Articles
Penerapan Senam Anak Indonesia Hebat Sebagai Upaya Sadar Hidup Sehat Di TK Miftahul Ulum Desa Katong Kecamatan Toroh Kabupaten Grobogan
Sutiyono;
Wahyu Riniasih;
Suryani;
Rahmawati;
Daviq Bagus Setiadi;
Hellen Fia Artika
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Cahaya Negeriku Vol 6 No 01 (2026): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Cahaya Negeriku
Publisher : LPPM AN Nuur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35720/jpkm.v6i01.91
Latar Belakang: Mengembangkan perilaku sehat di usia dini merupakan aspek fundamental pendidikan karakter yang mendukung terciptanya gaya hidup sehat dan meningkatkan kualitas hidup jangka panjang. Tujuan kegiatan pengabdian menumbuhkan kebiasaan gaya hidup sehat sejak usia dini gaya hidup sehat di TK Miftahul Ulum Desa Katong. Metode : Senam AIH dilaksanakan untuk menanamkan tujuh kebiasaan sehat dan mengembangkan sifat karakter positif pada anak, seperti disiplin, tanggung jawab, dan semangat kebersamaan. Kegiatan senam dilakukan pada hari Sabtu Pagi yang diikusi siswa di TK Miftahul Ulum Desa Katong. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa senam AIH yang teratur dan terstruktur dapat meningkatkan kesadaran anak akan pentingnya hidup sehat dan mendukung perkembangan fisik, kognitif, dan sosial mereka. Senam AIH juga berfungsi sebagai strategi pencegahan alami untuk menjaga kesehatan anak berdasarkan pendekatan biologis. Peran guru dan lingkungan sekolah sangat penting dalam membimbing dan menyediakan sumber daya pendukung, sehingga menciptakan ekosistem pendidikan yang mendukung pembentukan karakter dan kebiasaan sehat sejak usia dini.
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA TN. M KHUSUSNYA NN. A DENGAN FOKUS INTERVENSI MASSAGE EFFLEURAGE PADA DISMENORE DESA BANARAN KECAMATAN PURWODADI KABUPATEN GROBOGAN
Mira Sisilawati;
Wahyu Riniasih
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 7 No 01 (2022): The Shine Cahaya Dunia D III Keperawatan
Publisher : LPPM Universitas An Nuur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Latar Belakang : Data WHO tahun 2016 didapatkan kejadian dismenore sebesar 1.769.425 jiwa wanita di dunia mengalami dismenore berat. Angka peristiwa dismenore di Indonesia sebesar 107.673 jiwa yang terdiri dari 59.671 jiwa dismenore primer serta 9.496 jiwa dismenore sekunder. Angka kejadian dismenore berkisar 45-95% pada kalangan wanita usia produktif (Oktorika et al., 2020). Metodologi : Jenis penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dengan pendekatan desktiptif. Rancangan yang digunakan dalam penelitian yaitu studi kasus. Subjek penelitian yaitu keluarga Tn. M khususnya Nn. A yang mengalami dismenore. Hasil : Peneliti mengidentifikasi bahwa setelah melakukan terapi Massage Effleurage selama ±15 menit pada Nn. A adanya perbedaan skala nyeri sebelum dan sesudah diberikan terapi massage effleurage. Kesimpulan : Dapat disimpulkan ada pengaruh terapi massage effleurage terhadap penurunan skala nyeri dismenore pada Nn. A
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA PADA TN. R DENGAN FOKUS INTERVENSI SLOW STROKE BACK MASSAGE UNTUK MENGURANGI NYERI KEPALA PADA HIPERTENSI DI DESA PENGKOLKECAMATAN PENAWANGAN KABUPATEN GROBOGAN
Nikkla Takhani;
Wahyu Riniasih
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 7 No 02 (2022): The Shine Cahaya Dunia D III Keperawatan
Publisher : LPPM Universitas An Nuur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Latar Belakang; WHO (2015), menyatakan kasus hipertensi di dunia meningkat sekitar 1,13 miliar, kondisi ini diprediksi akan selalu meningkat pada tahun 2025 menjadi 1,5 miliar orang. Diestimasikan sebanyak 63.309.620 orang dengan usia >18 tahun di Indonesia mengalami hipertensi (Istyawati et al., 2020). Tujuan; Melakukan proses pengelolaan keperawatan keluarga pada Tn.R dengan fokus intevensi Slow Stroke Back Massage untuk mengurangi nyeri kepala pada klien dengan gangguan hipertensi di Desa Pengkol Kecamatan Penawangan Kabupaten Grobogan. Metodologi; Jenis penelitian kualitatif dengan pendekatannya deskriptif. Studi kasus adalah rancangan yang digunakan pada penelitian ini. Subjek dalam penelitian ini adalah keluarga Tn.R, dan khususnya Tn.R yang menderita hipertensi. Hasil; Data didapatkan bahwa setelah dilakukan tindakan Slow Stroke Back Massage dalam waktu ± 10 menit maka nyeri kepala Tn.R mengalami penurunan 1 skala dan tekanan darah menjadi turun ± 23 mmHg untuk sistolik serta diastolik mengalami penurunan ± 13 mmHg. Kesimpulan; Adanya efektivitas terapi SSBM dalam menurunkan nyeri kepala dan tekanan darah pada Tn.R.
