Dany Miftah M Nur
Universitas Islam Negeri Sunan Kudus

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelestarian Tenun Troso Sebagai Identitas Budaya dan Media Pembelajaran IPS Berbasis Kearifan Lokal Nikmah Rahmawati; Zahra Salsabila; Nelsa Agustina Arum; Azkiatul Mahfudhoh; Nur Itsna Athia Salsabila; Dany Miftah M Nur
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2025): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i2.6235

Abstract

Tenun Ikat Troso merupakan kerajinan tradisional khas Jepara yang telah diwariskan secara turun-temurun sejak masa Islamisasi Mataram. Pada awalnya digunakan sebagai kebutuhan sandang masyarakat dengan teknologi sederhana berupa tenun gedhog, hingga kemudian berkembang menggunakan ATBM dan menjadi industri rumah tangga yang menopang ekonomi warga. Perkembangannya mengalami pasang surut, termasuk masa kelesuan pada akhir 1970-an yang mendorong sebagian warga bekerja di Bali dan membawa pulang inovasi motif serta teknik baru seperti motif Sumba dan Flores. Dukungan pemerintah, termasuk Instruksi Gubernur Jawa Tengah tahun 1988 tentang penggunaan kain tenun bagi PNS, turut menghidupkan kembali industri ini sekaligus memperluas pasar hingga tingkat nasional dan internasional. Kini, Tenun Troso bukan hanya bernilai ekonomi tetapi juga menjadi identitas budaya Jepara, memperkuat kohesi sosial, serta dilibatkan dalam pendidikan berbasis kearifan lokal. Meskipun demikian, pelestarian Tenun Troso menghadapi tantangan seperti modernisasi, persaingan produk pabrikan, dan menurunnya minat generasi muda, sehingga diperlukan inovasi, edukasi budaya, promosi digital, serta keterlibatan aktif pemerintah dan komunitas untuk menjaga keberlanjutan warisan ini.
Makna Filosofis: Mendalami Nilai-nilai Budaya Pada Tradisi Buka Luwur Dan Haul Mbah Rogomoyo Faizuna Tathmainnul Qulub; Dany Miftah M Nur
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 8, No 1 (2025): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v8i1.13887

Abstract

Tradisi Buka Luwur dan peringatan haul Mbah Rogomoyo merupakan rangkaian acara seremonial yang diadakan secara rutin oleh masyarakat desa Prokowinong Kaliwungu Kudus. Tradisi ini biasanya dilaksanakan setiap tanggal 13 Suro (13 Muharam). Tradisi ini dilaksanakan untuk menghormati Mbah Rogomoyo atas jasanya dalam menyebarkan agama Islam dan menciptakan teknik pertukangan rumah Kayu Joglo Pencu khas Kudus. Tujuan dari penulisan ini yaitu untuk mendalami mengenai makna Tradisi Buka Luwur dan peringatan haul Mbah Rogomoyo menurut perspektif Masyarakat desa Prokowinong Kaliwungu Kudus, dan mengetahui prosesi setiap kegiatan yang terdapat pada tradisi tersebut. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Kualitatif Deskriptif, teknik pengumpulan data berupa observasi, dokumentasi dan wawancara, data yang terkumpul kemudian diolah dan dianalisis dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa masyarakat desa Prokowinong rutin melaksanakan tradisi ini setiap tahun, sebagai sarana mempererat antar warga dan meningkatkan rasa solidaritas, selain itu tradisi ini dimaknai oleh masyarakat sebagai rasa hormat mereka kepada Mbah Rogomoyo atas jasanya dalam menyebarkan Agama Islam dan menciptakan teknik pertukangan dalam pembuatan rumah Kayu Joglo Pencu khas Kudus. Selain itu, masyarakat memaknai tradisi ini sebagai sarana untuk mengingat setiap jasa Mbah Rogomoyo.