Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Strategi Pencegahan Pencurian Kayu Manis Di PT. Cahaya Gemuruh Cemerlang, Desa Lempur, Kabupaten Kerinci, Jambi Askarial, Askarial; Candra, Anton Afrizal; Maisyaroh, Elsa; Ramadhani, Karina Amalia
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 10, No 2 (2026): Future Issues
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v10i2.2026.%p

Abstract

Permasalahan pencurian kayu manis ini menimbulkan keresahan dan kerugian pada wilayah perusahaan dan sekitarnya. Tindakan pencurian yang terjadi merupakan satu tindakan yang harus dicegah agar tidak kembali terulang dan menimbulkan lebih banyak kerugian bagi pihak terkait. Studi ini bertujuan untuk menganalisis strategi pencegahan kejahatan pencurian kayu manis yang diterapkan oleh PT. Cahaya Gemuruh Cemerlang di Desa Lempur, Kecamatan Bukit Kerman, Kabupaten Kerinci. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dengan menggunakan teori pencegahan sebagai kerangka analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT. Cahaya Gemuruh Cemerlang telah menerapkan berbagai strategi pencegahan yang meliputi patroli berkala di kawasan perusahaan, penyuluhan dan sosialisasi kepada masyarakat, kerjasama dengan pihak terkait seperti kepolisian dan tokoh adat, serta pemberdayaan masyarakat dengan mengajak mereka untuk bekerja pada perusahaan. Strategi represif juga dilakukan dalam bentuk penangkapan terhadap pelaku dan pembinaan untuk mengembalikan pelaku ke jalan yang benar. Temuan ini memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang upaya pencegahan kejahatan pencurian kayu manis yang dilakukan oleh PT. Cahaya Gemuruh Cemerlang. Implikasi dari hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar untuk meningkatkan efektivitas strategi pencegahan yang telah diterapkan serta memberikan kontribusi dalam menjaga keamanan dan stabilitas sosial di wilayah tersebut.