Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : SAINSTEK

ANALISIS PROXIMATE KUALITAS BATUBARA HASIL TAMBANG DI RIAU Sepfitrah
Sainstek (e-Journal) Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas batubara perlu diketahui untuk menentukan apakah batubara tersebut menguntungkan untukditambang.Kualitas batubara disetiap tempat penambangan mempunyai nilai yang berbea-beda.Untuk mengatasi nilaikalor yang rendah, perusahaan melakukan metode blending atau pencampuran dengan batubara kualitastinggi.Komposisi pencampuran haruslah tepat agar didapat kualitas batubara yang paling optimal.Untuk itu perludilakukan penelitian lebih mendalam tentang kualitas batubara di provinsi Riau.Untuk menentukan kualitas batubara digunakan metoe analisis proksimat dan analisis ultimat. Hasil analisis batubara dari tambang yang ada di Riau, yaitu diLogas, berada pada kategori batubara muda dengan nilai kalor 5264 KCal/kg, kurang dari 5700 Kcal/kg. Batu bara daritambang Selensen dan Pangkalan memiliki nilai kalor yang hamper mendekati, masing-masing 6525 KCal/kg dan 6754Kcal/kg, batubara ini masuk dalam kategori Sub bituminous. Batura muda yang ada di Logas cenderung memiliki unsurpencemar udara besar.Untuk mengurangi dampak pencemaran udara dari unsur pengotor tersebut dapat dilakukandengan proses blending dengan batubara yang memiliki kualitas lebih baik, seperti dari Selensen maupun dariPangkalan.
OPTIMASI SISTEM SALURAN TUANG PRODUK COR PULI 12” MENGGUNAKAN SIMULASI ESI PROCAST Sepfitrah
Sainstek (e-Journal) Vol. 3 No. 2 (2015)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Poroses pengecoran melalui beberapa proses yaitu, peleburan dan pemaduan logam, pembuatancetakan, penuangan logam cair kedalam cetakan, dan proses pengerjaan akhir. Setiap tahapan memilikiparameter yang ditentukan guna mendapatkan hasil pengecoran yang baik dan bebas dari cacat. Sepertipengaturan temperatur peleburan dan penuangan logam cair, sistem rongga saluran tuang, dan jenis cetakanyang digunakan. Pada industri kecil parameter proses pengecoran lebih mengikuti pengalaman, sehinggaparameter tadi tidak terukur. Pada akhirnya, hasil produk coran berkualitas rendah dan banyak terdapat cacat.Pada penelitian ini dicoba untuk mencarikan sebuah solusi dalam pengecoran produk puli pada sebuahindustri kecil. Produk akhir yang didapat masih terdapat cacat shrinkage (penyusutan). Penelitian inimenggunakan metoda kajian teori dan perhitungan mengacu pada literatur serta FEA (Finite ElementAnalisys) sebagai pendekatan terhadapat fenomena hasil pengecoran. FEA berupa simulasi komputerdigunakan untuk menganalisa sistem saluran tuang dan proses pembekuan logam cair dalam cetakan.Berdasarkan hasil penelitian terdapat kesalahan dalam perencanaan saluran tuang yang akhirnyamenyebabkan terjadinya cacat shrinkage, dalam hal ni penempatan posisi raiser dan dimensi raiser itusendiri yang tidak dapat menyuplai logam cair untuk mengatasi efek penyusutan selama proses pembekuanlogam cair.