Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Harga terhadap Kepuasan Pelanggan Asus Service Center ITC Surabaya Rosa Noviyanti; Komarun Zaman; Syamsul Arifin
ProBisnis : Jurnal Manajemen Vol. 17 No. 1 (2026): February: Management Science
Publisher : Lembaga Riset, Publikasi dan Konsultasi JONHARIONO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh kualitas pelayanan dan harga terhadap kepuasan pelanggan di ASUS Service Center ITC Surabaya. Metode kuantitatif digunakan dengan survei pada 100 pelanggan menggunakan kuesioner skala Likert. Kualitas pelayanan diukur melalui indikator SERVQUAL (tangibles, reliability, responsiveness, assurance, empathy), harga melalui keterjangkauan dan kesesuaian manfaat, serta kepuasan pelanggan melalui minat berkunjung kembali dan kesediaan merekomendasikan. Analisis regresi linear berganda menunjukkan kualitas pelayanan berpengaruh positif signifikan (β = 0,021, Sig = 0,851), sedangkan harga berpengaruh negatif tidak signifikan (β = -0,019, Sig = 0,866). Secara simultan, keduanya memengaruhi kepuasan pelanggan (R² = 14,8%, F = 8,45, Sig = 0,001). Kualitas pelayanan lebih dominan daripada harga dalam meningkatkan kepuasan. Saran untuk ASUS adalah memperkuat tangibles dan responsiveness untuk meningkatkan loyalitas pelanggan
Pengaruh Green Marketing Dan Sosial Factor Terhadap Repeat Purchase Konsumen Mcdonald Di Kota Surabaya Andre Maulana Rahmadani Saputra; Syamsul Arifin; Komarun Zaman
ProBisnis : Jurnal Manajemen Vol. 17 No. 1 (2026): February: Management Science
Publisher : Lembaga Riset, Publikasi dan Konsultasi JONHARIONO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh green marketing dan social factor terhadap pembelian ulang konsumen di restoran cepat saji McDonald's di Surabaya. Pendekatan kuantitatif dengan metode kausal digunakan untuk menguji hubungan sebab-akibat antara variabel independen, yaitu green marketing dan faktor sosial , terhadap variabel dependen, yaitu pembelian ulang. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang dibagikan kepada pelanggan McDonald's di Surabaya, dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa green marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembelian ulang, karena inisiatif ramah lingkungan seperti kemasan daur ulang dan pengurangan plastik sekali pakai meningkatkan loyalitas konsumen. Faktor sosial juga memiliki pengaruh positif dan signifikan, dengan rekomendasi dari keluarga, teman, dan media sosial mendorong konsumen untuk membeli kembali. Secara simultan, faktor pemasaran hijau dan sosial sama-sama mempengaruhi pembelian ulang secara signifikan. Penelitian ini memberikan wawasan bagi McDonald's untuk memperkuat strategi pemasaran hijau dan memanfaatkan dinamika sosial guna meningkatkan loyalitas pelanggan
Pengaruh Lingkungan Kerja, Stres Kerja dan Beban Kerja Terhadap Turnover Intention Studi Karyawan Di CV. Karya Baru Dea Rachmahdina; Syamsul Arifin; Komarun Zaman
ProBisnis : Jurnal Manajemen Vol. 16 No. 06 (2025): December: Management Science
Publisher : Lembaga Riset, Publikasi dan Konsultasi JONHARIONO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki pengaruh lingkungan kerja, stres akibat pekerjaan, dan beban tugas terhadap keinginan karyawan untuk meninggalkan CV. Karya Baru di Surabaya. Jika dianalisis secara bersamaan, ketiga variabel independen memiliki hubungan yang berarti terhadap niat untuk keluar. Temuan ini menunjukkan bahwa manajemen stres dan beban kerja lebih krusial dibandingkan dengan kondisi lokasi kerja dalam mengurangi niat keluar karyawan, terutama di kalangan kelompok usia muda (18-30 tahun) yang mencakup 58,3% dari sampel. Dari segi teori, penelitian ini memberikan kontribusi pada literatur mengenai manajemen sumber daya manusia, khususnya terkait faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan untuk berpindah kerja. Dalam aplikasi praktis, disarankan bagi perusahaan untuk menerapkan program manajemen stres, penyesuaian beban kerja, serta peningkatan dukungan sosial guna menurunkan tingkat niat untuk keluar dari karyawan.