Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi Teori Konflik Karl Marx dalam pembelajaran Sosiologi. Melalui pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, penelitian ini mengeksplorasi integrasi Teori Konflik Marx ke dalam proses pembelajaran dan implikasinya terhadap siswa. Informan dalam penelitian ini adalah satu guru Sosiologi dan delapan orang siswa kelas XII jurusan IPS di SMAN 1 Luwu yang dipilih menggunakan teknik Purposive. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket, serta ceklis dokumen. Data dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles & Hubberman yang meliputi: reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru mengintegrasikan teori konflik Marx dalam pembelajaran Sosiologi melalui pengaitan konsep dengan realitas sosial. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa integrasi Teori Konflik Karl Marx dalam pembelajaran Sosiologi secara signifikan meningkatkan kesadaran kritis siswa terhadap ketimpangan. Siswa tidak hanya memahami realitas sosial, tetapi mampu menganalisis dan mengkritisi secara mendalam. Penelitian ini berimplikasi terhadap proses perbaikan pembelajaran Sosiologi ke arah yang lebih efektif. Guru disarankan agar memberikan contoh yang bersifat lebih konkret dan kontekstual terkait teori konflik Marx dalam dimensi sosial kontemporer agar dapat membantu peserta didik memaknai konsep secara nyata dan merefleksikannya dalam kehidupan sehari-hari.
Copyrights © 2026