Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN LITERASI KEUANGAN DAN PENGELOLAAN KEUANGAN PRIBADI DALAM MENGURANGI DAMPAK FOMO DAN LIFESTYLE KONSUMTIF TERHADAP MINAT PINJAMAN ONLINE PADA GENERASI MUDA Apip Alansori; Kadek Widani; Elsa Fitriandini; Hajir Warda Juliarti; Rafa Azizah Utomo; Aldino Dwi Saputra
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.57024

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong munculnya berbagai layanan keuangan berbasis teknologi seperti pinjaman online yang memberikan kemudahan akses bagi masyarakat. Namun, kemudahan tersebut juga dapat menimbulkan risiko apabila tidak diimbangi dengan pemahaman literasi keuangan yang memadai, khususnya pada generasi muda yang rentan terpengaruh fenomena fear of missing out (FOMO) dan gaya hidup konsumtif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai literasi keuangan dan pengelolaan keuangan pribadi guna mengurangi dampak perilaku konsumtif serta meminimalkan minat penggunaan pinjaman online. Kegiatan dilaksanakan di SMA Negeri 1 Tulang Bawang Tengah dengan melibatkan 34 siswa sebagai peserta. Metode yang digunakan adalah pendidikan masyarakat melalui penyuluhan dengan pendekatan edukatif dan partisipatif yang meliputi tahap persiapan, pretest, penyampaian materi, diskusi dan tanya jawab, serta posttest sebagai evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa yang ditunjukkan oleh kenaikan nilai rata-rata dari 78,88 pada pretest menjadi 88,06 pada posttest dengan peningkatan sebesar 9,18 poin. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa edukasi literasi keuangan mampu membantu siswa memahami pentingnya pengelolaan keuangan secara bijak, membedakan antara kebutuhan dan keinginan, serta lebih berhati-hati dalam menggunakan layanan pinjaman online.
KONTRIBUSI FINANCIAL TECHNOLOGY PEER-TO-PEER LENDING SEBAGAI PERMODALAN DIGITAL UNTUK MEMBANTU PEMBIAYAAN PETANI DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS USAHA TANI Jhon Eferedy; Apip Alansori; Kadek Widani; Dicky Fardiansyah Nugroho; Neshwa Eka Ramadona
Jurnal Ilmiah Akuntansi Rahmaniyah Vol 9 No 2 (2026): Junal Ilmiah Akuntansi Rahmaniyah Vol. 9 No. 2 Juni 2026
Publisher : Institut Rahmaniyah Sekayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51877/jiar.v9i2.495

Abstract

This study examines the role of Fintech peer-to-peer (P2P) lending as an alternative source of digital financing for farmers facing agricultural funding challenges due to declining productivity, particularly in West Lampung Regency affected by the El NiƱo phenomenon. A qualitative descriptive approach was employed through literature and document analysis, supported by primary data collected from direct interviews with local farmers. The data were obtained from scientific publications, official documents, and interview results, then analyzed using a narrative approach. The findings indicate that limited access to conventional financial institutions makes it difficult for farmers to secure capital after crop failure. Fintech P2P lending offers a faster, more flexible, and collateral-free financing option; however, its adoption remains limited because of low digital literacy and concerns about data security. The study is limited by the small number of participants, which may not fully represent farmers across Lampung. It contributes to the fields of digital agriculture, financial inclusion, and agricultural technology while providing insights for local governments, OJK, and Fintech providers in developing farmer education programs. Its novelty lies in linking climate change impacts with technology-based digital financing in a local agricultural context.