Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi dan Tantangan dalam Bisnis Jasa Antar-Jemput: Studi Kasus pada Mahasiswa UNNES Alfi Syahwa Nur Prabowo; Eva Arista Febriyani; Mirza Musyaffa; Wachid Iqbal Al-Rasyid; Nina Farliana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 2 No. 4 (2025): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v2i4.4183

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat strategi yang dilakukan mahasiswa UNNES dalam meningkatkan pendapatan melalui bisnis antar-jemput. Bisnis ini semakin diminati karena fleksibel dan mudah dijalankan sambil kuliah. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif, menggunakan kuesioner untuk melihat motivasi dan dampak bisnis ini terhadap keuangan mahasiswa. Hasilnya menunjukkan bahwa kebanyakan mahasiswa memilih bisnis ini karena bisa menambah penghasilan tanpa mengganggu waktu kuliah. Kendaraan bermotor dipilih karena biayanya lebih murah dan lebih lincah untuk menghadapi kemacetan. Tantangan yang paling banyak dihadapi adalah persaingan dengan mahasiswa lain dan kesulitan mengatur waktu antara kuliah dan bisnis. Secara keseluruhan, bisnis ini cukup membantu keuangan mahasiswa tanpa mengganggu nilai akademis mereka secara signifikan.
A BSF Larvae-Based Food Waste Management: A Student-Led Innovation for Wonorejo Village in East Java Salis Ati Diana; Inaya Sari Melati; Mirza Musyaffa; Atika Fitri; Salsabila Putri Andani
DEVOTIONIS Volume 2, Issue 2, July 2025
Publisher : CV. TOTUS TUUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59397/dvs.v2i2.106

Abstract

This community service activity was carried out to address the issue of household organic waste accumulation in Wonorejo Village by introducing a sustainable and environmentally friendly solution: the cultivation of Black Soldier Fly (BSF) larvae, commonly known as maggots. The main objective was to educate and empower local residents, particularly women involved in kitchen waste management, through a socialization and training program that promotes maggot-based waste processing. The method of implementation involved direct presentations using PowerPoint slides, followed by discussions, a question-and-answer session, and the distribution of a structured questionnaire to evaluate participants' understanding and motivation. The results indicated a high level of cognitive comprehension among participants regarding the role of maggots in decomposing organic waste and mitigating its environmental impact. Participants also showed a strong sense of responsibility toward environmental protection and a willingness to share their new knowledge. However, motivation to begin maggot cultivation was only moderate, highlighting the need for further technical training and support. The activity demonstrated the potential for maggot farming to reduce food waste by up to 60%, lower methane emissions, and offer additional income opportunities. Nevertheless, cultural stigma and inconsistent waste segregation remain challenges. This initiative revealed that, with proper education and local engagement, sustainable waste management practices can be effectively introduced in rural communities