Arina Kharisatul Kamilah
Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Interferensi Sintaksis Bahasa Dani dalam Bahasa Indonesia oleh Penutur Dani Arina Kharisatul Kamilah; Vina Vitri Alawiyah; Redika Cindra Reranta
Jurnal Bahastra Vol 10, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v10i2.12373

Abstract

This study examines syntactic interference in the Indonesian language as used by speakers of the Dani ethnic group in Papua, a phenomenon arising from the interaction between regional language systems and standard Indonesian. The research addresses how differences in syntactic structures manifest when Dani speakers employ Indonesian in everyday communication. Using a qualitative descriptive approach, data were collected through documentary observation, literature review, and note-taking techniques, as well as attentive listening to language use across various media, including digital video platforms. The findings reveal several forms of syntactic interference, including deviations in sentence structure patterns, the addition of sentence elements, and the incorporation of local phatic expressions within Indonesian utterances. These patterns indicate that the Dani language exerts a significant influence on the syntactic realization of Indonesian among its speakers. The study argues that such interference reflects not only linguistic transfer but also the persistence of cultural and communicative norms embedded in local languages. These findings contribute to the field of sociolinguistics and syntax, particularly in understanding bilingual language behavior and its implications for language learning and policy.
Interferensi Sintaksis Bahasa Dani dalam Bahasa Indonesia oleh Penutur Dani Arina Kharisatul Kamilah; Vina Vitri Alawiyah; Redika Cindra Reranta
Jurnal Bahastra Vol 10, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v10i2.12373

Abstract

This study examines syntactic interference in the Indonesian language as used by speakers of the Dani ethnic group in Papua, a phenomenon arising from the interaction between regional language systems and standard Indonesian. The research addresses how differences in syntactic structures manifest when Dani speakers employ Indonesian in everyday communication. Using a qualitative descriptive approach, data were collected through documentary observation, literature review, and note-taking techniques, as well as attentive listening to language use across various media, including digital video platforms. The findings reveal several forms of syntactic interference, including deviations in sentence structure patterns, the addition of sentence elements, and the incorporation of local phatic expressions within Indonesian utterances. These patterns indicate that the Dani language exerts a significant influence on the syntactic realization of Indonesian among its speakers. The study argues that such interference reflects not only linguistic transfer but also the persistence of cultural and communicative norms embedded in local languages. These findings contribute to the field of sociolinguistics and syntax, particularly in understanding bilingual language behavior and its implications for language learning and policy.
Strategi Mitigasi Bencana dalam Sastra Lisan Bali: Eksplorasi Terhadap Mitologi Bedawang Nala, Anantaboga, dan Basuki Vina Vitri alawiyah; Nalal Muna; Arina Kharisatul Kamilah; Firdasari Desfiani; Abdul Mukhlis
Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11 No 2 (2026): Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indones
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v11i2.6423

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi mitigasi bencana yang tertanam dalam tradisi lisan Bali melalui mitologi Bedawang Nala, Anantaboga, dan Basuki. Penelitian ini didasarkan pada pandangan bahwa kearifan lokal berfungsi sebagai sumber pengetahuan penting bagi masyarakat dalam memahami lingkungan mereka dan menanggapi bencana alam. Pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan studi pustaka digunakan dalam penelitian ini. Data dikumpulkan dari berbagai sumber tertulis yang berkaitan dengan mitologi Bali, sastra lisan, kearifan lokal, dan mitigasi bencana. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis dengan mengidentifikasi nilai-nilai budaya, simbol, dan pesan yang terkait dengan kesiapsiagaan dan mitigasi bencana. Temuan menunjukkan bahwa mitologi Bedawang Nala, Anantaboga, dan Basuki berfungsi tidak hanya sebagai narasi kosmologis tetapi juga sebagai representasi bagaimana masyarakat Bali memahami fenomena alam seperti gempa bumi dan tsunami. Bedawang Nala digambarkan sebagai kekuatan dahsyat di dalam bumi, sementara Anantaboga dan Basuki melambangkan unsur tanah dan air, yang mencerminkan pengetahuan tradisional tentang hubungan antara manusia, alam, dan potensi bencana. Lebih lanjut, mitos-mitos ini mengandung nilai-nilai kewaspadaan, kesiapan, dan penghormatan terhadap keseimbangan lingkungan, yang telah diturunkan dari generasi ke generasi melalui tradisi lisan dan praktik budaya. Studi ini juga menunjukkan bahwa sastra lisan Bali memainkan peran yang lebih luas daripada sekadar melestarikan warisan budaya, berfungsi sebagai media untuk menyampaikan pengetahuan lokal yang mendukung kesadaran ekologis dan literasi bencana. Oleh karena itu, kearifan lokal yang terkandung dalam mitos-mitos ini tetap relevan dan dapat berkontribusi pada pengembangan upaya mitigasi bencana berbasis budaya di masyarakat kontemporer.