Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ADAPTASI SOSIAL EKOLOGI TERHADAP PEMBANGUNAN PT. INDO JAYA AGRINUSA (JAVA) DI MASYARAKAT JL. TIRTAMADU DESA TOAPAYA SELATAN Desvia Silvana; Imelda Meilani; Balqis Sufitrah
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 2 No. 3 (2025): Februari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v2i3.3968

Abstract

Adaptasi sosio-ekologi merujuk pada kemampuan masyarakat untuk beradaptasi dengan perubahan lingkungan dan mengintegrasikan aspek sosial dan ekologis dalam kehidupan sehari-hari. Sementara itu, etika lingkungan menekankan pada tanggung jawab moral manusia dalam memperlakukan alam dan makhluk hidup lainnya dengan hormat dan adil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana adaptasi sosial-ekologi masyarkat Jalan Tirtamadu terhadap pembangunan PT. INDO JAYA AGRINUSA (JAVA). Metode peenelitian ini menggunakan analisis kualitatif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan fokus pada teori interaksionisme simbolik untuk memahami bagaimana masyarakat membentuk makna dan simbol terhadap perubahan sosial ekologis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembangunan PT. INDO JAYA AGRINUSA telah meningkatkan perekonomian beberapa warga dengan memberikan pekerjaan, namun juga meningkatkan ketidak nyamanan masyarakat akibat bau tidak sedap dan peningkatan populasi lalat. Konflik sosial timbul karena warga merasa tertipu dan di bohongi oleh PT yang menyebabkan demostrasi dan permohonan resmi ke Instansi terkait. Masyarakat beradqaptasi dengan menggunakan lem lalat untuk mengurangi jumlah lalat, meskipun masih merasa resah. Musyawarah bersama elem-elemen lokal belum membuahkan hasil yang optimal, dan masyarakat gterus mengalami dampak lingkungan buruk. Oleh karena itu, penting bagi PT. INDO JAYA AGRINUSA untuk meningkatkan transparasi dan partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan, serta mengambil langkah-langkah konkrt untuk mengurangi dampak negatif dari operasional mereka.
Gerakan Bersih Pesisir Senggarang Besar Sebagai Upaya Menumbuhkan Kesadaran Masyarakat Akan Kebersihan Laut Putri Fitriani; Putri Suci Renita; Lingga Aulya Mayori; Rezky Noeraidelnitasya; Agra Dinda Nodori; Imelda Meilani; Hanna Puspita; Taufiq Budiarto DM; Amirah Putri Salsabila; Inelda Yulita
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2025): November 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v5i6.871

Abstract

Laut berperan penting dalam kehidupan masyarakat pesisir, namun pencemaran akibat sampah, khususnya plastik sekali pakai, menjadi permasalahan serius yang mengancam ekosistem dan kualitas hidup. Kondisi serupa dijumpai di Senggarang Besar, RT 02 RW 05, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau. Untuk menjawab tantangan tersebut, mahasiswa KKN Kelompok 46 melaksanakan Gerakan Bersih Pesisir sebagai bentuk pengabdian masyarakat sekaligus edukasi lingkungan. Program ini menggunakan metode observasi dan partisipasi warga melalui aksi bersih pesisir, pemasangan plang edukatif, pemilahan sampah, serta evaluasi dan tindak lanjut. Tujuannya adalah meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai dampak pencemaran laut jangka panjang, sekaligus menumbuhkan kepedulian, partisipasi, dan komitmen bersama menjaga kelestarian lingkungan pesisir. Hasil survei dan wawancara menunjukkan masih minimnya sarana pengelolaan sampah serta rendahnya pengetahuan tentang waktu penguraian sampah, meskipun respon warga cukup positif. Kegiatan ini terbukti mampu meningkatkan kesadaran kolektif, menumbuhkan kepedulian, dan mendorong penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dalam kehidupan sehari-hari.