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA Ny. S DENGAN FOKUS INTERVENSI KOMPRES JAHE UNTUK MENGURANGI NYERI PADA GOUT ARTHRITIS DI DESA SIDOREJO KECAMATAN PULOKULON KABUPATEN GROBOGAN
Wahyu Riniasih
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 7 No 02 (2022): The Shine Cahaya Dunia D III Keperawatan
Publisher : LPPM Universitas An Nuur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Latar belakang; Data nyeri sendi di Indonesia telah mencapai 34,4 juta orang. Dengan klasifikasi sebesar 15,5% terjadi pada pria dan 12,7% pada Wanita (Riskesdas 2018). Prevalensi penyakit gout arthritis di Indonesia terjadi pada usia di bawah 34 tahun sebesar 32% dan di atas 34 tahun sebesar 68%. Tujuan penelitian;Untuk memberikan proses keperawatan keluarga Ny.S dengan fokus intervensi kompres jahe untuk mengurangi nyeri gout arthritis. Metodologi; Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif research. Subjeknya adalah keluarga Ny.S khususnya Ny.S yang mengalami gout arthritis. Instrumen pengkajian menggunakan format pengkajian keperawatan keluarga yang dilakukan dengan metode pengumpulan data mulai pengkajian, penentuan diagnosis keperawatan, prioritas masalah berdasarkan skoring, rencana keperawatan, tindakan, dan evaluasi pada pasien dengan nyeri gout arthritis Hasil; Hasil penelitian menunjukan diagnosis utama pada Ny.s adalah Nyeri Akut. Evaluasi pelaksanaan kompres jahe menunjukkan Ny. S mengatakan nyeri sudah berkurang, klien tampak tenang, dan skala nyeri menjadi 1. Dengan adanya data penurunan nyeri tersebut berarti ada pengaruh dalam pemberian kompres jahe terhadap penurunan nyeri pada gout arthritis. Kesimpulan; Nyeri gout arthritis berkurang dengan intervensi kompres jahe
HUBUNGAN DUKUNGAN EMOSIONAL KELUARGA TERHADAP IDENTITAS DIRI PENDERITA STROKE NON HEMORAGIK DI DESA TAMBAHREJO KECAMATAN WIROSARI
Wahyu Riniasih;
Mika Agustiana;
Anggi Livia Widiyanto
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 8 No 01 (2023): The Shine Cahaya Dunia D III Keperawatan
Publisher : LPPM Universitas An Nuur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Latar Belakang : Stroke non hemoragik adalah tersumbatnya pembuluh darah yang menyebabkan aliran darah ke otak sebagian atau keseluruhan terhenti (Nuratif dan Kusuma, 2015). Data World Stroke Organization menunjukkan bahwa setiap tahunnya ada 13,7 juta kasus baru stroke. Di Indonesia terdapat 2.120.362 kasus, di Jawa Tengah 96.794 kasus dan di Kabupaten Grobogan sebanyak 1576 kasus (Kemenkes RI, 2018), sedangkan di Puskesmas Wirosari I terdapat 255 kasus yang terkonfirmasi. Penderita stroke yang mengalami perubahan identitas diri sangat memerlukan dukungan emosional keluarga yang tinggi supaya mereka tidak merasa rendah diri ataupun kecewa dengan kondisinya sekarang, karena ada keluarga yang selalu memberikan perhatian dan semangat pada mereka (Ilyas, 2013). Metodologi ; Penelitian ini menggunakan desain korelasi (Correlation Study) dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian 43 penderita stroke non hemoragik dengan menggunakan teknik pengambilan sampel consecutive sampling dengan uji eta. Hasil ; Berdasarkan hasil penelitian diketahui nilai p–value sebesar (0,005) < α (0,05) artinya ada hubungan dukungan emosional keluarga terhadap identitas diri penderita stroke non hemoragik di Desa Tambahrejo Kecamatan Wirosari. Kesimpulan ; Ada hubungan dukungan emosional keluarga terhadap identitas diri penderita stroke non hemoragik di Desa Tambahrejo Kecamatan Wirosari.
