Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

FORENSIC ACCOUNTING IN FRAUD PREVENTION AND MANAGEMENT: A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Alfiana Wanda Lestari; Sinta Febriani
Jurnal Magister Akuntansi Trisakti Vol. 13 No. 1 (2026): Maret
Publisher : LEMBAGA PENERBIT FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS TRISAKTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jmat.v13i1.23844

Abstract

This study systematically reviews the contribution of forensic accounting to fraud prevention and detection, with a particular focus on its role in strengthening anti-fraud mechanisms in Indonesia. The research adopts a systematic literature review (SLR) approach to analyze 26 journal articles published between 2015 and 2025. The selected studies consist of national journals indexed in SINTA (levels 1–6) and international journals indexed in Emerald Insight, ensuring a balanced integration of local and global perspectives. The findings reveal that forensic accounting plays both reactive and proactive roles in addressing fraud. In its reactive capacity, it supports post-fraud investigation, evidence collection, and litigation processes. Meanwhile, its proactive role is reflected in the utilization of advanced technologies, such as big data analytics, artificial intelligence, and digital forensics, as well as the implementation of forensic audits to enhance early detection and prevention mechanisms. The study also identifies a significant shift from a traditional post-fraud investigative approach toward a more strategic and preventive orientation in organizational anti-fraud frameworks. Theoretically, this study contributes to filling gaps in the Indonesian forensic accounting literature by providing a comprehensive and integrative analysis of existing research. Practically, the findings emphasize the importance of strengthening auditor competence, improving regulatory frameworks, and fostering cross-functional collaboration among organizational units. However, this study is limited to secondary data sources; therefore, future research is recommended to incorporate empirical methods, particularly in high-risk sectors and digital audit practices, to enhance the robustness and applicability of the findings.
PENGARUH LITERASI KEUANGAN, KEBERAGAMAN ORGANISASI, DAN AKUNTANSI MANAJEMEN STRATEGIS TERHADAP PENGEMBANGAN UMKM BERKELANJUTAN DI KULONPROGO DENGAN ORIENTASI GREEN ECONOMY SEBAGAI VARIABEL MODERATING Bambang Jatmiko; Alek Murtin; Titi Laras; Muhammad Zainal Abidin; Fahri Sibua; Sinta Febriani; Jati Kurnia Sandy; Iswaara Sukma Windhyakirana
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 9 (2026): Februari 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional dengan kontribusi lebih dari 60% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan menyerap sekitar 97% tenaga kerja nasional. Namun, secara umum UMKM masih menghadapi persoalan rendahnya literasi keuangan, lemahnya praktik akuntansi manajemen, serta belum optimalnya pengelolaan keberagaman organisasi. Data nasional menunjukkan bahwa lebih dari 70% UMKM belum menyusun laporan keuangan secara memadai, sementara tingkat literasi keuangan pelaku UMKM masih berada di bawah 40%. Pada konteks lokal, UMKM di Kabupaten Kulonprogo juga menghadapi tantangan serupa, ditambah dengan tuntutan penerapan prinsip green economy seiring meningkatnya kesadaran konsumen dan kebijakan pembangunan berkelanjutan daerah. Permasalahan utama penelitian ini adalah belum optimalnya pengembangan UMKM berkelanjutan yang disebabkan oleh rendahnya literasi keuangan, kurangnya pemanfaatan keberagaman organisasi sebagai aset strategis, serta terbatasnya penerapan akuntansi manajemen strategis, khususnya dalam mendukung orientasi green economy. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan, keberagaman organisasi, dan akuntansi manajemen strategis terhadap pengembangan UMKM berkelanjutan di Kulonprogo, dengan orientasi green economy sebagai variabel moderating. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap pelaku UMKM di Kabupaten Kulonprogo. