Abdul Latief
Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kontribusi Peradaban Islam terhadap Ilmu Pengetahuan dan Pendidikan Global: Studi Komparatif Era Abbasiyah dan Era Modern Abdul Latief; Tenny Sudjatnika
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 1 (2025): Agustus
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i1.5245

Abstract

Artikel ini membahas kontribusi peradaban Islam terhadap ilmu pengetahuan dan pendidikan global melalui pendekatan komparatif antara era Abbasiyah dan era modern. Masa Abbasiyah dikenal sebagai puncak kejayaan intelektual umat Islam, ditandai dengan berdirinya Bayt al-Hikmah dan berkembangnya karya ilmiah dalam bidang matematika, kedokteran, astronomi, dan filsafat. Sistem pendidikan pada masa ini bersifat integratif dan terbuka, dengan sinergi antara ilmu agama dan sains. Di sisi lain, pendidikan Islam di era modern menghadapi tantangan besar akibat pengaruh kolonialisme dan globalisasi. Pemisahan antara ilmu agama dan ilmu umum menyebabkan keterputusan epistemologis yang cukup tajam. Namun, tokoh pembaru seperti Muhammad Abduh berupaya mereformasi sistem pendidikan Islam dengan mengintegrasikan sains, rasionalitas, dan nilai-nilai keislaman ke dalam kurikulum modern. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai-nilai pendidikan pada era Abbasiyah, seperti keterbukaan intelektual, integrasi ilmu, dan etika ilmiah, masih relevan untuk mengembangkan pendidikan Islam kontemporer yang lebih adaptif dan unggul secara global. Artikel ini merekomendasikan revitalisasi pendidikan Islam berbasis warisan keilmuan klasik dan inovasi modern.
Konsep Tauhid Sosial menurut Amin Rais: Sebuah Tinjauan Teologis Abdul Latief; Radja Fatni Al Fazri; Yanwar Faturrahman; Dadan Firdaus
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 1 (2025): Agustus
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i1.5357

Abstract

Artikel ini membahas konsep tauhid sosial sebagaimana dikembangkan oleh Amin Rais dalam bukunya Tauhid Sosial: Formula Menggempur Kesenjangan. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis secara teologis pemikiran tersebut dalam kerangka ilmu kalam kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka. Data diperoleh dari teks utama buku Amin Rais serta didukung oleh literatur teologis dari tokoh-tokoh seperti Harun Nasution dan Nurcholish Madjid. Hasil kajian menunjukkan bahwa konsep tauhid sosial menekankan keterkaitan antara keimanan kepada Tuhan dan tanggung jawab sosial umat. Tauhid diposisikan sebagai dasar etika publik yang mendorong partisipasi aktif dalam menegakkan keadilan dan menolak ketimpangan sosial. Dalam perspektif ilmu kalam, gagasan ini merupakan pengembangan rasional terhadap doktrin tauhid, yang tidak hanya membahas aspek metafisik, tetapi juga mengakar dalam realitas sosial. Artikel ini menyimpulkan bahwa tauhid sosial memiliki relevansi kuat dalam konteks Indonesia kontemporer, baik sebagai paradigma teologis maupun sebagai panduan aksi sosial umat Islam.