Ni Nyoman Kurnia Wati
Institut Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Sintesis sistematis tentang superioritas pembelajaran inkuiri dan kontekstual dalam membangun pemahaman konsep sains siswa SD di Indonesia I Komang Edi Santosa; Ni Nyoman Kurnia Wati; Ni Putu Candra Prastya Dewi
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2026): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1204200

Abstract

Pemahaman konsep sains di sekolah dasar merupakan fondasi literasi ilmiah, namun capaian siswa Indonesia masih rendah dengan dominasi metode ceramah yang menghambat konstruksi pengetahuan aktif. Tinjauan sistematis ini bertujuan mensintesis bukti empiris mengenai efektivitas pembelajaran berbasis inkuiri dan Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam meningkatkan pemahaman konsep sains siswa SD di Indonesia. Mengikuti panduan PRISMA 2020, pencarian dilakukan di ERIC, Google Scholar, dan Semantic Scholar (2018–2024). Dari 298 rekaman teridentifikasi, 28 studi empiris memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis menggunakan Mixed Methods Appraisal Tool (MMAT) serta sintesis naratif-tematik. Pembelajaran inkuiri (N-Gain = 0,69) dan CTL (N-Gain = 0,64) secara konsisten lebih efektif daripada metode konvensional. Integrasi keduanya menunjukkan efek sinergis (N-Gain = 0,78). Empat faktor memoderasi implementasi: (1) kesiapan guru dan PCK sains, (2) fleksibilitas Kurikulum Merdeka, (3) adaptasi sumber belajar berbasis kearifan lokal, dan (4) keselarasan asesmen autentik. Bukti empiris masih terfragmentasi secara geografis (dominasi Jawa) dan jenjang (kelas 4–6). Inkuiri dan CTL merupakan strategi efektif untuk pembelajaran sains SD di Indonesia, dengan potensi optimalisasi melalui integrasi dan kontekstualisasi lokal. Diperlukan studi Randomized Controlled Trials (RCT) dan longitudinal untuk memperkuat bukti kausal serta ekspansi penelitian ke kelas awal dan wilayah Indonesia Timur.
Augmented reality untuk pembelajaran bangun ruang: tren, kesenjangan, dan agenda riset masa depan (systematic literature review) I Komang Surantika; Ni Nyoman Kurnia Wati; Ni Nyoman Lisna Handayani
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2026): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1204700

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren dan kesenjangan riset mengenai pemanfaatan Augmented Reality (AR) dalam pembelajaran bangun ruang melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Sebanyak 25 artikel empiris yang terindeks pada basis data bereputasi (Scopus, Web of Science, IEEE Xplore, ERIC) dianalisis menggunakan kerangka PRISMA. Artikel tinjauan sistematis lain hanya digunakan untuk triangulasi latar belakang, bukan sebagai data utama, untuk menghindari duplikasi temuan. Hasil analisis menunjukkan empat tren utama: (1) dominasi penelitian pada konteks pendidikan tinggi dan STEM; (2) fokus pada pengukuran dampak AR terhadap kemampuan spasial dan motivasi belajar; (3) perbandingan efektivitas antara perangkat mobile dan Head-Mounted Display (HMD); serta (4) integrasi AR dengan pendekatan pedagogis inovatif. Di sisi lain, teridentifikasi lima kesenjangan riset kritis, termasuk minimnya studi longitudinal pada jenjang Sekolah Dasar dan keterbatasan penelitian di konteks negara berkembang. Artikel ini merekomendasikan agenda riset masa depan yang berorientasi pada keadilan akses dan validasi pedagogis, khususnya dalam kerangka Kurikulum Merdeka di Indonesia.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN VIDEO ANIMASI BERBANTUAN POWTOON [11] UNTUK MATERI PECAHAN PADA MATA PELAJARAN{2} MATEMATIKA SEKOLAH DASAR Kadek Ari Agustina; L Heny Nirmayani; Ni Nyoman Kurnia Wati
Widyajaya: Jurnal Mahasiswa Prodi PGSD Vol. 5 No. 1 (2025): Widyajaya
Publisher : Widyajaya: Jurnal Mahasiswa Prodi PGSD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan menggunakan video animasi berbantuan Powtoon untuk materi persentase pada matematika kelas V SD N 3 Sukasada, tujuan penelitian ini adalah untuk menciptakan media pembelajaran interaktif yang valid dan bermanfaat. Untuk mengumpulkan informasi mengenai tingkat validitas media pembelajaran, penelitian ini menggunakan angket yang diisi oleh ahli materi, ahli bahasa, dan ahli media. Metode pengembangan 4D (define, design, development, dan disseminate) hanya digunakan pada tahap pengembangan. Objektif, visual, audio, kegunaan, dan manfaat menjadi elemen yang divalidasi dalam pengembangan ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran animasi memperoleh skor 0,81 dari keseluruhan
PENGEMBANGAN MEDIA KOMIK DIGITAL INTERAKTIF IPAS (KODIPAS) BERBASIS KEHIDUPAN MASYARAKAT DI BALI PADA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR I Gusti Ngurah Bagus Arya Atmaja; Made Adi Nugraha Tristaningrat; Ni Nyoman Kurnia Wati
Widyajaya: Jurnal Mahasiswa Prodi PGSD Vol. 5 No. 2 (2025): Widyajaya
Publisher : Widyajaya: Jurnal Mahasiswa Prodi PGSD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan utama dalam pembelajaran IPAS adalah belum tersedia media pembelajaran yang interaktif, seperti komik digital interaktif. Kearifan lokal seperti kehidupan masyarakat di Bali yang ada di sekitar peserta didik belum banyak dimanfaatkan dalam kegiatan pembelajaran. Oleh karena itu, pembuatan media pembelajaran yang menggabungkan kehidupan masyarakat di Bali sangat penting. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan rancang bangun, serta menganalisis validitas dan kepraktisan Komik Digital Interaktif IPAS (KODIPAS) berbasis kehidupan masyarakat di Bali. Penelitian ini dilakukan dengan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang terdiri dari tahapan analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi, namun hanya mencakup sampai tahap implementasi. Subjek penelitian mencakup 2 ahli instrumen, 9 ahli produk, serta 8 guru dan 80 peserta didik kelas IV SD Gugus IV kecamatan Sukasada untuk menguji kepraktisan. Wawancara, dokumentasi, dan angket digunakan untuk mengumpulkan data. Data yang dikumpulkan dihitung menggunakan rumus validitas Aiken dan Mean. Hasil penelitian menunjukkan Komik Digital Interaktif IPAS (KODIPAS) berbasis kehidupan masyarakat di Bali memperoleh validitas sangat tinggi dengan skor ahli materi sebesar 0,99, ahli media sebesar 0,94 dan ahli desain sebesar 0,85. Sedangkan pada tahap uji kepraktisan, penilaian guru memperoleh rata-rata persentase sebesar 95%, sementara penilaian dari peserta didik sebesar 91%, yang keduanya memenuhi standar penilaian yang sangat baik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Komik Digital Interaktif IPAS (KODIPAS) berbasis kehidupan masyarakat di Bali dapat digunakan secara optimal dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar karena tingkat validitas dan kepraktisannya tinggi.