Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analysis of Teachers' Challenges in Implementing Deep Learning in High Schools: A Qualitative Study Rudolf Kempa; Tuarissa, Yandri; Merti Seska Rosely
Berkala Ilmiah Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2026): Berkala Ilmiah Pendidikan
Publisher : Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/bip.v6i1.1877

Abstract

This study is driven by the imperative of 21st-century educational transformation, which necessitates deep learning approaches to foster students' critical thinking and profound comprehension. Despite its importance, applying deep learning pedagogies encounters multifaceted challenges in practice. Consequently, this research aims to analyze current deep learning implementation and identify the primary barriers educators face in schools. A descriptive qualitative methodology was employed, involving school principals and teachers as participants. Data were systematically gathered through in-depth interviews, classroom observations, and document analysis, and subsequently evaluated using data reduction, data display, and conclusion-drawing techniques. The findings reveal that while deep learning principles are being introduced through interactive discussions, reflective practices, and contextualized real-world learning, their implementation remains suboptimal. Significant constraints include inadequate information technology infrastructure, varied levels of student comprehension, overwhelming administrative burdens on teachers, and insufficient family support. Despite these hurdles, teachers demonstrate resilience by adapting innovative, context-specific instructional strategies. Ultimately, the successful institutionalization of deep learning relies heavily on educator readiness, comprehensive infrastructure support, and robust synergy among schools, families, and policymakers. This study contributes to the broader educational discourse by offering empirical insights into the pedagogical realities of deep learning and by providing actionable recommendations for stakeholders to elevate the quality of global teaching and learning environments.
Penguatan Pendidikan Karakter melalui Pembelajaran Geografi Berbasis Kehidupan Masyarakat Kepulauan di SMA 10 Ambon Rosely, Merti Seska; Tuarissa, Yandri
Jurnal Pengabdian Arumbai Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/arumbai.vol4.iss1.pp173-191

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat pendidikan karakter siswa melalui pembelajaran geografi berbasis kehidupan masyarakat kepulauan di SMA Negeri 10 Ambon. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, diskusi interaktif, observasi lingkungan sosial, dan pembelajaran kontekstual berbasis budaya lokal masyarakat pesisir. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap nilai gotong royong, kepedulian sosial, kerja sama, serta kesadaran menjaga lingkungan dan budaya lokal masyarakat Maluku. Selain itu, pembelajaran berbasis kehidupan masyarakat kepulauan mampu meningkatkan partisipasi aktif, kemampuan komunikasi sosial, dan motivasi belajar siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Pendekatan pembelajaran kontekstual berbasis lingkungan sosial budaya lokal terbukti efektif dalam mendukung penguatan pendidikan karakter peserta didik pada wilayah kepulauan.
Penguatan Pendidikan Karakter melalui Pembelajaran Geografi Berbasis Kehidupan Masyarakat Kepulauan di SMA 10 Ambon Rosely, Merti Seska; Tuarissa, Yandri
Jurnal Pengabdian Arumbai Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/arumbai.vol4.iss1.pp173-191

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat pendidikan karakter siswa melalui pembelajaran geografi berbasis kehidupan masyarakat kepulauan di SMA Negeri 10 Ambon. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, diskusi interaktif, observasi lingkungan sosial, dan pembelajaran kontekstual berbasis budaya lokal masyarakat pesisir. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap nilai gotong royong, kepedulian sosial, kerja sama, serta kesadaran menjaga lingkungan dan budaya lokal masyarakat Maluku. Selain itu, pembelajaran berbasis kehidupan masyarakat kepulauan mampu meningkatkan partisipasi aktif, kemampuan komunikasi sosial, dan motivasi belajar siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Pendekatan pembelajaran kontekstual berbasis lingkungan sosial budaya lokal terbukti efektif dalam mendukung penguatan pendidikan karakter peserta didik pada wilayah kepulauan.