Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Hadis dalam Membentuk Sikap Anti Diskriminasi pada Peserta Didik Melalui Pendidikan Multikultural Nesa Fatha Dinillah
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i2.804

Abstract

Penelitian ini bertujuan merekontruksi peran hadist Nabi Muhammad SAW sebagai landasan normatif dan basis pedagogis islam inklusif dalam membentuk sikap anti diskriminasi pada peserta didik melalui pendidikan multikultural. Dengan cara menganalisis hadist yang relevan dengan nilai kesetaraan, nilai persaudaraan, dan larangan fanatisme.berdasarkan relevansi teori pendidikan multikultural dan pedagogis dengan pendekatan tematik. Metode ini menggunakan kualitatif dengan pendekatan library research dan analisis tematik c terhadap hadist sebagai kerangka pedagogis pendidikan multikultural. Pada tahap ini berfungsi merefleksikan kecenderungan pemahaman kontekstual tanpa analisis konteks historis hadist yang relevan dengan problematika diskriminasi kontemporer. Kondisi ini menunjukkan research gap antara validasi epistimologi hadist dengan implementasi rekontruksi makna hadist yang responsif terhadap diskriminasi di lingkungan pendidikan. Penelitian ini menawarkan pembaruan integrasi rekontruksi dan refleksi peran hadist dalam pendidikan multikultural dengan melihat tafsiran hadist melalui pendekatan hermeneutika realitas diskriminasi dipendidikan multikultural. Penelitian ini menekankan pengembangan gagasan secara mendalam melalui kritik sanad dan matan dengan melakukan analisis terhadap teori pendidikan multikultural James A. Banks dan pedadogi kritis Paulo Freire.
PENERAPAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING DALAM PEMBELAJARAN SHOLAT ANAK USIA DINI DI TK ASSABIL 2 Nesa Fatha Dinillah; Mukh Nursikin
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara Januari 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i1.8015

Abstract

Prayer is the most important part of instilling Islamic religious education in early childhood. Prayer, the second pillar of Islam, plays a role in instilling spiritual values, disciplined behavior, and fostering children's religious character. Therefore, methods that are not only cognitive but also involve practical activities, such as experiential learning, which focuses on direct experience in learning to pray, are needed. This study aims to analyze and describe the application of the experiential learning model in developing religious and moral values ​​in TK Assabil 2. This study used a descriptive qualitative approach through observation and documentation techniques. The results indicate that the application of the experiential learning model is effective in early childhood learning. This model encourages children to actively participate in prayer practices, thus fostering understanding of prayer movements and recitations and integrating learning experiences with the development of religious character.