Rahmawan Candra Mualim
Universitas PGRI Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Manajeman Pengelolaan Kurikulum Sebagai Acuan Tercapainya Tujuan Pembelajaran Sekolah Dasar Bahtiyar Heru Susanto; Rahmawan Candra Mualim; Anggi Ariyanto; Niken Kumala Sari; Adellia Nur Aini
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 1 No. 4 (2024): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v1i4.1424

Abstract

Artikel ini mengkaji pentingnya pengelolaan kurikulum dan manajemen pembelajaran dalam pendidikan. Kurikulum adalah komponen kunci yang mencakup tujuan, materi pembelajaran, metode, dan evaluasi. Manajemen pembelajaran melibatkan sistem yang terdiri dari peserta didik, guru, bahan ajar, sarana prasarana, serta strategi pembelajaran. Kedua konsep ini penting untuk mencapai kualitas interaksi belajar-mengajar yang tinggi. Kurikulum perlu dikelola dengan baik agar semua komponen berfungsi optimal, sementara manajemen pembelajaran memastikan semua aspek terkait saling berhubungan secara efektif. Pengelolaan kurikulum meliputi perencanaan, pelaksanaan, penilaian, dan perbaikan. Perencanaan mencakup penentuan tujuan dan isi pembelajaran. Pelaksanaan melibatkan penerapan kurikulum di kelas dengan fokus pada kemampuan guru sebagai implementator. Penilaian dilakukan untuk mengevaluasi keberhasilan kurikulum dan pembelajaran. Prinsip pengelolaan kurikulum mencakup produktivitas, demokratisasi, kooperatif, efisiensi, dan efektivitas. Fungsi pengelolaan kurikulum adalah meningkatkan sumber daya, sistem keadilan, kesamaan pembelajaran, dan partisipasi masyarakat. Perkembangan kurikulum dinamis, mengikuti tuntutan zaman. Perubahan dari KTSP 2006 ke Kurikulum 2013 di Indonesia adalah contoh bagaimana kurikulum diperbarui untuk memenuhi kebutuhan pendidikan yang berkembang. Evaluasi kurikulum dilakukan untuk memastikan bahwa kurikulum yang diterapkan efektif dan relevan dengan kebutuhan siswa. Dengan memahami manajemen pengelolaan kurikulum, pendidik dapat lebih baik dalam membimbing perkembangan siswa dan mencapai tujuan pendidikan yang diinginkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur, yang melibatkan pengumpulan, membaca, dan mengelola data pustaka untuk mensintesis penelitian sebelumnya dan memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang topik pengelolaan kurikulum dan pembelajaran.
Peran Program Apotik Hidup Dalam Meningkatkan Kesadaran Lingkungan Siswa SD Negeri 1 Padokan Rahmawan Candra Mualim; Rusli Dedi Mustofa; Anggi Ariyanto; Hermawan Wahyu Setiadi
Advances In Education Journal Vol. 2 No. 3 (2025): Advances In Education Journal (Desember)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine the role of a school-based medicinal plant garden program in enhancing environmental awareness among students at SD Negeri 1 Padokan by exploring their experiences, meanings, and shifts in ecological attitudes and behaviors. A qualitative case study design was employed, utilizing in-depth interviews, participatory observations, and documentation involving students, teachers, and garden-based learning activities. Thematic analysis revealed four key findings: strengthened ecological awareness, enriched contextual nature-based learning, increased learning motivation and interest, and the development of collaboration and social responsibility. These results indicate that direct engagement in cultivating medicinal plants contributes to the reinforcement of eco-literacy and the internalization of pro-environmental behavior. The study highlights the relevance of medicinal plant gardens as an effective environmental education strategy for primary schools and recommends further research on the long-term impacts of such programs within students’ homes and communities.