Rudy Kurniawan
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Sriwijaya

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Ruang Yakin Cerdas Satu Amal Indonesia sebagai Strategi Pengorganisasian Masyarakat melalui Pendidikan Non-Formal bagi Anak-anak Yatim dan Dhuafa di Kota Palembang Sabrina; Abil Al Husain; Leo Jonada; M. Rifqi Fahjri; Anisa Zalika; Ernia Syah Putri; Devia Tri Wahyuni; Ahmad Zaki Al-Fadhil; Rudy Kurniawan; Muhammad Rifai; Tresno
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5122

Abstract

Pendidikan non-formal memainkan peran penting dalam mengatasi keterbatasan akses dan kualitas pendidikan di kalangan masyarakat perkotaan. Program Ruang Yakin Cerdas (RYC) muncul sebagai intervensi sosial berbasis komunitas yang menggabungkan pendidikan dengan pengorganisasian masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran RYC sebagai strategi pengorganisasian masyarakat melalui pendidikan non-formal di Kota Palembang. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RYC mengalami perkembangan dari gerakan sosial yang spontan menjadi lembaga komunitas yang terstruktur. Pola interaksi dialogis dan partisipatif antara relawan dan anak didik berhasil membangun ikatan emosional serta meningkatkan semangat belajar. Selain itu, RYC memperkuat modal sosial melalui pembentukan kepercayaan, solidaritas, dan keterlibatan bersama masyarakat. Program ini juga memberdayakan anak-anak dengan mengembangkan aspek kognitif, afektif, dan sosial. Oleh karena itu, RYC tidak hanya berfungsi sebagai wadah pendidikan, tetapi juga sebagai strategi efektif untuk memperkokoh struktur sosial dan mendorong perubahan sosial berbasis komunitas.
Peran Stakeholder Dalam Menciptakan Lingkungan Kampus Bersih Maulia Apriani; Naila Aisawa Nuriski; Sharen Sakira; Septiana Rahmadani; Fatur Aryatama; Muhammad Adri; Rudy Kurniawan; Ilal Ilham; Kurnia Asni Sari
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5763

Abstract

Salah satu faktor penting dalam menciptakan lingkungan akademik yang nyaman, sehat, dan mendukung pembelajaran adalah kebersihan kampus. Dalam kajian ini, stakeholder disebut sebagai pihak-pihak yang memiliki kepentingan dan peran yang berbeda dalam upaya menjaga kebersihan kampus. Pengelola bukan satu-satunya pihak yang bertanggung jawab untuk melakukannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari peran stakeholder dari sudut pandang sosiologi dalam menciptakan lingkungan kampus yang bersih. Penelitian ini menekankan pola interaksi, jenis partisipasi, dan dinamika kerja sama antara aktor-aktor yang terlibat, termasuk mahasiswa, tenaga kependidikan, petugas kebersihan, dan pihak manajemen kampus. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan kualitatif yang dirancang sebagai studi lapangan. Untuk mengidentifikasi peran dan kontribusi masing-masing pihak, teknik pengumpulan data termasuk observasi langsung kondisi lingkungan kampus, wawancara dengan stakeholder terkait dalam format semi-terstruktur, dan dokumentasi kegiatan yang berkaitan dengan program kebersihan dan pengelolaan lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat partisipasi aktif dan tingkat komunikasi antar stakeholder sangat dipengaruhi oleh keberhasilan dalam membuat lingkungan kampus bersih. Kolaborasi yang baik antara kampus dan siswa dapat mendorong kesadaran bersama tentang pentingnya menjaga kebersihan. Namun, program kebersihan masih mengalami masalah seperti perbedaan tingkat kepedulian, keterbatasan fasilitas, dan kurangnya koordinasi. Menurut penelitian ini, meningkatkan kerja sama dan pendekatan komunikasi yang inklusif adalah kunci untuk menciptakan lingkungan kampus yang bersih dan berkelanjutan.  
Fungsi Ruang Terbuka Hijau Jakabaring Bagi Kehidupan Sosial Masyarakat Kota Palembang M. Taufiqurrahman Akbar; Farel Edyan Putri; Marissabeth Panjaitan; Maureen Anastasya Silangit; Rudy Kurniawan; Suci Wahyu Fajriani; Lisya Septiani Putri
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.6188

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fungsi ruang terbuka hijau Jakabaring bagi kehidupan sosial masyarakat kota Palembang. Jakabaring sebagai salah satu kawasan ruang terbuka hijau strategis di Kota Palembang memiliki peranan penting dalam kehidupan masyarakat baik dari aspek sosial, ekonomi, maupun lingkungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Informan penelitian meliputi pengunjung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jakabaring telah menjadi ruang multifungsi yang dimanfaatkan untuk aktivitas olahraga, rekreasi, berkumpul, dan aktivitas ekonomi kecil. Dari aspek sosial, Jakabaring berfungsi sebagai ruang interaksi sosial, tempat bertemu, dan mempererat hubungan antar warga. Masyarakat merasakan manfaat lingkungan berupa udara yang lebih sejuk, ruang hijau yang nyaman, serta peningkatan kualitas lingkungan sekitar. Namun demikian, terdapat beberapa tantangan terkait keberlanjutan kawasan seperti perawatan fasilitas, perubahan fungsi lahan, dan kebutuhan peningkatan aksesibilitas. Penelitian ini memberikan rekomendasi strategis bagi pengambil kebijakan dalam pengembangan dan pengelolaan ruang terbuka hijau Jakabaring ke depan.