p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Cendekia Ilmiah
Widodo, Wibowo Laksono
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pertanggungjawaban Pidana, Pidana Illegal Access Data Kependudukan Dan Implikasi Hukumnya (Analisis Putusan PN. Cikarang No. 515/PID.SUS/2021/PN.CKR) Sirait, Timbo Mangaranap; Widodo, Wibowo Laksono
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.15522

Abstract

Perkembangan pesat ilmu pengetahuan dan teknologi informasi menciptakan berbagai kebutuhan publik seperti layanan administrasi kependudukan yang cepat sebagai manifestasi Negara Kesejahteraan dalam Pasal 1 ayat (3) Konstitusi yang mewajibkan negara untuk menyediakan layanan publik, namun ternyata layanan tersebut diakses secara ilegal oleh pelaku tindak pidana. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Metode Yuridis Normatif, melalui studi literatur dan menyimpulkan, Pertama, penegakan hukum terhadap tindak pidana akses ilegal oleh Pengadilan Negeri Cikarang Nomor 515/Pid.Sus/2021/PN.Ckr telah dilakukan berdasarkan Undang-Undang ITE 2024 dan hukum acara pidana khusus yang sesuai, dengan menjadikan "bukti elektronik" sebagai bukti yang diperlukan, sehingga prosesnya objektif. Kedua, bahwa tanggung jawab pidana terdakwa diberikan hukuman yang lebih ringan yaitu penjara satu tahun dan denda sebesar Rp 200 juta, dan bahwa putusan tersebut tidak adil bagi pemilik data yang menjadi korban. Ketiga, bahwa kejahatan akses ilegal telah menimbulkan berbagai implikasi hukum, tidak hanya terkait dengan stabilitas administrasi negara, kepercayaan publik terhadap pemerintah, dan hak privasi warga negara, tetapi juga implikasi hukum mengenai aspek pembuktian.
Hak Asasi Manusia dalam Hubungannya dengan Regulasi Artificial Intelligence (AI) dalam Perspektif Hukum Internasional : Studi Komparatif di Kawasan Asean Widodo, Wibowo Laksono; Wagiman, Wagiman
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.15624

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) membawa dampak signifikan terhadap berbagai aspek kehidupan sekaligus menimbulkan tantangan terhadap perlindungan hak asasi manusia, khususnya terkait hak atas privasi, prinsip non-diskriminasi, dan akses terhadap keadilan. Dalam perspektif hukum internasional, hingga saat ini belum terdapat instrumen hukum yang secara khusus dan mengikat mengatur Artificial Intelligence, sehingga perlindungan hak asasi manusia dalam konteks AI masih bergantung pada penerapan prinsip-prinsip umum hukum hak asasi manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara hak asasi manusia dan regulasi Artificial Intelligence dalam perspektif hukum internasional melalui studi komparatif di kawasan ASEAN. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa regulasi Artificial Intelligence di kawasan ASEAN masih beragam dan belum terharmonisasi, dengan kecenderungan penggunaan pendekatan soft law yang belum sepenuhnya menjamin perlindungan hak asasi manusia secara efektif. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kerangka regulasi Artificial Intelligence di tingkat regional ASEAN yang berlandaskan prinsip-prinsip hukum internasional dan hak asasi manusia.