This Author published in this journals
All Journal Jurnal Agrium
Wilna Sari
Program studi Agroteknologi, Departemen Agroindustri, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Padang, Kampus Sijunjung. Sumatera Barat 27511, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Uji efektivitas beberapa pestisida nabati untuk mortalitas keong mas (Pomacea canaliculata L.) pada varietas padi Sambutan Ecil Hasanah; Wilna Sari; Kiki Amelia; Santi Diana Putri
Agrium Vol. 23 No. 1: March 2026
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v23i1.26182

Abstract

Siput apel emas (Pomacea canaliculata L.) merusak tanaman padi dataran rendah pada fase pertumbuhan awal, menyebabkan kerusakan lebih dari 70% yang mengancam hasil panen dan pendapatan petani di seluruh Asia Tenggara. Ketergantungan pada pestisida sintetis berisiko menimbulkan kerusakan lingkungan dan efek pada organisme non-target, sehingga diperlukan alternatif nabati dari tanaman lokal. Penelitian ini mengevaluasi kemanjuran pestisida nabati terhadap mortalitas siput dan kerusakan pada padi Sambutan, dengan menggunakan rancangan acak lengkap (7 perlakuan, 3 ulangan): kontrol (P0); ekstrak batang brotowali (P1), daun sembung (P2), daun ketepeng cina (P3) pada konsentrasi 75 g L⁻¹; serta kombinasi (P4–P6) masing-masing pada konsentrasi 37,5 g L⁻¹. Parameter (kematian, persentase rumpun yang diserang, intensitas serangan) dianalisis melalui ANOVA dan uji Duncan (p < 0,05). Semua bahan botani secara signifikan meningkatkan efektivitas kontrol (p < 0,05). P1–P4 mencapai mortalitas 100%, namun P2 unggul dengan persentase rumpun yang terserang terendah (51,85%) dan intensitas serangan terendah (7,78%), melampaui yang lain. Ekstrak daun sembung (75 g L⁻¹) karenanya muncul sebagai pilihan yang unggul dan ramah lingkungan untuk pengendalian siput apel emas di sawah, mendukung pengendalian hama yang berkelanjutan di daerah rawan banjir.