A. Momang Yusuf
Universitas Negeri Makassar

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENERAPAN LEARNING MANAGEMENT SYSTEM BERBASIS MOODLE DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA Muh. Syech Yusuf; Mutahharah Hasyim; A. Momang Yusuf; Ahmad Dahlan; Syamsul Wahid
Al-Irsyad Journal of Physics Education Vol 5 No 1 (2026): Al-Irsyad Journal of Physics Education
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/ijpe.v5i1.482

Abstract

Penelitian ini dilakukan guna menelaah hasil belajar siswa sebelum dan setelah perlakuan pembelajaran berbasis Learning Management System (LMS) Moodle, khususnya pada materi Termodinamika. Desain pra-eksperimen digunakan dengan pendekatan One Group Pretest-Posttest. Sampel penelitian sebanyak 34 siswa Kelas XI Fisika I di SMAN 2 Bulukumba pada semester genap tahun ajaran 2024/2025. Instrumen tes kemampuan kognitif diterapkan untuk mengukur hasil belajar siswa. Hasil rata-rata skor pretest tercatat sebesar 4,44, sedangkan rata-rata skor posttest meningkat menjadi 10,12. Nilai N-Gain 0,539, termasuk dalam kategori sedang. Temuan ini menunjukkan penggunaan LMS Moodle efektif meningkatkan hasil belajar siswa di SMAN 2 Bulukumba serta menyediakan lingkungan belajar yang lebih fleksibel sesuai tujuan Kurikulum Merdeka. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pendidik dalam mengembangkan model pembelajaran digital yang efektif dan adaptif di era Kurikulum Merdeka. Selain itu, temuan ini juga dapat mendorong optimalisasi pemanfaatan LMS Moodle sebagai sarana pembelajaran fisika yang interaktif dan berpusat pada peserta didik.  
ANALISIS KESULITAN PESERTA DIDIK DALAM MEMAHAMI KONSEP GAYA KELAS XI DI SMAN 14 MAKASSAR Dewi Fahira; Helmi Helmi; A. Momang Yusuf
Al-Irsyad Journal of Physics Education Vol 5 No 2 (2026): Al-Irsyad Journal of Physics Education
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/ijpe.v5i2.817

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan pemahaman konsep gaya peserta didik dalam pembelajaran fisika kelas XI di SMAN 14 Makassar pada tahun ajaran 2025/2026. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dengan metode kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas XI dengan melibatkan 110 peserta didik dari 4 kelas. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Force Concept Inventory (FCI) berupa tes bentuk pilihan ganda untuk mengukur pemahaman konseptual pada topik-topik gaya tegangan tali, gaya berat, gaya gesekan, gaya sentripetal, hukum newton, hukum archimedes, dan gaya gravitasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman konseptual peserta didik secara keseluruhan berada pada kategori “rendah”, dengan persentase sebesar 47,27%. Kesulitan paling menonjol ditemukan pada konsep gaya berat dan gaya gesekan, yang memperoleh skor rata-rata terendah. Temuan ini mengindikasikan perlunya peningkatan metode pembelajaran yang lebih menekankan pada pemahaman konseptual, pembelajaran kontekstual, serta penggunaan bahan ajar yang relevan untuk mengatasi kesulitan pemahaman konsep dan meningkatkan kemampuan pemecahan masalah peserta didik dalam pembelajaran fisika.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATERI USAHA DAN ENERGI DI SMA NEGERI 1 TORAJA UTARA Gresianti; Pariabti Palloan; A. Momang Yusuf
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol. 21 No. 3 (2025): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Physics Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jspf.v21i3.9329

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI di SMA Negeri 1 Toraja Utara. Sampel terdiri atas dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang diajar menggunakan model Problem Based Learning (PBL) dan kelas kontrol yang diajar menggunakan model konvensional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kemampuan pemecahan masalah peserta didik sebelum dan sesudah diajar menggunakan model Problem Based Learning (PBL) dan model konvensional, serta untuk mengkaji perbedaan kemampuan pemecahan masalah antara kedua kelas. Instrumen penelitian berupa tes pretest dan posttest yang disusun berdasarkan empat indikator pemecahan masalah. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum perlakuan, nilai rata-rata pretest kelas eksperimen lebih rendah dibandingkan kelas kontrol. Setelah perlakuan, rata-rata nilai posttest kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Hasil uji independent sample t-test menunjukkan nilai p = 0,001 < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan signifikan dalam kemampuan pemecahan masalah antara peserta didik yang diajar menggunakan model Problem Based Learning (PBL) dan yang diajar menggunakan model konvensional. Dengan demikian, model Problem Based Learning (PBL) memberikan pengaruh yang berbeda dibandingkan dengan model konvensional terhadap kemampuan pemecahan masalah peserta didik pada materi usaha dan energi. Kata kunci: Pemecahan masalah, Problem based learning, Usaha dan energi   This research employed a quantitative approach with a Nonequivalent Control Group Design. The population consisted of all 11th-grade students at SMA Negeri 1 Toraja Utara. The sample included two classes: an experimental class taught using the Problem-Based Learning (PBL) model and a control class taught using a conventional model. The objectives of this study were to analyze students' problem-solving abilities before and after being taught using both the Problem-Based Learning (PBL) model and the conventional model, and to examine the differences in problem-solving abilities between the two classes. The research instrument was a pretest and posttest designed based on four indicators of problem-solving. Data were analyzed using descriptive and inferential statistics. The results showed that prior to the intervention, the experimental class had a lower average pretest score than the control class. After the intervention, the experimental class achieved a higher average posttest score. The results of the independent sample t-test showed a p-value of 0.001 < 0.05, indicating a significant difference in problem-solving abilities between students taught using the Problem-Based Learning (PBL) model and those taught using the conventional model. Thus, the Problem-Based Learning (PBL) model had a different effect compared to the conventional model on students’ problem-solving abilities in the topic of work and energy. Keywords : problem based learning, problema-solving, work and energy
ANALISIS KESIAPAN BELAJAR AKTIF PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS MASALAH DI SMA NEGERI 1 TAKALAR Arham Salam; Pariabti Palloan; A. Momang Yusuf
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol. 22 No. 2 (2026): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Physics Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jspf.v22i2.11497