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA PADA NY.E DENGAN FOKUS INTERVENSI PEMBERIAN THERAPI ROM PADA PENDERITA STROKE DI DESA DEPOK KECAMATAN TOROH KABUPATEN GROBOGAN
Wahyu Riniasih;
Ayu Setyaningrum
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 8 No 01 (2023): The Shine Cahaya Dunia D III Keperawatan
Publisher : LPPM Universitas An Nuur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Latar Belakang : Menurut data di Indonesia prevelensi penderita stroke tahun 2018 berdasarkan diagnosa dokter pada penduduk usia ≥15 tahun sebesar (10,9%), atau diperkirakan sebanyak 2.120.362 orang. Sementara prevelensi Provinsi Jawa Tengah tahun 2018 yang penderita stroke 11,8%. Berdasarkan Profil Dinas kesehatan Kabupaten Grobogan tahun 2021 penyakit stroke masuk dalam 10 besar penyakit tidak menular dengan jumlah penderita terbanyak yaitu banyak 1176 kasus, terdiri atas 727 orang laki-laki dan 449 orang perempuan. Sedangkan data Puskesmas Toroh 1 pada tahun 2022 bulan maret yang penderita strok sebanyak 43 kasus, di desa Depok menjadi urutan pertama yang memiliki penderita strok terbanyak yaitu 7 orang. Tujuan; Melakukan proses pengelolaan keperawatan keluarga Pada Ny.E dengan Fokus Intervensi Pemberian Therapi ROM Pada Penderita Stroke di Desa Depok Kecamatan Toroh Kabupaten Grobogan. Metodologi ; Jenis penelitian kualitatif dengan pendekatannya deskriptif. Studi kasus adalah rancangan yang digunakan pada penelitian ini. Subjek dalam penelitian ini adalah keluarga Ny. E dengan penyakit stroke. Hasil ; Hasil penelitian yang telah didapatkan yaitu dengan pemberian terapi ROM dalam waktu kuramg lebih 5 hari pada pasien strok dapat meningkatkan kekuatan otot pasien dari 3 menjadi 4. Kesimpulan ; Adanya pengaruh intervensi ROM terhadap kekuatan otot pasien.
