Mauliyanda Sam Dg Ngai
Universitas Negeri Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Kelompok Belajar Dalam Meningkatkan Pemahaman Budaya Di Museum Karaeng Pattingalloang Mauliyanda Sam Dg Ngai; Supriadi Torro
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 13, Nomor 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i1.82571

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Implementasi Kelompok Belajar dalam Meningkatkan Pemahaman Budaya Di Museum Karaeng Pattingalloang dan 2) Faktor pendorong dan penghambat Implementasi Kelompok Belajar dalam Meningkatkan Pemahaman Budaya Di Museum Karaeng Pattingalloang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Jumlah informan dalam penelitian ini sebanyak 18 orang yang ditentukan dengan kriteria informan yaitu: 1) Siswa kelas XII UPT SMA Negeri 16 Makassar, 2) Siswa yang terlibat dalam Kelompok Belajar Di Museum Karaeng Pattingalloang, 3) Siswa yang aktif dalam proses belajar khususnya pembelajaran sejarah dan budaya, 4) Guru pendamping atau staff yang terlibat langsung dalam kegiatan pembelajaran di Museum Karaeng Pattingalloang. Teknik pengumpulan data yakni observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan Triangulasi sumber. Analisis data yaitu kondensasi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan dan verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Implementasi kelompok belajar dalam kegiatan belajar bersama di Museum Karaeng Pattingalloang dapat dilihat melalui empat bentuk utama, yaitu; a) kolaborasi siswa, b) diskusi kelompok, c) berbagi temuan, dan d) refleksi hasil belajar 2) Faktor pendorong dan penghambat dalam pelaksanaan kelompok belajar di Museum Karaeng Pattingalloang dapat dilihat dari beberapa aspek, yaitu; a) sarana fisik dan koleksi museum yang relevan, b) dukungan institusional, c) fasilitas museum yang kurang mendukung pembelajaran, dan d) pemandu museum yang terbatas.
Resisting Racism Through Feminist and Pragmatics Theory: An Exploration of Minority Nurses' Experience in Makassar Nur Fitriani; Mauliyanda Sam Dg Ngai; Sri Maulidya Bakri; Nur Aqila Athifa; Arini Junaeny
Interference: Journal of Language, Literature, and Linguistics Vol 6, No 2 (2025): INTERFERENCE
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/interference.v6i2.85456

Abstract

Abstract. This study explores the experiences of minority nurses in Makassar City who face racism in the workplace, using feminism and pragmatics theories. The high incidence of racism negatively impacts the psychological and professional well-being of minority nurses. This study aimed to understand minority nurses' responses and strategies to racism and identify expected support from hospital management. A qualitative method with purposive sampling was used to select informants, with data collected through in-depth interviews and participant observation. The results show that minority nurses face various forms of racism, such as prejudice, stereotyping, discrimination, and segregation. Based on the analysis from a feminist perspective, most of the key informants said there was no significant difference in the division of tasks between male and female nurses. Other informants stated that there were prominent differences in the division of tasks between nurses based on gender. Positively, results showed that informants were professional and calm in the face of racism, using strategies such as sharing stories with coworkers, pursuing hobbies, and exercising to reduce pressure. Informants expected strict sanctions for perpetrators of racism and anti-racism training for the new workforce. In conclusion, institutional support and clear policies are needed to protect the rights of minority nurses and address racism in the workplace. Keywords: Nurse, Minority, Racism, Feminism,   Pragmatics