Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Public Image and Private Life of Ai Hoshino in Oshi no Ko: A Dramaturgical Analysis Faishal Seananda; Parastuti Parastuti; Rusmiyati Rusmiyati; Didik Nurhadi
Chi e Journal of Japanese Learning and Teaching Vol. 14 No. 1 (2026): March 2026
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/chie.v14i1.41570

Abstract

The idol phenomenon is a prominent aspect of modern popular culture, in which individuals are expected to present an idealized image that conforms to social expectations. In this context, impression management plays a central role in shaping an idol’s public identity. This phenomenon is also represented in popular media, including the anime Oshi no Ko. This study examines the construction of public image and private life in the character Ai Hoshino through her performances in the front stage and backstage. Using a qualitative descriptive approach and non-participant observation, the data were collected from dialogues, monologues, and relevant scenes in the anime. The analysis draws on Erving Goffman’s dramaturgical theory, particularly the concepts of performance, front stage, and backstage. The findings show that the boundary between public image and private life is not simply blurred but actively constructed through complex social mechanisms. Through face-work, sign vehicles, and team performance, Ai Hoshino consistently maintains her public image as an idol. Overall, Oshi no Ko represents dramaturgical practices in Japanese idol culture through the deliberate construction and management of image.
PELATIHAN PENGGUNAAN AIZUCHI DALAM KAIWA BAHASA JEPANG BAGI SISWA SMK ANTARTIKA 2 SIDOARJO Roni Roni; Ina Ika Pratita; Joko Prasetyo; Parastuti Parastuti; Miftachul Amri
ABISATYA : Journal of Community Engagement Vol. 3 No. 2 (2025): ABISATYA: Journal of Community Engagement
Publisher : Center for Community Service and Science and Technology Marketing - The Institute for Research and Community Service Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/abisatya.v3i2.44509

Abstract

This community service program aimed to enhance the Japanese conversation skills of students at SMK Antartika 2 Sidoarjo (Antartika 2 Vocational School in Sidoarjo) by providing training in the use of aizuchi in kaiwa (conversation). The training was conducted in a workshop format involving material presentation, conversation demonstrations, group practice, and student presentations. Evaluation results showed a significant improvement in students’ understanding of aizuchi, from 25% before the training to 100% after. Moreover, students expressed high enthusiasm to participate in similar activities in the future. The applied training model was found to be engaging and well-suited to the students’ learning styles. This activity is expected to serve as a starting point in fostering students’ interest in learning Japanese language and culture.
Hubungan Majas Perbandingan dan Citraan dalam Album Hajimete no EP Yoasobi oleh Ayase: Kajian Stilistika Erika Selphie Damayanti; Ina Ika Pratita; Miftachul Amri; Djodjok Soepardjo; Parastuti Parastuti
Mezurashii: Journal of Japanese Studies Vol. 7 No. 1 (2025): APRIL
Publisher : Japanese Department Faculty of Cultural Science Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/mezurashii.v7i1.12156

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hubungan antara majas perbandingan dengan citraan dalam album Hajimete no EP karya Yoasobi. Metode yang digunakan adalah kualitatif-deskriptif non-interaktif dengan teknik simak-catat dan studi pustaka. Instrumen yang digunakan adalah alat perekam berupa aplikasi atau platform streaming music online dan alat tulis. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data Miles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teori stilistika yang digunakan adalah teori Nurgiyantoro (2022) tentang hubungan antara majas perbandingan dan citraan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 11 data dan 5 hubungan yang ditemukan. 3 data dari lagu Seventeen, 5 data dari lagu Umi no Manimani, dan 3 data dari lagu Mister. Hubungan yang ditemukan bertujuan untuk mengkonkretkan sesuatu yang abstrak; untuk menghidupkan penuturan agar mudah dipahami; untuk memperindah penuturan agar lebih mengesankan; penggunaan majas perbandingan dapat memperkuat citraan; dan penggunaan majas perbandingan dan citraan dapat menekankan dan mengintensifkan penuturan. Hubungan antara majas perbandingan dan citraan yang paling banyak ditemukan adalah antara majas perbandingan simile, personifikasi dengan citraan visual. Keduanya berfungsi untuk menegaskan perasaan, memudahkan pemahaman, dan efek estetika.