Masagus Muhammad Tibrani
Universitas Sriwijaya

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH OPERASI STERIL TERHADAP POLA MAKAN KUCING DAN PENGEMBANGAN LKPD SISTEM PENCERNAAN BERBASIS PBL Nabilah Afifah Putri; Susy Amizera; Masagus Muhammad Tibrani
Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025 Vol 3, No 1 (2025): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Operasi steril (ovariohysterectomy dan orchiectomy) merupakan prosedur umum untuk mengontrol populasi kucing. Namun, prosedur ini dilaporkan memengaruhi metabolisme dan pola makan kucing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh operasi steril terhadap pola makan kucing dan mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Problem Based Learning (PBL) pada materi Sistem Pencernaan. Penelitian menggunakan desain Quasi-Experimental dengan Nonequivalent Control Group Design. Sampel terdiri dari 20 ekor kucing (10 kelompok kontrol/tidak disteril dan 10 kelompok eksperimen/disteril). Data pola makan (nafsu makan, frekuensi, dan jumlah konsumsi) dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah teruji valid dan reliabel. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan signifikan yang dikonfirmasi oleh Uji T Independen dan Uji Mann-Whitney U pada berat badan (p=0,001), takaran makan (p=0,000), dan nafsu makan (p=0,000) antara kucing steril dan tidak steril. Kucing steril memiliki rata-rata berat badan (5,22 kg vs 3,66 kg), takaran makan (97 g/hari vs 69 g/hari), dan skor nafsu makan (4,5 vs 3,1) yang lebih tinggi. Selain itu, LKPD Sistem Pencernaan berbasis PBL yang dikembangkan dinyatakan "Sangat Valid" dengan nilai validasi 92%. Disimpulkan bahwa operasi steril berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pola makan kucing dan LKPD yang dihasilkan layak digunakan sebagai penunjang pembelajaran biologi.
PENGARUH OPERASI STERIL TERHADAP POLA MAKAN KUCING DAN PENGEMBANGAN LKPD SISTEM PENCERNAAN BERBASIS PBL Nabilah Afifah Putri; Susy Amizera; Masagus Muhammad Tibrani
Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025 Vol 3, No 1 (2025): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Operasi steril (ovariohysterectomy dan orchiectomy) merupakan prosedur umum untuk mengontrol populasi kucing. Namun, prosedur ini dilaporkan memengaruhi metabolisme dan pola makan kucing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh operasi steril terhadap pola makan kucing dan mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Problem Based Learning (PBL) pada materi Sistem Pencernaan. Penelitian menggunakan desain Quasi-Experimental dengan Nonequivalent Control Group Design. Sampel terdiri dari 20 ekor kucing (10 kelompok kontrol/tidak disteril dan 10 kelompok eksperimen/disteril). Data pola makan (nafsu makan, frekuensi, dan jumlah konsumsi) dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah teruji valid dan reliabel. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan signifikan yang dikonfirmasi oleh Uji T Independen dan Uji Mann-Whitney U pada berat badan (p=0,001), takaran makan (p=0,000), dan nafsu makan (p=0,000) antara kucing steril dan tidak steril. Kucing steril memiliki rata-rata berat badan (5,22 kg vs 3,66 kg), takaran makan (97 g/hari vs 69 g/hari), dan skor nafsu makan (4,5 vs 3,1) yang lebih tinggi. Selain itu, LKPD Sistem Pencernaan berbasis PBL yang dikembangkan dinyatakan "Sangat Valid" dengan nilai validasi 92%. Disimpulkan bahwa operasi steril berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pola makan kucing dan LKPD yang dihasilkan layak digunakan sebagai penunjang pembelajaran biologi.
Anti-Inflamatory Effect Of Aquadest Extract Of Mango Ginger Rhizome (Curcuma mangga Val) In Swiss Webster Mice (Mus musculus) Difa Damaryan; Masagus Muhammad Tibrani; Riyanto
SITAWA : Jurnal Farmasi Sains dan Obat Tradisional Vol. 4 No. 2 (2025): SITAWA : Jurnal Farmasi Sains dan Obat Tradisional
Publisher : LPPM Akademi Farmasi Imam Bonjol Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62018/sitawa.v4i2.141

Abstract

This study aims to determine the effect of aqueous extract of Curcuma mangga Val. rhizome on the anti-inflammatory response in mice (Mus musculus). The study employs an experimental method with a completely randomized design (CRD) consisting of five treatment groups: a negative control (aqueous solution), a positive control (Sodium Diclofenac 0.13 mg/kgBW), and three doses of Curcuma mangga rhizome extract (7 mg/kgBW, 28 mg/kgBW, and 56 mg/kgBW). Each treatment was administered orally 15minutes before induction with 1 % of egg white. The mice's edema volume was measuredevery hour for six hours after inflammation induction using egg white. Data were analyzed using One-Way ANOVA and Duncan's Multiple Range Test (DMRT). The One-Way ANOVA results indicated a significant effect of Curcuma mangga aqueous extract on the anti-inflammatory response, while the DMRT results showed that the 56 mg/kgBW dose had the most significant anti-inflammatory effect, with an edema inhibition percentage of 63%, closely approaching the effectiveness of Sodium Diclofenac at 62%.