Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN METODE SERVICE LEARNING DALAM PRAKTIK MICROTEACHING MAHASISWA UNIVERSITAS SAINS AL-QUR’AN WONOSOBO Riza Sasmitasari; Nafisa Dwi Ramadhani; Naina Khoirin Nida; Sabrina Khalwa Nadaa; M. Asmi” Amarullah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v3i3.7134

Abstract

Dalam pendidikan tinggi, pembelajaran tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga pengembangan karakter dan keterampilan sosial. Universitas Sains Al-Qur'an Wonosobo menggunakan metode Service Learning dalam microteaching untuk memberikan pengalaman belajar yang nyata. Siswa terlibat dalam pelayanan masyarakat sambil meningkatkan kompetensi mengajar. Proses ini membantu siswa memahami kebutuhan masyarakat dan mengembangkan kemampuan berpikir kritis. Meskipun ada tantangan, metode ini meningkatkan motivasi belajar dan karakter sosial siswa, serta berkontribusi pada pengembangan pendidik yang lebih sadar masyarakat. Penelitian ini penting untuk menilai dampak metode ini pada kualitas pendidikan.
PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENGELOLA SUMBER BELAJAR DI PERPUSTAKAAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN LITERASI SISWA DI MTS N 1 WONOSOBO Riza Sasmitasari; Siti Nur Khasanah; Nafisa Salma Afa
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Vol 4 No 4 (2026): Agustus
Publisher : Kampus Akademik Publiser

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jipm.v4i4.2804

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan tingkat literasi baca yang tergolong rendah. Perpustakaan sekolah merupakan sebuah gedung fasilitas untuk menyimpan buku yang dapat menjadi sumber belajar siswa. Namun pada kenyataannya, perpustakaan sekolah masih menjadi gedung pelengkap fasilitas sekolah tanpa memaksimalkan fungsi utamanya.Penelitian ini bertujuan 1) Menganalisis peran perpustakaan sebagai sumber belajar PAI 2) Mengetahui strategi untuk meningkatkan literasi siswa 3) Mengetahui hambatan dan solusi dalam meningkatkan literasi siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif lapangan yang berupa wawancara, yaitu dengan guru PAI MTs N 1 Wonosobo kemudian di sempurnakan dengan studi pustaka dari berbagai sumber yang akurat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perpustakaan berperan sebagai sumber belajar siswa di sekolah. Strategi untuk meningkatkan literasi siswa adalah menumbuhkan kebiasaan membaca pada siswa, memasukkan kegiatan literasi ke dalam mata pelajaran, dan memanfaatkan media sosial. Hambatan dalam meningkatkan literasi siswa adalah keterbatasan tempat, keterbatasan waktu, dan kurangnya pengawasan dari guru. Adapun solusinya adalah membaca bisa dilakukan dimana saja, memasukan literasi kedalam mata pelajaran, dan melakukan evaluasi dan penilaian terhadap siswa.