Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hypothetical Learning Trajectory for Eighth Graders' Understanding of Pythagorean Theorem through Ethno-Realistic Mathematics Education Assisted by Video Farida Nursyahidah; Muhtarom Muhtarom; Irkham Ulil Albab; Maya Rini Rubowo; Windia Hadi
Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 3 (2025): November
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/plusminus.v5i3.3394

Abstract

Pemahaman konsep geometri, terutama yang berkaitan dengan teorema Pythagoras, seringkali menjadi kendala bagi siswa. Artikel ini bertujuan untuk mengembangkan lintasan belajar hipotetis mengenai materi teorema Pythagoras dengan pendekatan Pendidikan Matematika Etno-Realistik Jawa (E-RME). Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode penelitian desain yang meliputi tiga tahap utama, yaitu perancangan awal, pelaksanaan eksperimen pembelajaran, dan analisis retrospektif. Penelitian ini melibatkan siswa kelas VIII di salah satu SMP di Kota Semarang. Fokus artikel ini adalah pada tahap perancangan awal, yaitu dihasilkan hipotesis lintasan belajar yang meliputi tiga kegiatan utama: (1) mengamati konteks video rumah Joglo untuk menentukan jenis segitiga berdasarkan besar sudutnya dan konsep segitiga istimewa; (2) menemukan konsep teorema Pythagoras dan menentukan jenis segitiga berdasarkan panjang sisinya; (3) menerapkan teorema Pythagoras. Hipotesis lintasan pembelajaran ini layak untuk diujicobakan pada tahap eksperimen pembelajaran untuk membantu siswa membangun pemahaman yang lebih mendalam tentang konsep-konsep teorema Pythagoras, sekaligus menumbuhkan apresiasi terhadap budaya lokal dan keragaman dalam berpikir matematika menggunakan E-RME. Understanding of geometric concepts, especially those related to the Pythagorean theorem, is often an obstacle for students. This study aims to develop a hypothetical learning trajectory for the Pythagorean theorem material using the Javanese Ethno-Realistic Mathematics Education (E-RME) approach. The research was conducted using the design research method, which includes three main stages: initial design, implementation of learning experiments, and retrospective analysis. This research involved grade VIII students in one of the junior high schools in the city of Semarang. The focus of this study is on the initial design stage, resulted a learning trajectory hypothesis which includes three main activities: (1) observing the video context of the Joglo house to determine the type of triangle based on the size of its angles and the concept of special triangles; (2) discovering the concept of the Pythagorean theorem and determining the types of triangles based on the length of their sides; (3) applying the Pythagorean theorem. This learning trajectory hypothesis is worth testing at the experimental stage of learning to help students develop a deeper understanding of the concepts underlying the Pythagorean theorem, while simultaneously fostering an appreciation of local culture and diversity in mathematical thinking through E-RME.
PELATIHAN PENGGUNAAN APPLET DALAM MEMBUAT SOAL MATEMATIKA BAGI GURU DAN CALON GURU TADRIS MATEMATIKA JAMBI Sri Mariana; Windia Hadi; Miftahul Fitri; Widyah Noviana; Marnisyah Anas; Istiqomah Nur Ahya; Hila Liani; Muhamad Ridwan; Rizky Amelia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa Vol 8, No 2 (2025): NOPEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpmk.v8i2.5638

Abstract

ABSTRACTTechnological advancements have introduced various learning media, one of which is Applet an online worksheet that enables teachers to create interactive mathematics exercises. Mathematics often involves symbols and figures requiring students’ precision, making Applet an effective tool for designing engaging and accurate questions. However, many mathematics teachers and preservice teachers are still unfamiliar with its functions and benefits. This training aimed to enhance teachers’ and preservice teachers’ skills in utilizing Applet as a teaching medium. The activity was held on Saturday, February 22, 2025, involving junior and senior high school mathematics teachers in Sarolangun Regency and mathematics students from Institut Darul Ulum Sarolangun, with speakers from Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA and Institut Darul Ulum Sarolangun. The results indicated high enthusiasm and improved understanding among participants. The training provided a significant positive impact on mathematics learning quality outside Java Island, particularly in Jambi.Keywords: Applet, Mathematics, Teachers and Pre-service, Digital MediaABSTRAKPerkembangan teknologi menghadirkan berbagai media pembelajaran, salah satunya Applet, yaitu lembar kerja berbasis online yang memudahkan guru dalam membuat soal matematika secara interaktif. Mata pelajaran matematika sering memerlukan simbol dan gambar yang menuntut ketelitian siswa, sehingga Applet menjadi solusi efektif bagi guru untuk menyusun soal yang menarik dan akurat. Namun, banyak guru dan calon guru matematika belum memahami fungsi serta manfaat Applet. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan guru dan calon guru matematika dalam menggunakan Applet sebagai media pembelajaran. Kegiatan dilaksanakan pada Sabtu, 22 Februari 2025, melibatkan guru SMP/SMA sederajat di Kabupaten Sarolangun dan mahasiswa Institut Darul Ulum Sarolangun, dengan narasumber dari Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA dan Institut Darul Ulum Sarolangun. Hasilnya menunjukkan antusiasme tinggi dan peningkatan pemahaman peserta. Pelatihan ini memberi dampak positif bagi peningkatan kualitas pembelajaran matematika di luar Pulau Jawa, khususnya di Jambi.Kata Kunci: Applet, Matematika, Guru dan Calon Guru Matematika, Media Digital