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) untuk menguji pengaruh langsung dan efek moderasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan, keberagaman organisasi, dan akuntansi manajemen strategis berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengembangan UMKM berkelanjutan. Selain itu, orientasi green economy terbukti mampu memperkuat hubungan antara ketiga variabel independen tersebut dengan pengembangan UMKM berkelanjutan. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan literasi keuangan, pengelolaan keberagaman organisasi, serta penerapan akuntansi manajemen strategis yang berorientasi lingkungan sebagai strategi kunci dalam mendorong keberlanjutan UMKM, khususnya di tingkat daerah.
SCALING UP KIRANA BAKERY: PENGARUH STANDARDISASI PRODUKSI TERHADAP EDU-WISATA MELALUI INOVASI PRODUK SEBAGAI VARIABEL INTERVENING DAN KAPASITAS SDM SEBAGAI VARIABEL MODERATING Bambang Jatmiko; Alek Murtin; Titi Laras; Muhammad Zainal Abidin; Fahri Sibua; Sinta Febriani; Jati Kurnia Sandy; Iswaara Sukma Windhyakirana
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 10 (2026): Maret 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan UMKM berbasis edu-wisata merupakan strategi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan pemberdayaan masyarakat. Namun, dalam praktiknya, banyak UMKM masih menghadapi kendala struktural, khususnya terkait standardisasi produksi, inovasi produk, dan kapasitas sumber daya manusia. Kirana Bakery yang berlokasi di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, sebagai UMKM yang diarahkan menjadi bagian dari ekosistem edu-wisata, masih menghadapi berbagai permasalahan. Hasil survei pendahuluan menunjukkan bahwa 61% proses produksi belum menerapkan standardisasi bahan baku secara konsisten, 57% peralatan produksi belum memenuhi standar efisiensi modern, serta 64% responden menyatakan kapasitas produksi belum mampu mengakomodasi lonjakan permintaan pada periode kunjungan edu-wisata. Selain itu, 58% tenaga kerja belum pernah mengikuti pelatihan peningkatan kompetensi secara berkelanjutan, dan hanya 36% produk yang tergolong inovatif dan memiliki nilai edukatif. Kondisi tersebut berdampak pada belum optimalnya peran Kirana Bakery dalam mendukung edu-wisata serta pemberdayaan masyarakat sekitar, yang tercermin dari sekitar 60% masyarakat lokal belum terlibat aktif dalam rantai nilai usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh standardisasi produksi terhadap pengembangan edu-wisata dan pemberdayaan masyarakat melalui inovasi produk sebagai variabel intervening, dengan kapasitas sumber daya manusia sebagai variabel moderating pada Kirana Bakery Sragen. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori, menggunakan metode survei. Populasi penelitian berjumlah 100 responden, yang terdiri atas pemilik dan karyawan Kirana Bakery, masyarakat sekitar, serta pengunjung edu-wisata. Penentuan jumlah sampel dilakukan menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan (e) sebesar 5%, sehingga diperoleh jumlah sampel sebanyak 80 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling, dengan pertimbangan bahwa teknik ini memberikan peluang yang sama bagi setiap anggota populasi untuk terpilih sebagai sampel serta mampu meminimalkan bias penelitian. Analisis data direncanakan menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) untuk menguji pengaruh langsung, peran mediasi inovasi produk, serta efek moderasi kapasitas SDM. Pembahasan penelitian diharapkan menunjukkan bahwa standardisasi produksi berpengaruh signifikan terhadap inovasi produk, yang selanjutnya mendorong penguatan edu-wisata dan pemberdayaan masyarakat. Kapasitas SDM diprediksi memperkuat hubungan tersebut sehingga mempercepat proses scaling up UMKM.Luaran penelitian ini meliputi model pengembangan UMKM berbasis standardisasi dan inovasi, rekomendasi strategis bagi penguatan ekosistem edu-wisata di Sragen, publikasi ilmiah nasional terakreditasi, serta panduan praktis pemberdayaan masyarakat berbasis UMKM.