Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kedudukan dan Fungsi Hadis dalam Pembentukan Hukum Islam Kontemporer Jamaluddin; Abustani Ilyas; M.Tasbih
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.3912

Abstract

Penelitian ini mengkaji kedudukan dan fungsi hadis dalam pembentukan hukum Islam kontemporer di tengah perubahan sosial, ekonomi, dan teknologi yang cepat. Penelitian bertujuan: (1) mendeskripsikan secara sistematis kedudukan hadis sebagai sumber normatif kedua setelah Al-Qur’an dalam pembentukan hukum Islam kontemporer, (2) menganalisis fungsi hadis dalam proses istinbāṭ dan ijtihad pada isu-isu hukum modern, serta (3) merumuskan model pemahaman hadis yang menjaga integritas normatif sekaligus responsif terhadap konteks. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan dan desain deskriptif-analitis melalui analisis kitab-kitab hadis utama serta literatur uṣūl fiqh dan studi hadis terkini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis tetap sentral melalui dua dimensi: dimensi epistemologis sebagai legitimasi pengetahuan hukum dan otoritas normatif, serta dimensi aplikatif sebagai perangkat operasional dalam merumuskan hukum atas persoalan baru yang belum dirinci dalam Al-Qur’an. Fungsi hadis dipetakan ke dalam empat peran dominan, yaitu bayān al-tafsīr, bayān al-taqyīd/takhṣīṣ, bayān al-taqrīr, dan tasyri‘. Penelitian juga menemukan bahwa relevansi hadis masa kini ditentukan oleh keseimbangan antara otentisitas (kritik sanad-matan) dan ketepatan konteks (pembacaan sosial-historis) dalam kerangka maqāṣid al-syarī‘ah.