This Author published in this journals
All Journal TEKNO
Lasaru, Natalino T. J.
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Kepadatan Titik Kontrol Terhadap Akurasi Peta Topografi Menggunakan GNSS Geodetik Lasaru, Natalino T. J.; Lefrandt, Lucia I. R.; Rompis, Semuel Y. R.
TEKNO Vol. 24 No. 95 (2026): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v24i95.67234

Abstract

Pemetaan topografi merupakan dasar penting dalam bidang teknik sipil, geodesi, dan perencanaan wilayah, khususnya untuk perancangan infrastruktur dan analisis lahan. Akurasi peta topografi sangat menentukan keberhasilan perencanaan dan pelaksanaan konstruksi, karena kesalahan pemetaan dapat berdampak pada ketidaktepatan desain, peningkatan biaya, serta risiko kegagalan struktur. Salah satu faktor yang memengaruhi akurasi peta topografi adalah kepadatan titik kontrol yang digunakan dalam proses pemetaan. Secara teoritis, titik kontrol berfungsi sebagai acuan geometris dalam pembentukan peta topografi. Kepadatan dan distribusi titik kontrol berpengaruh terhadap kualitas interpolasi elevasi dan pembentukan kontur. Evaluasi ketelitian peta dilakukan dengan membandingkan hasil pemodelan terhadap titik referensi (checkpoint) menggunakan parameter statistik seperti Root Mean Square Error (RMSE), mengacu pada standar ketelitian peta yang ditetapkan oleh Badan Informasi Geospasial (BIG). Penelitian ini dilakukan menggunakan metode survei GNSS Geodetik dengan pendekatan Real Time Kinematic (RTK) pada lahan Agriculture & Landscape di Wusa, Kota Manado. Tiga skenario kepadatan titik kontrol diterapkan, yaitu 1 titik per 1 hektar, 1 titik per 2,5 hektar, dan 1 titik per 5 hektar. Data pengukuran diolah menggunakan perangkat lunak pemetaan untuk menghasilkan peta topografi pada setiap skenario, kemudian dilakukan uji akurasi menggunakan perhitungan RMSE planimetris dan vertikal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepadatan titik kontrol yang lebih tinggi menghasilkan nilai RMSE yang lebih kecil dan kualitas peta topografi yang lebih baik. Skenario dengan kepadatan 1 titik per 1 hektar memberikan tingkat akurasi tertinggi dan memenuhi standar ketelitian peta skala besar sesuai ketentuan BIG. Penelitian ini merekomendasikan pemilihan kepadatan titik kontrol yang sesuai dengan kebutuhan skala peta untuk memperoleh hasil pemetaan yang akurat dan efisien. Kata kunci: peta topografi, kepadatan titik kontrol, GNSS Geodetik