Nugi Nurdin
Balai Pelatihan Kesehatan Palembang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Pengobatan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) Dwi Tantri Marylin; Sri Utari; Nugi Nurdin; Yuli Hartati
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 13 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/jkqh.v13i2.2025.1103

Abstract

Secara global, diperkirakan 1 dari 8 orang, ataupun sekitar 970 juta penduduk dunia, hidup dengan gangguan kesehatan jiwa, di mana gangguan kecemasan serta depresi termasuk kondisi yang paling banyak dijumpai. Gangguan jiwa termasuk kondisi kompleks yang bisa dipicu oleh beragam faktor. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan pengobatan ODGJ di Wilayah Kerja Puskesmas Gandus Kota Palembang Tahun 2025. Penelitian menggunakan survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei – Juni 2025 di wilayah kerja Puskesmas Gandus Palembang. Populasi seluruh keluarga pasien dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Puskesmas Gandus Kota Palembang sebanyak 144 orang dengan jumlah sampel sebanyak 64 orang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Instrument penelitian menggunakan kuesioner.Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa presentase tiap variabel dependen maupun independent sudah baik. Hasil uji statistik Chi-square pada analisis bivariat menunjukkan ada hubungan variabel pengetahuan keluarga, dukungan keluarga, jarak ke fasilitas kesehatan, penghasilan keluarga keluarga, dukungan tenaga kesehatan terhadap kepatuhan pengobatan ODGJ diperoleh nilai p<0.05. Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa faktor paling dominan kepatuhan pengobatan ODGJ ialah pengetahuan. Variabel yang memiliki pengaruh paling signifikan terhadap kepatuhan pengobatan ODGJ ialah tingkat pengetahuan. Diharapkan Pihak Puskesmas diharapkan untuk meningkatkan jumlah kader serta menyusun jadwal kunjungan rumah secara lebih terstruktur bagi pasien ODGJ yang berada di wilayah kerja UPT Puskesmas Gandus Palembang.
Analisis Faktor Risiko Terjadinya Keluhan Muskuloskletal pada Pengajar SMP dan MTs di Kabupaten Musi Rawas Tahun 2025 Fitria Lindayani; Yuli Hartati; Sri Utari; Nugi Nurdin
Jurnal Kesehatan Amanah Vol. 10 No. 1 (2026): Mei: Jurnal Kesehatan Amanah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57214/jka.v10i1.1074

Abstract

Complaints related to the musculoskeletal system are a common health threat faced by workers. The causes of MSDs include internal/individual factors (age, gender, BMI, length of service, lifestyle), occupational factors (length of service, work position, workload, frequency), and environmental factors (vibration, temperature). This study aims to analyze the relationship between individual factors (age, gender, body mass index, and physical activity) and occupational factors (length of service and work posture) on musculoskeletal disorders in junior high school (SMP) and Islamic junior high school (MTS) teachers in Musi Rawas Regency. This study used a quantitative cross-sectional approach. The study was conducted from February to April 2025. The population in this study were all 142 junior high school teachers in Muara Kelingi District, Musi Rawas Regency, with a sample size of 65 taken using simple random sampling. The research instrument used a questionnaire. Univariate analysis results indicate that the percentage of each dependent and independent variable is good. The Chi-square statistical test results in the bivariate analysis indicate a relationship between individual factors (age, gender, body mass index, and physical activity) and occupational factors (length of service and work posture) and musculoskeletal disorders in junior high school teachers in Musi Rawas Regency, with a p-value <0.05. Multivariate analysis results indicate that the most dominant factor contributing to musculoskeletal disorders in junior high school and Islamic junior high school teachers in Musi Rawas Regency is work posture.