Mahendra, Aji ikram
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Dinamika Hukum Acara Mahkamah Konstitusi sebagai Instrumen Perlindungan Hak Konstitusional Warga Negara Fazri, Rizki; Ramadhan, Rahul; Natasya, Azharin; Mahendra, Aji ikram; Aulia, Muhammad Ferdi
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.15459

Abstract

Mahkamah Konstitusi memiliki peran strategis dalam sistem ketatanegaraan Indonesia sebagai penjaga konstitusi sekaligus pelindung hak konstitusional warga negara. Perkembangan hukum acara Mahkamah Konstitusi menunjukkan dinamika yang signifikan seiring dengan meningkatnya kompleksitas perkara dan tuntutan keadilan konstitusional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika hukum acara Mahkamah Konstitusi sebagai instrumen perlindungan hak konstitusional warga negara serta implikasinya terhadap akses keadilan konstitusional. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan pendekatan kasus. Data penelitian diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, doktrin hukum, serta putusan-putusan Mahkamah Konstitusi yang relevan, kemudian dianalisis secara kualitatif dan deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum acara Mahkamah Konstitusi bersifat dinamis dan progresif, tercermin dari fleksibilitas prosedural, pengembangan prinsip peradilan konstitusional, serta peran aktif hakim konstitusi dalam menafsirkan hukum demi perlindungan hak konstitusional warga negara. Namun demikian, dinamika tersebut masih menghadapi tantangan berupa ketidakseragaman penerapan prosedur dan keterbatasan pengaturan normatif. Oleh karena itu, disarankan adanya penguatan dan pembaruan hukum acara Mahkamah Konstitusi secara komprehensif guna meningkatkan kepastian hukum, konsistensi putusan, dan efektivitas perlindungan hak konstitusional warga negara