p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JUPIKMAS JPI
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Sikap Petani Terhadap Penurunan Budidaya Talas (Colocasia Esculenta L.) di Desa Dere Kecamatan Sahu Verna Dadi; Musdalifah Kholil; Zakeus Dadi
Jurnal Pertanian Indonesia Vol. 1 No. 2 (2026): Januari-Maret
Publisher : Jurnal Pertanian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk sikap petani terhadap budidaya talas dalam kondisi penurunan praktik budidaya di Desa Dere Kecamatan Sahu dan mendeskripsikan tingkat kesediaan petani untuk kembali membudidayakan talas apabila tersedia dukungan dari pihak terkait. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner dan wawancara terhadap petani yang pernah, sedang, maupun masih aktif membudidayakan talas. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa frekuensi, persentase, dan nilai rata-rata (mean). Penilaian sikap petani dianalisis menggunakan skala Likert yang mencakup tiga komponen utama, yaitu komponen kognitif, afektif, dan konatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum sikap petani terhadap budidaya talas berada pada kategori sangat positif. Komponen kognitif memperoleh nilai rata-rata sebesar 4,54 yang menunjukkan bahwa petani memiliki pengetahuan yang baik mengenai teknik budidaya, manfaat gizi talas, kemampuan adaptasi tanaman terhadap kondisi lahan, potensi pengolahan produk, serta peluang pasar yang masih terbuka. Komponen afektif memiliki nilai rata-rata sebesar 4,5 yang menunjukkan bahwa petani memiliki perasaan positif terhadap budidaya talas, seperti rasa senang menanam, kebanggaan terhadap hasil panen, serta pandangan bahwa talas merupakan bagian dari budaya pangan lokal yang perlu dipertahankan. Sementara itu, komponen konatif memperoleh nilai rata-rata sebesar 4,52 yang menunjukkan adanya kecenderungan perilaku yang kuat dari petani untuk tetap menanam dan mengembangkan budidaya talas. Selain itu, kesediaan petani untuk melanjutkan budidaya talas dipengaruhi oleh ketersediaan sarana produksi seperti bibit unggul, pupuk, pestisida, akses modal, alat pengolahan hasil, serta jaminan pemasaran. Oleh karena itu, dukungan pemerintah, penyuluhan pertanian, serta penguatan kelembagaan petani menjadi faktor penting dalam mendorong keberlanjutan budidaya talas di Desa Dere.
Pengolahan dan Inovasi Produk Berbasis Komoditas Pertanian di Desa Toniku Kecamatan Jailolo Selatan Zakeus Dadi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia Vol 1 No 3 (2026): April-Juli
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat desa hanya memanfaatkan buah pala yaitu biji dan fuli sedangkan daging pala tidak dimanfaatkan atau dibuang dibawah pohon padahal daging pala dapat dikembangkan untuk produk yang memiliki nilai jual seperti manisan pala dan sirup dan sari. Sehingga melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat perlu ditawarkan solusi alternatif sebagai upaya untuk membantu masyarakat dalam mengoptimalkan potensi yang ada, yaitu dengan peningkatan ketrampilan masyarakat dengan pembuatan minuman sirup pala dan minuman sari pala, cara pengemasan minuman tersebut dan peningkatan pengetahuan cara memasarkan produk yang dibuat sehingga menjadi salah satu sumber pendapatan usaha keluarga. Sedangkan metode yang digunakan pada pelatihan yaitu ceramah atau sosialisasi, pelatihan atau praktik dan evaluasi. Hasil kegiatan pelatihan yaitu adanya peningkatan pengetahuan dan ketrampilan peserta tentang pengolahan daging pala menjadi minuman sirup pala dan minuman sari pala. Selain itu, peserta kegiatan pada pelatihan merasa sangat puas dan berniat untuk mengembangkan sebagai usaha keluarga bahkan sebagai oleh-oleh khas desa Toniku, kegiatan pelatihan ini mendapat dukungan dari pemerintah desa.