Ati’il Khusna
Universitas Sains Al-Qur’an

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

LITERASI BUDAYA DAN KECERDASAN EMPATI UNTUK GENERASI Z Sa’idatul Abadiyyah; Ati’il Khusna; Nurul Mubin
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i2.6604

Abstract

Generasi Z tumbuh dalam lingkungan yang sepenuhnya digital, serba cepat, dan sarat informasi, sehingga menghadapi berbagai tantangan kompleks seperti polarisasi, stereotip, dan menurunnya kepekaan sosial. Dalam konteks masyarakat Indonesia yang multikultural, diperlukan penguatan karakter melalui Literasi Budaya dan Kecerdasan Empati untuk menjaga kerukunan sosial. Literasi Budaya membantu Gen Z memahami nilai, praktik, dan sejarah budaya secara kritis, sedangkan Empati bertindak sebagai penghubung emosional yang mendorong pemahaman tersebut menuju tindakan sosial yang inklusif, toleran, dan beretika. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan menganalisis jurnal, buku, serta penelitian relevan lainnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa dominasi media sosial, algoritma ruang gema, dan meningkatnya misinformasi menjadi tantangan besar dalam mengembangkan literasi budaya dan empati. Oleh karena itu, penguatan karakter Gen Z perlu melibatkan kolaborasi keluarga, komunitas, serta pemanfaatan media digital secara kreatif melalui kegiatan lintas budaya, dialog sosial, dan produksi konten berbasis keberagaman. Secara keseluruhan, integrasi Literasi Budaya dan Kecerdasan Empati berpotensi membentuk Generasi Z yang cerdas secara intelektual, matang secara emosional, serta mampu menjadi agen perdamaian dan persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.
Adat Pernikahan sebagai Identitas Budaya Lokal Masyarakat Dusun Sarimulyo, Kalibeber, Kecamatan Mojotengah, Kabupaten Wonosobo Ati’il Khusna; Amalia Rosyadah; Vava Imam Agus Faisal
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i2.6877

Abstract

Perubahan sosial dan modernisasi berpotensi menggeser praktik adat pernikahan sebagai identitas budaya lokal masyarakat pedesaan, sebagaimana terjadi di Dusun Sarimulyo, Kalibeber, Kecamatan Mojotengah, Kabupaten Wonosobo. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan adat pernikahan sebagai identitas budaya lokal, memahami makna simbolik yang terkandung di dalamnya, serta menganalisis relevansinya bagi keberlanjutan budaya masyarakat setempat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan tokoh adat, tokoh masyarakat, dan pelaku pernikahan, serta didukung oleh observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adat pernikahan di Dusun Sarimulyo memiliki tahapan khas yang sarat nilai religius, sosial, dan kearifan lokal yang berfungsi memperkuat solidaritas sosial dan identitas kolektif masyarakat. Meskipun menghadapi tantangan globalisasi, adat pernikahan ini masih dipertahankan melalui proses adaptasi tanpa menghilangkan nilai inti tradisi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa adat pernikahan tidak hanya berperan sebagai warisan budaya, tetapi juga sebagai media transmisi nilai antar generasi, dengan implikasi penting bagi upaya pelestarian budaya lokal berbasis komunitas.