Suardi Suardi
Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

STUDI KUALITATIF IMPLEMENTASI TEORI-TEORI PENDIDIKAN DALAM PRAKTIK PEMBELAJARAN SOSIOLOGI Esby Eriyanti Nuzulia; Suardi Suardi
Al-Irsyad: Journal of Education Science Vol 5 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/aijes.v5i1.601

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan teori-teori pendidikan dalam pembelajaran Sosiologi di sekolah. Fokus penelitian diarahkan pada bagaimana teori-teori pendidikan diintegrasikan dalam pembelajaran dan serta perbaikan yang dapat dilakukan dalam pembelajaran Sosiologi. Penelitian ini dilaksanakan di SMAN 1 Pasangkayu dengan jumlah sampel 6 orang, yang terdiri dari 1 orang guru Sosiologi dan 5 orang siswa kelas XII jurusan IPS. Pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive Sampling. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi kelas, wawancara dengan guru Sosiologi, pembagian angket kepada siswa, serta analisis dokumen berupa RPP dan dokumentasi proyek sosial. Teknik analisis data menggunakan analisis interaktif Miles & Huberman yang meliputi tiga langkah utama: reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teori-teori pendidikan seperti konstruktivisme, behaviorisme, humanisme, dan teori sosial belajar dalam pembelajaran Sosiologi sudah mengarah ke pendekatan yang adaptif dan kontekstual meskiupun belum sepenuhnya optimal. Ini ditunjukkan dengan masih adanya pemahaman teori pendidikan yang masih bersifat koseptual dan diajarkan dengan model ceramah. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan praktik pembelajaran Sosiologi yang lebih adaptif, relevan, dan bermakna bagi siswa, khususnya penerapan teori-teori pendidikan dalam pembelajaran. Penelitian ini juga menggarisbawahi perlunya peningkatan kompetensi guru dalam mengintegrasikan teori-teori pendidikan ke dalam praktik pembelajaran Sosiologi.
INTEGRASI TEORI KONFLIK KARL MARX DALAM PEMBELAJARAN SOSIOLOGI: SEBUAH STUDI KASUS Irawati Irawati; Suardi Suardi
Al-Irsyad: Journal of Education Science Vol 5 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/aijes.v5i1.638

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi Teori Konflik Karl Marx dalam pembelajaran Sosiologi. Melalui pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, penelitian ini mengeksplorasi integrasi Teori Konflik Marx ke dalam proses pembelajaran dan implikasinya terhadap siswa. Informan dalam penelitian ini adalah satu guru Sosiologi dan delapan orang siswa kelas XII jurusan IPS di SMAN 1 Luwu yang dipilih menggunakan teknik Purposive. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket, serta ceklis dokumen. Data dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles & Hubberman yang meliputi: reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru mengintegrasikan teori konflik Marx dalam pembelajaran Sosiologi melalui pengaitan konsep dengan realitas sosial. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa integrasi Teori Konflik Karl Marx dalam pembelajaran Sosiologi secara signifikan meningkatkan kesadaran kritis siswa terhadap ketimpangan. Siswa tidak hanya memahami realitas sosial, tetapi mampu menganalisis dan mengkritisi secara mendalam. Penelitian ini berimplikasi terhadap proses perbaikan pembelajaran Sosiologi ke arah yang lebih efektif. Guru disarankan agar memberikan contoh yang bersifat lebih konkret dan kontekstual terkait teori konflik Marx dalam dimensi sosial kontemporer agar dapat membantu peserta didik memaknai konsep secara nyata dan merefleksikannya dalam kehidupan sehari-hari.
IMPLEMENTASI TEORI HUMANISTIK MASLOW AND ROGERS DALAM PEMBELAJARAN SOSIOLOGI PADA SEKOLAH MENENGAH DI KABUPATEN GOWA Nur Sandi; Suardi Suardi
Al-Irsyad: Journal of Education Science Vol 5 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/aijes.v5i1.689

Abstract

Pendekatan pembelajaran yang masih berpusat pada guru menyebabkan pembelajaran cenderung teoritis dan kurang memberikan ruang bagi siswa untuk mengeksplorasi realitas sosial secara mandiri. Pembelajaran seharusnya tidak hanya diarahkan pada penguasaan materi, tetapi juga pada perkembangan karakter dan keterampilan sosial peserta didik secara menyeluruh. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan mengeksplorasi bagaimana penerapan teori humanistik dalam pembelajaran Sosiologi di sekolah serta implikasinya bagi peserta didik. Penelitian ini dilaksanakan di SMAN 22 Gowa  Jl. Pelita Tamannyeleng, Kec. Barombong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, tahun ajaran 2025/2026. Sampel penelitian diambil dengan menggunakan teknik Purposive. Subyek penelitian adalah satu orang guru Sosiologi dan lima orang siswa kelas XI jurusan IPS. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, angket, dan studi dokumen.Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis interaktif Miles & Huberman (1994) yang meliputi tiga langkah utama: reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran humanistik berdasarkan teori Maslow& Rogers pada pembelajaran sosiologi mampu menciptakan proses pembelajaran yang lebih bermakna, humanis, dan berpusat pada peserta didik. Pembelajaran yang memperhatikan hierarki kebutuhan peserta didik, seperti rasa aman, penghargaan, dan aktualisasi diri, terbukti meningkatkan partisipasi aktif siswa dalam proses pembelajaran sosiologi.