Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Praktik Penggadaian Barang Jaminan Sepeda Motor yang Masih Terikat Hak Fidusia Nyoni Novia Indriani; Andrianto Andrianto Prabowo; Dodik Wahyono
Locus: Jurnal Konsep Ilmu Hukum Vol 6 No 1 (2026): Maret
Publisher : LOCUS MEDIA PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56128/jkih.v6i1.796

Abstract

Praktik pembiayaan kendaraan bermotor dengan jaminan fidusia sering menimbulkan permasalahan ketika debitur menggadaikan sepeda motor yang masih terikat jaminan tanpa persetujuan kreditur. Tindakan ini menimbulkan ketidakpastian hukum dan potensi kerugian bagi para pihak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis akibat hukum dari penggadaian objek jaminan fidusia serta bentuk penegakan hukum terhadap debitur. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan konseptual, yang didukung data empiris melalui wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindakan tersebut menimbulkan konsekuensi berupa wanprestasi, perbuatan melawan hukum, serta pertanggungjawaban pidana. Penegakan hukum dapat dilakukan melalui jalur perdata, seperti eksekusi jaminan dan gugatan, maupun jalur pidana melalui ketentuan khusus mengenai jaminan fidusia atau penggelapan. Namun, efektivitasnya masih menghadapi berbagai kendala. Disimpulkan bahwa jaminan fidusia memberikan perlindungan bagi kreditur, tetapi memerlukan penegakan hukum yang konsisten untuk menjamin kepastian hukum.
Peran Masyarakat dalam Mengawasi Pelayanan Publik untuk Mencegah Korupsi di Kelurahan Kalijudan Kecamatan Mulyorejo Kota Surabaya: Community's Role in Monitoring Public Services to Prevent Corruption in Kalijudan Subdistrict Mulyorejo District Surabaya City Dodik Wahyono; Gesa Bimantara; Neli Agus Tina
DARMADIKSANI Vol 6 No 1 (2026): Edisi Maret
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v6i1.9397

Abstract

Korupsi dalam pelayanan publik tetap menjadi tantangan serius yang menghambat terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel. Salah satu strategi efektif untuk mencegah korupsi adalah memperkuat partisipasi masyarakat dalam mengawasi penyampaian pelayanan publik. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran hukum, pengetahuan, dan partisipasi aktif warga kelurahan Kalijudan kecamatan Mulyorejo kota Surabaya, dalam memantau pelayanan publik untuk mencegah praktik korupsi. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan partisipatif yang melibatkan anggota masyarakat dan pejabat pemerintah daerah. Kegiatan ini berfokus pada edukasi masyarakat tentang prinsip-prinsip transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi publik, serta memperkenalkan mekanisme yang tepat untuk melaporkan indikasi maladministrasi dan korupsi dalam pelayanan publik. Hasil dari program ini meliputi pembentukan Forum Pengawasan Pelayanan Publik sebagai platform kolaborasi antara warga dan pejabat daerah, peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengawasan berbasis masyarakat, dan peningkatan transparansi dan komunikasi dalam penyampaian pelayanan publik. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, diharapkan dapat menumbuhkan lingkungan pelayanan publik yang bersih, akuntabel, dan partisipatif di kelurahan Kalijudan kecamatan Mulyorejo kota Surabaya. Selain itu, model pendampingan ini diharapkan dapat menjadi praktik terbaik yang dapat direplikasi di bidang lain sebagai pendekatan berbasis komunitas untuk pencegahan korupsi.
Menumbuhkan cinta hukum dan politik di kalangan pemuda Gen Z melalui sosialisasi edukatif Dodik Wahyono; Irma Mangar; Pingkan Widya Pangestika; Nico Ferdian
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 3 (2026): June (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i3.39608

Abstract

Abstrak    Perkembangan teknologi dan arus informasi yang pesat di era digital memberikan pengaruh besar terhadap pola pikir pemuda Generasi Z. Namun, kemudahan akses informasi tersebut belum sepenuhnya diimbangi dengan tingginya minat dan pemahaman terhadap hukum dan politik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta hukum dan politik di kalangan pemuda Gen Z melalui sosialisasi edukatif. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif-partisipatif dengan teknik ceramah interaktif, diskusi, dan studi kasus. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sosialisasi edukatif efektif dalam meningkatkan pemahaman, kesadaran, serta partisipasi pemuda terhadap isu hukum dan politik. Peserta menunjukkan antusiasme dan perubahan sikap menjadi lebih peduli, kritis, dan aktif dalam kehidupan demokrasi. Meskipun demikian, masih terdapat kendala seperti perbedaan minat peserta dan keterbatasan waktu pelaksanaan. Oleh karena itu, diperlukan inovasi metode serta keberlanjutan program agar dampak kegiatan dapat lebih optimal. Kata Kunci: Sosialisasi edukatif; Generasi Z; hukum; politik; partisipasi pemuda. Abstract  The development of technology and the rapid flow of information in the digital era have a great influence on the mindset of Generation Z youth. This service activity aims to foster a sense of love for law and politics among Gen Z youth through educational socialization. The method used is an educational-participatory approach with interactive lecture techniques, discussions, and case studies. The results of the activity show that educational socialization is effective in increasing the understanding, awareness, and participation of youth on legal and political issues. Participants showed enthusiasm and changed attitudes to become more caring, critical, and active in democratic life. However, there are still obstacles such as differences in participants' interests and limited implementation time. Therefore, it is necessary to innovate methods and program sustainability so that the impact of activities can be more optimal.  Keywords: educational socialization; generation z; law; politics; youth participation.