Laeli Nur Farida
Universitas Sains Al-Qur'an

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ISU- ISU PENDIDIKAN ISLAM KONTEMPORER DAN GLOBALISASI Laeli Nur Farida; Rifian Irfan Muzaki; Nurul Mubin
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i2.6702

Abstract

Penelitian ini membahas isu-isu kontemporer dalam pendidikan Islam di tengah arus globalisasi, dengan fokus pada tantangan epistemologis, transformasi kurikulum, dan krisis identitas. Globalisasi telah memengaruhi dinamika pendidikan Islam melalui dominasi paradigma ilmu modern, homogenisasi budaya, serta tuntutan penguasaan keterampilan abad ke-21, yang berdampak pada integrasi nilai-nilai keislaman, praktik pembelajaran, dan pembentukan karakter peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan pendekatan studi pustaka terhadap literatur klasik dan kontemporer terkait pendidikan Islam dan globalisasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan Islam menghadapi tiga isu utama: pertama, problem epistemologis yang mengharuskan rekonstruksi fondasi pengetahuan agar mampu berdialog dengan ilmu modern tanpa kehilangan identitas keislaman; kedua, transformasi kurikulum dan praktik pembelajaran yang menuntut integrasi teknologi, kompetensi, dan nilai-nilai spiritual; ketiga, krisis identitas akibat tekanan nilai global yang dapat melemahkan fungsi pendidikan Islam dalam internalisasi moral dan spiritual. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan Islam kontemporer perlu mengembangkan model pendidikan yang holistik, dialogis, dan transformatif, sehingga peserta didik memiliki identitas religius yang kuat sekaligus mampu berpartisipasi konstruktif dalam masyarakat global.
REPRESENTASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN DALAM KULTUR DAN AKTIVITAS SEKOLAH AL-BANNA DI BALI Achmat Nurohim; Muhammad Ulin Nuha; Afif Farkhan; Sandi Kusuma; Siti Amsa Khulwana; Laeli Nur Farida; Pamungkas Stiya Mulyani
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 5 (2026): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i5.7672

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi nilai-nilai pendidikan dalam kultur dan aktivitas sekolah di Sekolah Albanna Bali sebagai salah satu lembaga pendidikan Islam terpadu di lingkungan masyarakat multikultural. Fokus penelitian diarahkan pada implementasi pendidikan Islam dalam proses pembelajaran, pembentukan karakter peserta didik, serta pengembangan budaya sekolah yang berbasis nilai-nilai religius, sosial, dan akademik. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode observasi langsung dan studi dokumentasi. Data diperoleh melalui pengamatan terhadap aktivitas pembelajaran, kegiatan keagamaan, interaksi sosial warga sekolah, serta berbagai program ekstrakurikuler yang mendukung pengembangan potensi peserta didik. Data kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sekolah Albanna Bali berhasil merepresentasikan pendidikan Islam terpadu yang mengintegrasikan kurikulum nasional dengan nilai-nilai Al-Qur’an dan Sunnah. Kultur sekolah dibangun melalui pembiasaan ibadah, program tahfidz Al-Qur’an, penanaman adab, serta pembentukan karakter religius dan sosial peserta didik. Selain itu, sekolah juga aktif mengembangkan potensi siswa melalui berbagai kegiatan akademik dan nonakademik seperti olahraga, seni, kepemimpinan, dan kegiatan sosial keagamaan. Dalam konteks masyarakat multikultural di Bali, sekolah mampu menanamkan nilai toleransi, moderasi beragama, dan sikap menghargai keberagaman tanpa kehilangan identitas keislamannya. Dengan demikian, representasi nilai-nilai pendidikan di sekolah ini mencerminkan praktik pendidikan Islam modern yang holistik, adaptif, dan relevan dengan tantangan kehidupan global.