Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan Sumber Daya Lokal Melalui Budidaya Padi di Desa Setia Jaya, Kec. Teriak Kab. Bengkayang Kalimantan Barat Sri Wahyuni; Kingkin Puput Kinanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 1 No. 5 (2024): Juni
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v1i5.1595

Abstract

Desa sebagai wilayah yang bertumpu pada potensi lokal khususnya ekonomi pertanian di tengah pertumbuhan industri global ternyata posisi nya lemah. Ada semacam dilema, karena kemiskinan dan pengetahuan menyebabkan pemanfaatan sumber daya alam terlalu rendah batasnya untuk bertahan hidup, tetapi di sisi lain, banyak kekuatan sember yang tampak secara optimal, belum sepenuhnya berkembang seperti matahari. ; air, angin, tanaman, ikan, ternak dan sumber daya manusia. Manfaat yang dapat diperoleh dari usaha pertanian adalah melestarikan sumber daya alam, melestarikan teknologi lokal dan meningkatkan pendapatan petani dan masyarakat sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mengimplementasikan strategi penguatan sumber daya lokal melalui budidaya padi di Desa Setia Jaya, Kecamatan Teriak, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. Desa Setia Jaya memiliki potensi pertanian yang signifikan terutama pada budidaya tanaman padi, namun tantangan dalam teknik budidaya dan manajemen sumber daya sering kali menghambat produktivitas optimal. Melalui pendekatan pengabdian masyarakat, penelitian ini melibatkan partisipasi aktif dari petani lokal untuk mengidentifikasi kendala utama dan merumuskan solusi praktis yang berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan meliputi observasi lapangan, wawancara mendalam, dan diskusi kelompok terfokus dengan para petani. Peneliti juga menerapkan program pelatihan dan pendampingan teknis dalam budidaya padi, yang mencakup pengelolaan lahan,pemilihan bibit tanamyang baik dan berkualitas serta praktik pemupukan yang ramah lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan penguatan kapasitas petani melalui pelatihan dan pendampingan, produktivitas padi meningkat secara signifikan. Selain itu, terjadi peningkatan dalam pengetahuan dan keterampilan petani mengenai teknik budidaya yang lebih efisien dan berkelanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan sumber daya lokal melalui budidaya padi tidak hanya meningkatkan produktivitas pertanian tetapi juga memperkuat ketahanan ekonomi dan sosial masyarakat Desa Setia Jaya. Rekomendasi dari penelitian ini mencakup perlunya dukungan berkelanjutan dari pemerintah dan lembaga terkait untuk memastikan keberlanjutan program dan pengembangan lebih lanjut dari potensi pertanian lokal.
Enhancing Children’s Creative Literacy through Fairy-Tale Development and Augmented Reality at Rumah Baca Riang Education Zahro Rokhmawati; Mahimma Romadhona; Kingkin Puput Kinanti; Chiquita Dewi Nada Nisrina; Ubaidillah Nail Razzan; Ilham Bambang Maulana
GUYUB: Journal of Community Engagement Vol 7, No 3 (2026): September
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/guyub.v7i3.17190

Abstract

Children’s creative literacy involves not only the ability to read but also the ability to generate and develop ideas into structured written stories. Initial conditions at Rumah Baca Riang Education, Bangil, Pasuruan, indicated that among the 30 children involved, 20 children (66.7%) had never written a story before the program, while 21 children (70%) were not yet able to develop a story plot. In addition, the use of interactive digital technology, particularly Augmented Reality (AR), had not yet been incorporated into literacy activities at the reading house. These conditions indicated the need to strengthen children’s creative literacy through activities that enabled them to produce their own stories while becoming familiar with emerging literacy technologies. This community service program aimed to develop children’s abilities to generate story ideas, develop characters and plots, compose structured fairy tales, and explore the use of AR as a supporting literacy medium. The program employed a Participatory Action Research (PAR) approach through collaborative problem identification with the partner, planning, action through training and practice, observation and evaluation, and reflection. The training, conducted on July 2, 2026, was attended by 30 children and included activities related to the Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, fairy-tale development, writing practice, and an introduction to AR technology. Following mentoring and selection of the children’s works, seven stories were further developed, with one story integrated with AR technology using Artivive. The results indicated children’s active involvement in generating and developing their own stories and gaining direct experience in using AR as part of creative literacy activities. The program provided a contextual literacy experience that connected writing skills, creativity, cultural literacy, and technology use.