Figiati Indra Dewi
Universitas Kuningan

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGGUNAAN MODEL SINEKTIK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MAHASISWA DALAM MENULIS PUISI Sun Suntini; Figiati Indra Dewi
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 16 No 2 (2020)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/92czj416

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, fokus dari penelitian ini adalah penggunaan model pembelajaran sinektik untuk meningkatkan kemampuan menulis mahasiswa PBSI tingkat II tahun ajaran 2018/2019. Tujuan dari penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menulis puisi dengan memperhatikan pilihan kata yang tepat, pencitraan, pemadatan bahasa, kata konkret, tema, dan amanat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Kelas. Objek penelitian mahasiswa PBSI tingkat II tahun ajaran 2018/2019 dengan jumlah 58 orang. Hasil peneltian 1). Menyusun RPS dengan langkah-langkah sebagai berikut 1) menggunakan teknik tanya jawab anatara mahasiswa dan peneliti/dosen mengenai tema yang sudah ditentukan oleh dosen yaitu “wanita karier”(2) menggunakan teknik analogi langsung mahasiswa menganalogikan wanita karier dengan benda, hewan, kata sifat ada kata positif dan ada kata negatif. Mahasiswa harus mengumpulkan kata-kata tersebut sebanyak-banyaknya untuk dirangkai menjadi sebuah puisi .(3) masing-masing mahasiswa disuruh menulis puisi dengan tema wanita karier. (4) menggunakan kriteria penilaian untuk mengukur kemampuan siswa dalam menulis puisi. Tindakan-tindakan tersebut termuat dalam Rancangan Pembelajaran Semester (RPS).2). Proses pelaksanaan pembelajaran menulis puisi, pada awalanya dosen/peneliti melakukan tanya jawab dengan mahasiswa tentang puisi kemudian dosen memberikan tema (wanita karier), para mahasiswa disuruh menulis sebanyak-banyaknya kata-kata yang menganalogikan wanita karier misalnya analogi dengan kata sifat. Analogi dengan binatang. Analogi dengan benda. Kata –kata yang dikumpulkan ada yang negatif ada yang maknanya positif. Selanjutnya setiap mahasiswa harus menulis puisi dengan kata-kata yang sudah ditulis sebelumnya.3). Hasil pembelajaran yang dicapai dapat dilihat pada pencapaian sebagai berikut. Pada siklus I, mahasiswa yang memperoleh nilai di atas 80 hanya ada lima orang dengan nilai rata-rata seluruh mahasiswa 73. Sedangkan pada siklus II siswa yang memperoleh nilai di atas 80 sebanyak 42 orang dengan nilai rata-rata seluruh siswa 83. Ini membuktikan bahwa model sinektik yang digunakan oleh peneliti efektif untuk meningkatkan pembelajaran menulis puisi pada mahasiswa PBSI tingkat II tahun ajaran 2018/2019 Universitas Kuningan.
PRINSIP KERJA SAMA DALAM DIALOG LENONG BETAWI “ANAK DURHAKA” Figiati Indra Dewi; Dioka Muhammad Akbar; Sun Suntini
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 16 No 2 (2020)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/11n86k67

Abstract

Sandiwara lenong yang bersifat humor diduga memiliki beberapa jenis prinsip kerja sama yang terdapat di dalam dialognya. Dialog lenong yang dilakukan tanpa naskah dan memaksimalkan improvisasi antarpemeran menyebabkan terjadinya humor spontan. Maka dari itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menemukan jenis-jenis maksim kesantunan yang terdapat dalam dialog lenong Betawi. Judul lenong yang diteliti dalam penelitian ini adalah “Anak Durhaka” yang dipentaskan oleh grup Sanggar Surya Kencana. Data penelitian ini diperoleh dari pertunjukan lenong yang diadakan oleh Lembaga Budaya Betawi di Jurang Mangu Timur, Tangerang Selatan. Penelitian kualitatif ini menggunakan metode analisis isi dengan kriteria analisis didasarkan pada teori prinsip kerja sama yang dikemukakan oleh Grice. Analisis dan interpretasi data dalam penelitian ini menunjukkan bahwa dalam dialog leonog “Anak Durhaka” terdapat maksim kesantunan. Hasil dari kajian tersebut menunjukkan bahwa pelanggaran maksim memiliki jumlah temuan terbanyak. Hal itu mengindikasikan bahwa dalam dialog lenong terdapat banyak pelanggaran maksim sehingga memunculkan percakapan humor.
Leksikon Flora Dan Fauna Dalam Kakawihan Permainan Tradisional Sunda: Kajian Ekolinguistik Figiati Indra Dewi; Dioka Muhammad Akbar; Eri Sarimanah
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 20 No 2 (2024)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/5t92h324