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kesiapan belajar aktif peserta didik kelas XI pada pembelajaran fisika berbasis masalah di SMA Negeri 1 Takalar. Metode yang digunakan adalah survei dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Sampel terdiri dari 124 peserta didik yang dipilih menggunakan Random Sampling dari populasi 315 peserta didik. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang mencakup enam indikator: motivasi belajar fisika, kemandirian, pengetahuan awal, keterampilan pemecahan masalah, keterampilan komunikasi, dan keterampilan kolaborasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 69,35% peserta didik berada dalam kategori siap. Indikator motivasi belajar, keterampilan pemecahan masalah, keterampilan komunikasi, dan kolaborasi peserta didik tinggi, sementara indikator kemandirian berada dalam kategori baik serta indikator pengetahuan awal berada dalam kategori cukup baik. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan kesiapan belajar fisika peserta didik dan mendukung efektivitas proses pembelajaran. Sebagian besar peserta didik menunjukkan motivasi yang tinggi untuk belajar fisika, terutama ketika pembelajaran dihubungkan dengan kehidupan sehari-hari dan ketika guru menggunakan metode yang menarik Kata Kunci: Kesiapan Belajar Aktif, Pembelajaran Berbasis Masalah, Siswa This research aims to describe the level of active learning readiness of eleventh-grade students in problem-based physics learning at SMA Negeri 1 Takalar. The research employed a survey method with a descriptive quantitative approach. The sample consisted of 124 students selected through random sampling from a population of 315 students. The research instrument was a questionnaire covering six indicators: motivation to learn physics, independence, prior knowledge, problem-solving skills, communication skills, and collaboration skills. The results showed that 69.35% of the students were categorized as ready. The indicators of learning motivation, problem-solving skills, communication skills, and collaboration skills were in the high category, while independence was in the good category and prior knowledge was in the fairly good category. These findings indicate that problem-based learning can enhance students’ readiness to learn physics and support the effectiveness of the learning process. Most students show high motivation to learn physics, especially when learning is connected to everyday life and when teachers use interesting methods. Keywords: Active Learning Readiness, Problem-Based Learning, Students.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN JOYFUL BERBASIS APLIKASI EDUVI UNTUK MATERI GAYA GESEK DI SMA NEGERI 2 BANTAENG A. Musfira Dwi Humaira MS; Subaer; A. Momang Yusuf
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol. 22 No. 2 (2026): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Physics Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jspf.v22i2.13645

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk mengetahui: (1) kelayakan media pembelajaran joyful berbasis aplikasi Eduvi pada materi gaya gesek, dan (2) respons guru fisika serta peserta didik terhadap media pembelajaran joyful berbasis aplikasi Eduvi yang dikembangkan. Data penelitian diperoleh dari 2 orang validator sebagai ahli materi dan ahli media, 1 orang guru fisika, serta 33 peserta didik kelas XI.D SMA Negeri 2 Bantaeng pada semester genap tahun pelajaran 2025/2026. Prosedur pengembangan menggunakan model ADDIE yang meliputi tahap analisis (analysis), perancangan (design), pengembangan (development), implementasi (implementation), dan evaluasi (evaluation). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi dan angket respons guru serta peserta didik. Kelayakan media ditinjau berdasarkan aspek validitas materi dan media. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh kesimpulan bahwa: (1) media pembelajaran joyful berbasis aplikasi Eduvi yang dikembangkan dinyatakan layak digunakan dengan koefisien validitas Gregory sebesar 0,71 yang berada pada kategori validitas sedang; dan (2) respon guru fisika terhadap media berada pada kategori sangat baik, sedangkan respons peserta didik menunjukkan 73% berada pada kategori sangat baik dan 27% berada pada kategori baik. Dengan demikian, aplikasi Eduvi layak digunakan sebagai media pembelajaran fisika yang interaktif dan menyenangkan pada materi gaya gesek. Kata Kunci : Aplikasi Eduvi, Gaya Gesek, Joyful Learning,  Pembelajaran Fisika. This research is development research that aims to determine: (1) the feasibility of the Eduvi application-based joyful learning media on friction force material, and (2) the responses of physics teachers and students to the Eduvi application-based joyful learning media that was developed. The research data were obtained from 2 validators as material experts and media experts, 1 physics teacher, and 33 students of class XI.D of SMA Negeri 2 Bantaeng in the even semester of the 2025/2026 academic year. The development procedure used the ADDIE model which includes the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation. The instruments used in this research were validation sheets and teacher and student response questionnaires. The feasibility of the media was reviewed based on the validity aspects of the material and media. Based on the results of the data analysis, it was concluded that: (1) the Eduvi application-based joyful learning media that was developed was declared feasible to use with a Gregory validity coefficient of 0.71 which is in the moderate validity category; and (2) the physics teacher's response to the media was in the very good category, while the students' responses showed that 73% were in the very good category and 27% were in the good category. Thus, the Eduvi application is suitable for use as an interactive and fun physics learning media for the friction force material. Keywords: Eduvi Application, Friction Force, Joyful Learning, Physics Learning.