Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perlindungan Hukum Pidana Internasional Terhadap Imigran Ilegal Sebagai Korban Kejahatan Perdagangan Manusia Lintas Negara Rina Iswani; Wevy Efticha Sary
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.6359

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk perlindungan hukum pidana internasional terhadap imigran ilegal yang menjadi korban kejahatan perdagangan manusia lintas negara, mengkaji instrumen hukum internasional yang mengatur pencegahan dan penindakan terhadap kejahatan tersebut, serta menelaah mekanisme perlindungan hukum bagi para korban. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan yuridis normatif, memanfaatkan dokumen hukum internasional, konvensi, peraturan perundang-undangan, literatur hukum, dan jurnal akademik sebagai sumber data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan terhadap imigran ilegal sebagai korban perdagangan manusia telah diatur dalam berbagai instrumen hukum internasional yang menekankan pencegahan, penindakan terhadap pelaku, serta pemulihan dan perlindungan hak korban. Implementasi perlindungan tersebut masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan kerja sama antarnegara, perbedaan sistem hukum, serta lemahnya penegakan hukum terhadap jaringan perdagangan manusia transnasional.
Efektivitas Mahkamah Pidana Internasional Dalam Menangani Kejahatan Terorisme Dan Implikasinya Terhadap Penegakan Hukum Internasional Noval Dwi Satria; Dwi Putri Lestarika; Wevy Efticha Sary
Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 1 No. 3 (2025): April - Juni
Publisher : GLOBAL SCIENTS PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the effectiveness of the International Criminal Court (ICC) in addressing terrorism and its implications for international law enforcement. Based on the 1998 Rome Statute, the ICC has limited jurisdiction as terrorism is not explicitly categorized as an international crime. A normative legal research method with legislative and conceptual approaches was employed to analyze international legal instruments and the ICC’s role. Findings reveal that the ICC can indirectly address terrorism through crimes against humanity, but its effectiveness is hindered by the absence of a universal definition of terrorism, jurisdictional limitations, and insufficient ratification of the Rome Statute. The implications highlight the ICC’s contribution to strengthening international legal norms and fostering global cooperation, though amendments to the Rome Statute are needed to explicitly recognize terrorism as a core crime. The conclusion underscores the necessity of harmonizing terrorism definitions and legal reforms to enhance the ICC’s role in enforcing international law.