Abstract

ABSTRAK: Kakawihan permainan tradisional Sunda adalah lagu pengiring ketika sebuah permainan dilakukan. Dalam setiap lirik kakawihan banyak ditemukan leksem hewan dan tumbuhan sebagai gambaran kedekatan antara manusia dengan alam. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk dan kategori leksikon flora dan fauna yang terdapat dalam lirik kakawihan permainan tradisional Sunda. Untuk mengkaji penelitian ini, pengumpulan data dilakukan dengan metode simak dan catat. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan metode deksriptif kualitatif menggunakan teori ekolinguistik. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan, disimpulkan bahwa korpus leksikon flora yang terdapat dalam 22 kakawihan permainan tradisional Sunda ditemukan sebanyak 12 jenis flora. Leksikon fauna yang terdapat dalam kumpulan kakawihan permainan tersebut ditemukan sebanyak 18 jenis fauna. Bentuk leksikonnya terdiri atas (1) bentuk tunggal seperti “oray” yang berarti ular, dan (2) bentuk kompleks seperti “seureuh leuweung” yang berarti sirih hutan. Kategori leksikon dari hasil kajian ini, yaitu nomina dan frasa nomina. Hasil temuan leksikon flora dan fauna tersebut sekaligus menjadi ciri khas wilayah tempat tinggal suku Sunda yang mayoritas bermukim di daerah pegunungan dan identik dengan ekosistem pegunungan, persawahan, sungai, dan sedikit ekosistem pantai. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi secara teoretis dan praktis untuk bidang linguistik, serta menjadi upaya pelestarian alam dan pendokumentasian budaya.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS EKSPOSISI BERBANTU MULTIPLE INTELLIGENCES MODEL PJBL DI KELAS X-1 SMA NEGERI 1 CIGUGUR Susi Susilawati Hanifah; Ida Hamidah; Figiati Indra Dewi
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 21 No 2 (2025)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/fon.v21i2.488

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya suatu kendala yang dihadapi siswa kelas X-1 SMA Negeri Cigugur terkait menulis teks eksposisi. Oleh karena itu, peneliti mencoba berbantu Multiple Intelligences dengan model pembelajaran Project Based Learning untuk peningkatan kemampuan menulis teks eksposisi. Rumusan masalah dalam penelitian adalah 1) Bagaimana perencanaan pembelajaran teks eksposisi berbantu Multilple Intelligences dengan model pembelajaran Project Based Learning (PSjBL) di kelas X-1 SMA Negeri 1 Cigugur? 2) Bagaimana pelaksanaan pembelajaran teks eksposisi berbantu Multilple Intelligences dengan model pembelajaran Project Based Learning di kelas X-1 SMA Negeri 1 Cigugur? 3) Bagaimana hasil pembelajaran teks eksposisi berbantu Multilple Intelligences dengan model pembelajaran Project Based Learning di kelas X-1 SMA Negeri 1 Cigugur? Metode Penelitian yang digunakan adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Teknik Penelitian yang digunakan adalah angket, observasi dan tes. Kesimpulan berdasarkan hasil penilaian perencanaan pelaksanaan siklus 1 diperoleh 95,6 % dan siklus 2 diperoleh 96,7 %. Berdasarkan hasil penilaian pelaksanaan pembelajaran siklus 1 diperoleh 85,9 % dan siklus 2 diperoleh 89 %. Berdasarkan hasil menulis teks eksposisi berbantu Multiple Intelligences dengan model pembelajaran Project Based Learning pada siklus 1 diperoleh nilai rata-rata 80,9, sedangkan pada siklus 2 diperoleh nilai rata-rata 87,4. Hal ini terbukti bahwa kemampuan menulis tek eksposisi berbantu Multiple Intelligences dengan model pembelajaran Project Based Learning dapat meningkatan hasil belajar siswa.