Antonia Junianty Laratmase
Sekolah Tinggi Manajemen Asuransi Trisakti

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kesadaran Risiko Mahasiswa Calon Wirausahawan Kuliner Terhadap Risiko Menjalankan Bisnis Kuliner: Studi Kasus di STMA Trisakti Bagus Suhendar; Antonia Junianty Laratmase
IJEEM - Indonesian Journal of Environmental Education and Management Vol. 10 No. 2 (2025): IJEEM: Indonesian Journal of Environmental Education and Management Volume 10
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/ijeem.v10i2.57297

Abstract

This research aims to assess the risk awareness of culinary entrepreneurship students regarding the risks associated with operating a culinary business. In addition, this research also aims to test the feasibility scale of the 'Culinary Risk Register (CRR) 2022.' The CRR is a list of risks containing 13 aspects of risk in the culinary business, derived from four risk categories: Financial, Operational, Strategic, and Hazard. The research employed a quantitative method and the Guttman Scale. The Guttman Scale was used to test the Reproducibility Coefficient and the Stability Coefficient of the CRR. The respondents of this study were sophomore students at Sekolah Tinggi Manajemen Asuransi Trisakti enrolled in the Entrepreneurship course during the Odd Semester of the 2024/2025 academic year. The results show that the students have a high level of risk awareness regarding the culinary business concept at the basic and intermediate levels. Meanwhile, regarding the complex level, the understanding varies somewhat, and the level of risk awareness is lower than that of the basic and intermediate levels. As a measurement tool (binary questionnaire), CRR 2022 demonstrates a high feasibility scale, with a Reproducibility Coefficient test score of 97% and a Stability Feasibility test score of 94%. This means that CRR is a valid binary questionnaire instrument that can be used to measure the level of risk awareness in the culinary business. The key connection between the findings of this study and the results of the 2022 Culinary Business Risk Survey is that novice entrepreneurs generally lack an understanding of the importance of preparing business contingency capital, unlike experienced entrepreneurs (respondents of the 2022 Survey). This indicates that awareness of the necessity of contingency capital constitutes a complex-level risk, which can only be fully understood after acquiring advanced managerial knowledge and direct field experience.
Literasi Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi Pedagang Kaki Lima di Pusat Perkantoran DKI Jakarta Antonia Junianty Laratmase; Bagus Suhendar; Alvernia Kurniatha; Agus Setya Darma; Desi Roro Kiatin; Julista Margarita Rakian
IJEEM - Indonesian Journal of Environmental Education and Management Vol. 10 No. 2 (2025): IJEEM: Indonesian Journal of Environmental Education and Management Volume 10
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/ijeem.v10i2.59046

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran pedagang kaki lima (PKL) di Pusat Perkantoran DKI Jakarta mengenai pentingnya perlindungan BPJS Ketenagakerjaan. Latar belakangnya adalah rendahnya partisipasi pekerja informal dalam program BPJS Ketenagakerjaan, padahal mereka rentan terhadap risiko kerja seperti kecelakaan, kematian, dan kebutuhan jaminan hari tua. Melalui sosialisasi, tim peneliti memberikan edukasi tentang manfaat program BPJS Ketenagakerjaan, termasuk Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), dan Jaminan Kematian (JKM). Metode yang digunakan adalah pendekatan langsung dengan menyebarkan brosur dan penjelasan individual kepada PKL. Hasilnya menunjukkan minat tinggi dari peserta, meskipun kendala teknis seperti kesibukan PKL melayani pelanggan mengurangi efektivitas sosialisasi. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong partisipasi PKL dalam BPJS Ketenagakerjaan serta menjadi model kolaborasi antara perguruan tinggi dan BPJS untuk perluasan jangkauan sosialisasi.
Literasi Risiko Kesehatan di Usia Lansia Bagus Suhendar; Antonia Junianty Laratmase; May Rista Situmorang
IJEEM - Indonesian Journal of Environmental Education and Management Vol. 11 No. 1 (2026): IJEEM: Indonesian Journal of Environmental Education and Management Volume 11
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/ijeem.v11i1.66287

Abstract

Kesehatan lansia merupakan isu penting yang perlu mendapat perhatian khusus, terutama di wilayah pedesaan yang kelompok lansianya cenderung berpendidikan formal tingkat dasar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi risiko kesehatan pada kelompok usia lansia di Desa Losarang, Indramayu, Jawa Barat. Pendekatan edukatif dilakukan melalui penyuluhan interaktif yang mencakup aspek fisik, mental, dan rohani, dengan melibatkan tenaga penyuluh / kesehatan, kader Posyandu Lansia, keluarga, serta tokoh masyarakat setempat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman lansia peserta literasi terhadap risiko penyakit degenerative yang mungkin mereka idap, yang diketahui setelah dilakukan Cek Darah Sewaktu kepada mereka di lokasi. Bertolak dari fakta hasil cek darah ini para peserta digugah kesadarannya untuk melakukan hidup sehat dengan berolahraga, menerapkan pola makan sehat dan bergizi serta menjaga pola piker positif melalui pengelolaan stress dan melakukan kegiatan spiritual sesuai dengan agama dan kepercayaan yang dianut. Kolaborasi lintas sektor (akademisi, petugas penyuluh Kesehatan dan tokoh masyarakat) terbukti efektif dalam membangun kesadaran kolektif dan memperkuat dukungan sosial bagi lansia. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal menuju program berkelanjutan yang mendukung kesejahteraan lansia secara holistik.