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA PADA TN.R DENGAN FOKUS INTERVENSI PEMBERIAN TERAPI BEKAM SUNAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI DESA DEPOK KECAMATAN TOROH KABUPATEN GROBOGAN
Anik Wahyunita;
Wahyu Riniasih
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 8 No 02 (2023): The Shine Cahaya Dunia D III Keperawatan
Publisher : LPPM Universitas An Nuur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Latar belakang: Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) pada tahun 2022 menunjukkan bahwa hipertensi mengalami peningkatan menjadi 35% dari 26% pada tahun 2018.Hipertensi masih menempati proporsi terbesar dari seluruh PTM yang di laporkan di Jawa Tengah yaitu sebesar 57,10% (Sakinah, Rejeki, and Nurlaela, 2021). Data dari Dinas Kabupaten Grobogan tahun 2022 tercatat sebanyak 171.106 orang dengan prevalensi 38,20% mendapatkan pelayanan kesehatan dengan keluhan hipertensi. Hasil dari laporan Puskesmas Toroh pada tahun 2022 jumlah penderita hipertensi sebanyak 16.479 orang dengan prevalensi 68,80% sedangkan data pada desa Depok pada tahun 2022 sebanyak 2.623 orang yang menderita hipertensi dengan prevalensi 61,91%. Metodologi: Jenis penelitian yang digunakan peneliti dalam karya tulis ini yaitu kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Rancangan yang digunakan dalam penelitian yaitu studi kasus. Subjek penelitian yaitu keluarga Tn.R, yang mengalami hipertensi di Desa Depok Kecamatan Toroh Kabupaten Grobogan. Hasil: Peneliti mengidentifikasi bahwa setelah melakukan program pemberian terapi bekam sunah selama 1 kali selama penelitian 9 kali kunjungan dengan durasi 10-15 menit/ hari pada Tn.R mengalami penurunan nyeri pada kepala bagian belakang dan tekanan darah menurun namun masih dalam kategori tinggi. Kesimpulan : Adanya pengaruh efektivitas program terapi bekam untuk membantu menurunkan nyeri dan tekanan darah pada Tn.R dengan hipertensi.
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA TN. M DENGAN FOKUS INTERVENSI TERAPI RENDAM KAKI DENGAN AIR JAHE HANGAT PADA PASIEN GOUT ARHRITIS DI DESA GENDINGAN KECAMATAN TOROH 1 KABUPATEN GROBOGAN
Ida Fatmasari;
Wahyu Riniasih;
muhammad Makmun;
Supriyanto
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 9 No 01 (2024): The Shine Cahaya Dunia D III Keperawatan
Publisher : LPPM Universitas An Nuur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Latar Belakang: Bei rdasarkan Susantoi dalam ( Marlina, 2022 ) Goiut Arthritis adalahpei nyakit sei ndi yang diakibatkan oi lei h tingginya kadar asam urat dalam darah. Kadar asamurat yang tinggi dalam darah mei lei bihi batas noi rmal yang mei nyei babkan pei numpukan kadarasam urat di dalam pei rsei ndian dan oi rgan lainnya.Data dari (Riskei sdas, 2018) prei valei nsipei nyakit nyei ri sei ndi di Indoi nei sia mei ncapai 34,4 juta oi rang dei ngan pei rbandingan pei nyakitsei bei sar 15,5% pada pria dan 12,7% pada wanita. Prei valei nsi pei nyakit Goi ut Arthritis diIndoi nei sia teirjadi pada usia di bawah 34 tahun sei bei sar 32% dan di atas 34 tahun sei bei sar68%.Penelitian ini bertujuan untuk memberikan Asuhan Keperawatan Keluarga pada Ny.Pdengan fokus intervensi terapi rendam kaki dengan air jahe hangat pada pasien gout arhritisdi Desa Gendingan Kecamatan Toroh Kabupaten Grobogan Metodologi: Jenis penelitian yang digunakan peneliti dalam karya tulis ini yaitu kuantitatifresearch. Subjek penelitian ini yaitu keluarga Tn.M khususnya Ny. P yang mengalami goutarhtritis. Instrumen pengkajian menggunakan format pengkajian keluarga yang dilakukandengan metode pengumpulan data mulai pengkajian, penentuan diagnosis keperawatan,prioritas masalah berdasarkan scoring, rencana keperawatan, tindakan dan evaluasi padapasien dengan nyeri gout arhtritis. Hasil: Adanya penurunan skala nyeri setelah diberikan terapi rendam kaki dengan air jahehangat selama satu minggu dua kali, yaitu semula nyerinya 6 turun menjadi 2 Kesimpulan: Terapi rendam kaki dengan air jahe hangat terbukti efektif untuk menurunkanskala nyeri pada Gout Arhtritis
