampingan ini diharapkan dapat menjadi praktik terbaik yang dapat direplikasi di bidang lain sebagai pendekatan berbasis komunitas untuk pencegahan korupsi.