Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Implementasi Kelompok Belajar dalam Meningkatkan Pemahaman Budaya Di Museum Karaeng Pattingalloang dan 2) Faktor pendorong dan penghambat Implementasi Kelompok Belajar dalam Meningkatkan Pemahaman Budaya Di Museum Karaeng Pattingalloang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Jumlah informan dalam penelitian ini sebanyak 18 orang yang ditentukan dengan kriteria informan yaitu: 1) Siswa kelas XII UPT SMA Negeri 16 Makassar, 2) Siswa yang terlibat dalam Kelompok Belajar Di Museum Karaeng Pattingalloang, 3) Siswa yang aktif dalam proses belajar khususnya pembelajaran sejarah dan budaya, 4) Guru pendamping atau staff yang terlibat langsung dalam kegiatan pembelajaran di Museum Karaeng Pattingalloang. Teknik pengumpulan data yakni observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan Triangulasi sumber. Analisis data yaitu kondensasi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan dan verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Implementasi kelompok belajar dalam kegiatan belajar bersama di Museum Karaeng Pattingalloang dapat dilihat melalui empat bentuk utama, yaitu; a) kolaborasi siswa, b) diskusi kelompok, c) berbagi temuan, dan d) refleksi hasil belajar 2) Faktor pendorong dan penghambat dalam pelaksanaan kelompok belajar di Museum Karaeng Pattingalloang dapat dilihat dari beberapa aspek, yaitu; a) sarana fisik dan koleksi museum yang relevan, b) dukungan institusional, c) fasilitas museum yang kurang mendukung pembelajaran, dan d) pemandu museum yang terbatas.
Copyrights © 2026