INTERVENSI PEMBERIAN REBUSAN DAUN JAMBU BIJI SEBAGAI UPAYAMENCEGAH DIARE AKUT PADA ANAK
Made Widiyane;
Wahyu Riniasih;
Mohamad makmun
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 9 No 02 (2024): The Shine Cahaya Dunia D III Keperawatan
Publisher : LPPM Universitas An Nuur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Latar Belakang: Diare merupakan salah satu mekanisme pertahanan tubuh, yang dengan adanya diare, cairan yang tercurah kelumen saluran pencernaan akan membersihkan saluran pencernaan dari bahan-bahan patogen (cleansing effect). Apabila bahan patogen ini hilang, maka diare bisa sembuh sendiri. Namun pada sisi lain, diare menyebabkan kehilangan cairan (air, elektrolit, dan basa) dan bahan makanan dari tubuh. Tujuan: Memberikan Asuhan Keperawatan Pada An.A Dengan Fokus Intervensi pemberian rebusan daun jambu biji sebagai Upaya mencegah diare akut pada anak. Metodologi: Jenis dan rancangan penelitian yang akan peneliti pilih dalam Karya Tulis Ilmiah ini adalah penelitian kualitatif, dengan rancangan deskriptif yang dilakukan pada kelompok terbatas (1 responden). Sedangkan pendekatan yang akan peneliti gunakan dalam Karya Tulis Ilmiah ini, dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Hasil: Peneliti mengidentifikasi bahwa setelah melakukan terapi pemberian rebusan daun jambu biji selama 2x pemberian, maka An.A mengalami penurunan frekuensi BAB yang tadinya sebelum di berikan terapi rebusan daun jambu biji An.A BAB 4 kali dalam sehari dan setelah di berikan terapi rebusan daun jambu biji anak An.A BAB 2kali dalam sehari dengan frekuensi berserat. Kesimpulan: Adanya pengaruh penerapan terapi Rebusan daun jambu biji untuk membantu penurunan frekuensi BAB pada An.A dengan masalah Gastrointeritis.
METODE PENGOLAHAN DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA) TERHADAP GULA DARAH PADA LUKA DIABETES MELLITUS
Sutiyono;
Rahmawati;
Wahyu Riniasih;
Nurya Kumalasari
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 9 No 02 (2024): The Shine Cahaya Dunia D III Keperawatan
Publisher : LPPM Universitas An Nuur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Latar belakang : Diabetes Melitus atau biasa disebut dengan penyakit kencing manis adalah gangguan metabolisme yang timbul akibat peningkatan kadar gula darah diatas nilai normal yang berlangsung secara kronis. Pelaporan kasus penyakit tidak menular tertinggi kedua tahun 2018 setelah hipertensi dengan Diabetes Melitus tipe 1 sebesar 1.684 jiwa dan Diabetes Melitus tipe 2 sebesar 13.721 jiwa. Sekitar 15% penderita Diabetes melitus diantaranya mengalami komplikasi neuropati diabetik, retinopati diabetik, luka diabetik dan resiko amputasi ekstermitas bawah sebanyak 50% hingga 75% dilakukan (Malinda & Herman, 2015). Tujuan : Tujuan dalam penelitian ini adalah Apakah terdapat pengaruh dari olahan makanan daun kelor /sayur (moringa oleifera) terhadap gula darah pada luka diabetes mellitus. Metode : Jenis penelitian ini adalah kuantitatif research dengan jenis penelitian true eksperimen dengan rancangan randomized salomon four group. Data yang diperoleh dianalisis secara statistik menggunkan Uji statistik untuk membandingkan pengetahuan responden sebelum dan sesudah diberikan intervensi daun kelor diberikan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil : Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa pengukuran sebelum dan sesudah menggunakan sayur kelor dengan P value 0,000 (P value Kurang dari 0,05) artinya menerima Ha. Terdapat hubungan penggunaan sayur sebelum dan sesudah terhadap kadar gula darah pasien diabetes mellitus. Analisis dengan metode serbuk didapatkan statistic didapatkan bahwa pengukuran sebelum dan sesudah menggunakan sayur kelor dengan P value 0,009 (P value Kurang dari 0,05) artinya menerima Ha. Terdapat hubungan penggunaan sayur sebelum dan sesudah terhadap kadar gula darah pasien diabetes mellitus. Sedangkan analisis seduhan daun kelor didapatkan statistic didapatkan dengan P value 0,000 (P value Kurang dari 0,05) artinya menerima Ha. Terdapat hubungan penggunaan sayur sebelum dan sesudah terhadap kadar gula darah pasien diabetes mellitus.