Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

COMMUNITY EMPOWERMENT THROUGH VALUE-ADDED PALM WASTE MUSHROOM ENTREPRENEURSHIP Isti Widiharjanti; Mega Sukma; Iqrima Rofa Tazkiyah; Resma Gustiana Andeska; M. Rangga Putra Kelana; Rila Aprylya
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.57119

Abstract

Stunting masih menjadi tantangan gizi yang serius di wilayah pedesaan, termasuk di Desa Irat, Kabupaten Bangka Selatan, yang disebabkan oleh rendahnya asupan protein rumah tangga serta terbatasnya pemanfaatan sumber pangan lokal bergizi. Kondisi ini menunjukkan pentingnya intervensi berbasis masyarakat yang tidak hanya meningkatkan pengetahuan gizi, tetapi juga mendorong inovasi pangan lokal yang berkelanjutan. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi gizi ibu serta mengembangkan keterampilan dalam mengolah jamur sawit kukur (jamur tiram yang dibudidayakan pada limbah sawit) sebagai sumber protein alternatif sekaligus mendukung kewirausahaan rumah tangga. Program ini menggunakan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) dengan melibatkan 20 ibu melalui kegiatan edukasi gizi, penyuluhan stunting, serta pelatihan praktik pengolahan pangan berbasis jamur. Peserta mengikuti dua sesi edukasi dan satu lokakarya praktik, dengan menghasilkan berbagai produk seperti jamur crispy, keripik jamur, dan kemplang jamur. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman terkait gizi keluarga, pencegahan stunting, serta pemanfaatan pangan lokal. Keterampilan peserta dalam mengolah produk jamur yang aman dan bernilai tambah juga meningkat. Selain itu, beberapa peserta menyatakan minat untuk memulai usaha rumahan. Secara keseluruhan, program ini berkontribusi dalam memperkuat ketahanan pangan rumah tangga, mengoptimalkan potensi lokal, dan mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga melalui Pelatihan Pembuatan Moci Madu Kelulut di Desa Lubuk Lingkuk Diana Pramesti; Isti Widiharjanti; Alfan Aska Ramadhoni; Asoka Rahmania; Riyana Riyana; Vitara Vitara; Puja Deliya; Debi Melisa; Rizky Dilla Sari; Muhammad Fikri Alghozali; Rinaldi Rinaldi; Serli Asti; M. Rangga Putra Kelana; Maya Fransiska
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 4 (2026): Abdira
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i4.2418

Abstract

This community service activity aimed to enhance the knowledge and skills of housewives in Lubuk Lingkuk Village regarding the utilization of *kelulut* (stingless bee) honey to create economically valuable food products. The activity employed a participatory empowerment approach, comprising stages of needs identification, preparation, outreach, training, hands-on practice, and evaluation. Fifteen housewives participated in the training, which utilized demonstration and "learning-by-doing" methods to cover *kelulut* honey mochi production, packaging, production cost calculation, pricing, and marketing. The results demonstrated that participants were able to independently execute the entire process, from mochi production to packaging. Evaluation revealed an 83% increase in participants' knowledge, based on pre-test and post-test results. This initiative provided participants with the knowledge, skills, and motivation to transform *kelulut* honey into value-added processed products. The training holds the potential to boost the productivity of housewives, create home-based business opportunities, and foster family economic self-reliance based on local resources.