This Author published in this journals
All Journal SURYA EDUKASI
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

OPTIMALISASI PERAN DOSEN DAN MAHASISWA PROGRAM KPM DI GAMPONG KUTA ACEH KECAMATAN SEUNAGAN KABUPATEN NAGAN RAYA Hendra SH; Sumardi Efendi; Jovial Pally Taran; Nur Okta Trisiyah; Aris Nandar; Desil Afriani; Nopi Gunawan; Weldas Devita Sari; Fitriani Fitriani; Raihani Wardah; Riza Asma
Surya Edukasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1, No 1 (2024): Surya Edukasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/se.v1i1.7250

Abstract

Penelitian ini mendokumentasikan Optimalisasi Peran Dosen dan Mahasiswa dalam Program Kuliah Pengabdian Masyarakat (PKPM) di Gampong Kuta, Aceh, Kecamatan Seunagan, Kabupaten Nagan Raya. Fokus utama penelitian adalah menggali bagaimana keterlibatan dosen dan mahasiswa mampu menciptakan perubahan positif dalam masyarakat setempat. Melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR), identifikasi masalah bersama dilakukan, memungkinkan perencanaan dan implementasi program yang benar-benar relevan dengan kebutuhan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan aktif dosen sebagai pembimbing dan mahasiswa sebagai pelaku utama dalam setiap tahap PKPM menghasilkan dampak positif yang signifikan. Relevansi program terbukti dari solusi konkret yang dihasilkan, serta partisipasi aktif masyarakat dalam merumuskan dan melaksanakan kegiatan pengabdian. Proses pengembangan kapasitas lokal menjadi sorotan, dengan dosen dan mahasiswa berperan dalam mentransfer pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat, menciptakan keberlanjutan dalam pemecahan masalah. Hasil keseluruhan penelitian ini memberikan pemahaman mendalam tentang bagaimana optimalisasi peran dosen dan mahasiswa dalam PKPM dapat menciptakan kolaborasi yang kuat antara perguruan tinggi dan masyarakat. Implikasinya mencakup formulasi model pengabdian masyarakat yang berkelanjutan dan dapat diadopsi di wilayah-wilayah dengan konteks serupa.